Rabu, 04 Feb 2026 04:24 WIB

Layar Berkembang, Cara Gresik Movie Rekam 14 Tahun Perjalanan Komunitas

  • Penulis : Yasin
  • | Kamis, 17 Jul 2025 09:41 WIB
Gresik Movie
Gresik Movie

selalu.id — Menyambut usia ke-14, Gresik Movie, komunitas film asal Kabupaten Gresik, menggelar pameran Layar Berkembang sebagai upaya menelusuri perjalanan mereka sejak berdiri dari lingkungan perkampungan, dengan alat terbatas dan layar sederhana.

 

Baca Juga: Ngaku Wartawan, Empat Curanmor Bersenjata Dibekuk di Gresik, Dua Ditembak Saat Melawan

Pameran berlangsung mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2025 di Loteng Galeri, Sualoka.Hub, Kampung Kemasan. Gelaran ini menjadi bagian dari refleksi komunitas atas proses perjalanan mereka.

 

Sejumlah program turut digelar, di antaranya workshop kuratorial, pemutaran film di rooftop Sualoka, lokakarya memasak ide cerita, tur dan talkshow bersama kurator, pertunjukan monolog, diskusi buku, serta layar tancap bersama warga Kampung Kemasan.

 

Kurator pameran, Raja Iqbal Islamy, menegaskan, Layar Berkembang tidak hanya menampilkan dokumentasi masa lalu, tetapi juga menghadirkan arsip sebagai ruang aktif untuk menghidupkan ingatan, membuka tafsir, dan menumbuhkan rasa memiliki.

 

Baca Juga: PT Smelting Dukung UKW PWI Gresik, Bupati Tekankan Tanggung Jawab Media

“Kerja komunitas itu tidak pernah selesai. Ia terus berlangsung, berpindah bentuk, dan menyesuaikan dengan ruang yang tersedia. Dari satu layar ke layar lain, dari pemutaran ke diskusi warga, Gresik Movie menyadari komunitas lebih dari sekadar pembuat film. Ia adalah pengarsip hidup dari kota yang terus bertumbuh,” kata Raja Iqbal, Rabu (16/7/2025).

 

Berdasarkan catatan arsip sejak berdiri 28 Oktober 2011, Gresik Movie telah melibatkan sedikitnya 150 kolaborator, menggelar 120 kegiatan, mendapatkan 117 liputan media cetak maupun daring, serta memproduksi dan berkolaborasi dalam 48 film. Mereka juga mengoleksi 135 video dokumentasi dan 80 iklan layanan masyarakat.

 

Baca Juga: Operasi Zebra Gresik, ETLE Incar Catat 75 Pelanggaran di Dua Kecamatan

Selama sebulan penuh, pengunjung Layar Berkembang tidak hanya diajak melihat arsip, tetapi juga terlibat aktif. Seluruh program dirancang sebagai ruang temu dan pertukaran gagasan.

 

“Semua program ini bertujuan mengajak warga, terutama masyarakat Gresik, berpartisipasi mengimajinasikan masa depan kota sebagai ruang tumbuh lewat arsip, film, dan komunitas,” ujar Raja Iqbal.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Balita 2 Tahun di Probolinggo Hilang Misterius

Balita itu bernama Muhammad Arsyad Arrazi, berusia 2 tahun, anak dari pasangan Abdul Manan dan Zuharo, warga Dusun Polai, Desa Sumendi.

Reklame Patah di Surabaya Itu Milik Anda Advertising, Jubir: Insya Allah Sesuai Konstruksi!

“Insya Allah konstruksinya sudah sesuai. Tiang-tiang utamanya juga masih kuat,” jelas Juru Bicara Anda Advertising, Nana.

Jika Palestina Tak Dijamin Merdeka, Prabowo Tegaskan Indonesia Siap Keluar dari BoP Gaza

Isu ini memanas setelah Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, secara langsung menyampaikan keraguan para ulama terhadap objektivitas BoP.

Reklame Patah di Surabaya Bahayakan Warga, DPRD Desak Audit Pemegang Izin

DPRD Surabaya pun menilai kejadian ini menjadi alarm serius terhadap pengawasan dan perizinan reklame di ruang publik.

Reklame Patah di Surabaya yang Berbahaya Belum Dievakuasi, Ini Alasannya 

Reklame besar itu sudah nyaris patah. Tepat di bawah reklame itu, terdapat gang kecil yang menjadi akses jalan warga.

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya.