Minggu, 25 Okt 2026 01:27 WIB

Kasus Penganiayaan Siswa SMP di Blitar, Polisi Periksa Enam Orang

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito
Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito

selalu.id – Polres Blitar memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan penganiayaan terhadap seorang siswa SMP Negeri di Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, yang viral di media sosial.

 

Baca Juga: Antisipasi Siswa Bolos, Sekolah di Mojokerto Resmikan Absensi Digital di MPLS

Kasatreskrim Polres Blitar, AKP Momon Suwito, menyebutkan bahwa kekerasan diduga dilakukan oleh sekitar 14 siswa kakak kelas korban saat Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

 

“Sudah ada enam orang diperiksa sebagai saksi. Dugaan kuat, kekerasan itu dilakukan oleh belasan siswa lainnya yang merupakan kakak kelas korban,” ujar AKP Momon, Selasa (22/7/2025).

 

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, peristiwa bermula saat korban dijemput dan dibawa ke dekat kamar mandi sekolah, lalu dikeroyok oleh para pelaku secara bergantian.

 

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), visum terhadap korban, serta pemeriksaan saksi dan terduga pelaku.

 

Baca Juga: Dispendik Terjunkan Tim Supervisi Awasi MPLS di Surabaya

AKP Momon menegaskan, penanganan kasus ini dilakukan secara serius dengan tetap mempertimbangkan status para pihak yang masih berstatus pelajar.

 

“Kami menangani kasus ini sesuai ketentuan Undang-Undang Perlindungan Anak. Karena yang terlibat anak-anak sekolah, kami juga berkoordinasi dengan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Dinas Sosial, dan Dinas Pendidikan,” katanya.

 

Hasil penyelidikan sementara menyebutkan, motif dugaan penganiayaan terkait kebiasaan korban yang sering mengolok-olok kakak kelasnya. Namun, motif ini masih terus didalami.

Baca Juga: MPLS Surabaya Dimulai Besok, Siswa Dibekali Bahaya Narkoba hingga Cegah Kejahatan Siber

 

“Motifnya diduga karena korban sering mengolok-olok, lalu dibalas dengan kekerasan. Tapi kami masih mendalami,” tambah AKP Momon.

 

Polisi memastikan proses hukum tetap berjalan sesuai prosedur, dengan pendekatan humanis dan edukatif. Upaya rehabilitasi dan konseling juga akan diberikan kepada korban dan pelaku untuk mencegah kejadian serupa.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Drag Race di Jembatan Merah Tuai Protes Pedagang Kota Lama Surabaya

Penutupan jalan dilakukan secara tiba-tiba tanpa ada pemberitahuan maupun musyawarah dengan para pedagang.

Ratusan Anak Muda Jember Politik PAR Alternatif Indonesia, Lawan Oligarki dengan Nilai Bukan Identitas

Peserta berasal dari beragam organisasi kemahasiswaan (ormek), organisasi kepemudaan, hingga kelompok gerakan yang memiliki perhatian terhadap persoalan sosial

Toko Percetakan Al-Yaubi Print di Surabaya Terbakar, 2 Motor Hangus

Bangunan dua lantai berukuran 8,5 x 27 meter itu hangus terbakar.

Bunda PAUD Sidoarjo Tekankan Pentingnya Kejujuran Sejak Usia Dini

Di tengah fokus meningkatkan kecerdasan anak, nilai kejujuran dinilai sebagai bekal paling penting untuk masa depan.

Subuh Keliling, Kapolda Jatim: Ambil Hati Masyarakat Jangan Hartanya

Agenda ini menjadi ruang bagi jajaran Polda Jatim untuk mempererat silaturahmi dengan ulama sekaligus menyerap langsung aspirasi keamanan dan ketertiban masyara

Dittipidter Bareskrim Polri Bongkar Praktik Pengoplosan Elpiji, Negara Rugi 2,1 Miliar

Polisi menyita 1.820 tabung LPG dalam pengungkapan dugaan penyalahgunaan LPG bersubsidi atau 3 kilogram yang dioplos.