Kamis, 04 Jun 2026 05:38 WIB

Layar Berkembang, Cara Gresik Movie Rekam 14 Tahun Perjalanan Komunitas

  • Penulis : Yasin
  • | Kamis, 17 Jul 2025 09:41 WIB
Gresik Movie
Gresik Movie

selalu.id — Menyambut usia ke-14, Gresik Movie, komunitas film asal Kabupaten Gresik, menggelar pameran Layar Berkembang sebagai upaya menelusuri perjalanan mereka sejak berdiri dari lingkungan perkampungan, dengan alat terbatas dan layar sederhana.

 

Baca Juga: Langkah Serius Pemkot dalam Atasi Kemacetan Jalur Penghubung Surabaya-Gresik

Pameran berlangsung mulai 14 Juli hingga 14 Agustus 2025 di Loteng Galeri, Sualoka.Hub, Kampung Kemasan. Gelaran ini menjadi bagian dari refleksi komunitas atas proses perjalanan mereka.

 

Sejumlah program turut digelar, di antaranya workshop kuratorial, pemutaran film di rooftop Sualoka, lokakarya memasak ide cerita, tur dan talkshow bersama kurator, pertunjukan monolog, diskusi buku, serta layar tancap bersama warga Kampung Kemasan.

 

Kurator pameran, Raja Iqbal Islamy, menegaskan, Layar Berkembang tidak hanya menampilkan dokumentasi masa lalu, tetapi juga menghadirkan arsip sebagai ruang aktif untuk menghidupkan ingatan, membuka tafsir, dan menumbuhkan rasa memiliki.

 

Baca Juga: Kasus Dugaan Proyektil Rekoset di SMPN 33 Gresik, Korban Tolak Bantuan Rp50 Juta

“Kerja komunitas itu tidak pernah selesai. Ia terus berlangsung, berpindah bentuk, dan menyesuaikan dengan ruang yang tersedia. Dari satu layar ke layar lain, dari pemutaran ke diskusi warga, Gresik Movie menyadari komunitas lebih dari sekadar pembuat film. Ia adalah pengarsip hidup dari kota yang terus bertumbuh,” kata Raja Iqbal, Rabu (16/7/2025).

 

Berdasarkan catatan arsip sejak berdiri 28 Oktober 2011, Gresik Movie telah melibatkan sedikitnya 150 kolaborator, menggelar 120 kegiatan, mendapatkan 117 liputan media cetak maupun daring, serta memproduksi dan berkolaborasi dalam 48 film. Mereka juga mengoleksi 135 video dokumentasi dan 80 iklan layanan masyarakat.

 

Baca Juga: Pabrik Melamin di JIIPE Gresik Berdiri, Nilai Investasi US$600 Juta dan Diklaim Rendah Emisi

Selama sebulan penuh, pengunjung Layar Berkembang tidak hanya diajak melihat arsip, tetapi juga terlibat aktif. Seluruh program dirancang sebagai ruang temu dan pertukaran gagasan.

 

“Semua program ini bertujuan mengajak warga, terutama masyarakat Gresik, berpartisipasi mengimajinasikan masa depan kota sebagai ruang tumbuh lewat arsip, film, dan komunitas,” ujar Raja Iqbal.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.