Layar Berkembang, Cara Gresik Movie Rekam 14 Tahun Perjalanan Komunitas
- Penulis : Yasin
- | Kamis, 17 Jul 2025 09:41 WIB
selalu.id — Menyambut usia ke-14, Gresik Movie, komunitas film asal Kabupaten Gresik, menggelar pameran Layar Berkembang sebagai upaya menelusuri perjalanan mereka sejak berdiri dari lingkungan perkampungan, dengan alat terbatas dan layar sederhana.
Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik
Pameran berlangsung mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2025 di Loteng Galeri, Sualoka.Hub, Kampung Kemasan. Gelaran ini menjadi bagian dari refleksi komunitas atas proses perjalanan mereka.
Sejumlah program turut digelar, di antaranya workshop kuratorial, pemutaran film di rooftop Sualoka, lokakarya memasak ide cerita, tur dan talkshow bersama kurator, pertunjukan monolog, diskusi buku, serta layar tancap bersama warga Kampung Kemasan.
Kurator pameran, Raja Iqbal Islamy, menegaskan, Layar Berkembang tidak hanya menampilkan dokumentasi masa lalu, tetapi juga menghadirkan arsip sebagai ruang aktif untuk menghidupkan ingatan, membuka tafsir, dan menumbuhkan rasa memiliki.
Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta
“Kerja komunitas itu tidak pernah selesai. Ia terus berlangsung, berpindah bentuk, dan menyesuaikan dengan ruang yang tersedia. Dari satu layar ke layar lain, dari pemutaran ke diskusi warga, Gresik Movie menyadari komunitas lebih dari sekadar pembuat film. Ia adalah pengarsip hidup dari kota yang terus bertumbuh,” kata Raja Iqbal, Rabu (16/7/2025).
Berdasarkan catatan arsip sejak berdiri 28 Oktober 2011, Gresik Movie telah melibatkan sedikitnya 150 kolaborator, menggelar 120 kegiatan, mendapatkan 117 liputan media cetak maupun daring, serta memproduksi dan berkolaborasi dalam 48 film. Mereka juga mengoleksi 135 video dokumentasi dan 80 iklan layanan masyarakat.
Baca Juga: Pabrik Melamin di JIIPE Gresik Berdiri, Nilai Investasi US$600 Juta dan Diklaim Rendah Emisi
Selama sebulan penuh, pengunjung Layar Berkembang tidak hanya diajak melihat arsip, tetapi juga terlibat aktif. Seluruh program dirancang sebagai ruang temu dan pertukaran gagasan.
“Semua program ini bertujuan mengajak warga, terutama masyarakat Gresik, berpartisipasi mengimajinasikan masa depan kota sebagai ruang tumbuh lewat arsip, film, dan komunitas,” ujar Raja Iqbal.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-10359-layar-berkembang-cara-gresik-movie-rekam-14-tahun-perjalanan-komunitas
