Kamis, 08 Okt 2026 10:54 WIB

Minyak Goreng di Surabaya Langka, Minimarket Sembunyikan Stok di Belakang Kasir

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 04 Feb 2022 17:49 WIB
rak display minyak goreng di minimarket Alfamart
rak display minyak goreng di minimarket Alfamart

selalu.id - Meski sudah ada pengawasan aksi borong serta penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) namun tetap terjadi kelangkaan minyak goreng. Wrga kesulitan membeli minyak goreng.

selalu.id mencoba menyusuri berbagai minimarket di Surabaya. Hasilnya rak yang biasa digunakan untuk memajang minyak goreng kosong. Bahkan tertulis "stok minyak kosong". Seperti di kawasan Wonokromo, dan Tegalsari, tidak ada satu pun minyak goreng di rak.

Baca Juga: Momen Siswa MI Surabaya Suarakan Bahaya Tergerusnya Budaya di Era Digital

Putri Fitria salah satu petugas kasir disana mengatakan, stok minyak goreng sudah habis sejak hari pertama pengiriman dan sampai dua hari ini belum ada lagi pengiriman yang menyebabkan kekosongan stok.

"Mohon maaf minyak gorengnnya tidak ada (stok). Iya sudah dua hari belum dikirim" ujarnya Putri kepada selalu.id, Jumat (4/2/2022).

Hal yang sama juga juga terjadi di minimarket Alfarmart yang berada tidak jauh dari kawasan itu. Hasilnya nihil, rak minyak goreng kosong dengan alasan yang sama.

Diberbagai titik-titik minimarket di Surabaya juga mengalami kekosongan stok. Hal juga terlihat di minimarket Alfamart di jalan Jagir Wonokromo.

Baca Juga: Cegah Mabuk Berkendara, Hiperhu Minta RHU di Surabaya Lengkapi Alat Tes Alkohol

Namun, selalu.id melihat ada kardus minyak goreng dibelakang meja kasir minimarket Alfamart di kawasan Wonokromo dan ketika ditanyakan, baru kasir tersebut membukakan kardus tersebut. Jika tidak bertanya, tentu masyarakat tidak mengetahui masih ada stok yang disimpan di belakang kasir. Seharusnya stok tersebut dipajang di rak yang sudah disediakan.

"Harganya Rp 28.000 (2 Liter) Maksimal satu orang dua bungkus. Memang peraturannya seperti itu," jelasnya.

Kemudian berbeda di Pasar Wonokromo, harga Minyak goreng yang dijual lebih tinggi daripada harga minyak goreng di gerai minimarket yang sudah menerapkan harga sesuai HET.

Baca Juga: DPRD Surabaya Dorong Urban Farming di Kedurus Jadi Model Ketahanan Pangan Kampung

Di pasar Wonokromo, Harga minyak goreng curah masih dipatok Rp 19 ribu - Rp 20 ribu/Liter, lalu minyak goreng kemasan biasa Rp 29 ribu - Rp 32 ribu/ Liter dan kemasan premium dibanderol Rp 35 ribu - Rp 38 ribu.

Irma Suryani, salah satu pedagang kebutuhan pokok mengatakan, belum bisa menetapkan harga sesuai anjuran pemerintah sebab barang ia jual adalah stok lama.

"Semua belinya ke minimarket yang murah dulunya yang disubsidikan minimarket. Ya kita kulakannya harga segitu gak bisa nanti rugi. Ini masih stok yang lama soalnya," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Lionel Messi Gantung Sepatu: La Pulga Resmi Pensiun dari Timnas Argentina

Kariernya di level klub bersama Inter Miami dan kompetisi MLS masih akan berlanjut.

Top 5 Berita: Ayam Krispi hingga Keracunan MBG di Mojokerto

Aturan sound horeg juga tak luput jadi perhatian pembaca.

Jawaban Santai Wapres Gibran soal Putusan MK dalam Kasus Ijazah

Diketahui, sidang MK pada Selasa (6/10/2026) menyatakan tidak menemukan bukti meyakinkan yang menunjukkan Gibran memiliki ijazah setingkat SMA di luar negeri.

Aturan Baru Sound Horeg di Sidoarjo

DPRD Sidoarjo menegaskan pembahasan ini tidak ditujukan untuk menghapus keberadaan sound horeg, melainkan menyelaraskan kebijakan demi kebaikan bersama.

Bawa Ayam Krispi Isi Sabu ke Lapas Porong, Nenek asal Surabaya Diamankan

Total narkoba jenis sabu yang disita dari dalam ayam goreng krispi itu seberat 17,11 gram. Sabu itu merupakan pesanan dari napi di dalam Lapas Porong.

Tim Tabur Gabungan Ringkus Buronan Rp60 Miliar Oktavanus Katili di Gorontalo

Langkah eksekusi ini dilakukan untuk menjalankan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1986/K.Pid.Sus/2018 yang telah berkekuatan hukum tetap.