Kamis, 06 Agu 2026 10:21 WIB

Iklan Kripto Ilegal Marak di Surabaya, DPRD Desak Pemkot Bertindak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Jul 2025 11:37 WIB
Iklan kripto di Surabaya
Iklan kripto di Surabaya

selalu.id — Iklan investasi aset digital seperti cryptocurrency semakin marak di berbagai sudut Kota Surabaya. Mulai dari baliho LED hingga billboard besar, promosi “cuan cepat” lewat kripto gencar dipasang di ruang publik.

 

Namun, banyak dari iklan tersebut tidak mengantongi izin resmi dari otoritas terkait.

 

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, mengingatkan bahwa promosi seperti itu bisa menjadi jebakan ekonomi bagi masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha yang belum memahami risiko.

 

“Banyak warga tergoda janji manis kekayaan instan. Tapi siapa yang menjamin mereka paham risikonya? Jangan sampai karena ikut-ikutan tren, masyarakat Surabaya malah jadi korban,” ujar Achmad, Rabu (16/7/2025).

 

Achmad menilai, Pemerintah Kota Surabaya tidak bisa tinggal diam. Ia mendesak Satpol PP dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengevaluasi seluruh konten iklan digital dan luar ruang, khususnya yang mengarah pada investasi berisiko.

 

Menurutnya, ada billboard yang bahkan secara terang-terangan mengajak warga membuka bisnis kripto sendiri.

 

“Tidak ada logo OJK, tidak ada keterangan dari Bappebti. Padahal aplikasi ini belum terdaftar sebagai pedagang kripto dan belum memiliki izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dari Kominfo,” tegas Achmad.

 

Mengantisipasi hal itu, DPRD Surabaya berencana mendorong revisi Peraturan Daerah tentang Reklame. Salah satu usulan revisinya adalah memperketat aturan jenis iklan yang boleh ditayangkan, khususnya iklan terkait investasi berisiko tinggi.

 

“Kita bukan anti-kripto, tapi edukasi harus jalan. Jangan sampai warga terjebak mimpi palsu karena kurang informasi,” lanjutnya.

 

Achmad juga mengusulkan agar Pemkot menggandeng OJK Jatim, Bappebti, dan komunitas edukasi keuangan lokal untuk menggelar program literasi investasi secara masif. Ia menilai, kesadaran masyarakat tentang risiko aset digital masih sangat minim.

 

“Volatilitas harga, ancaman peretasan, potensi penipuan, semua itu nyata. Kalau masyarakat cuma diajari logika cuan cepat, mereka bisa meninggalkan sektor riil yang justru menopang ekonomi kota,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bupati Gus Barra Pimpin Razia Rokok Ilegal di Pasar Sawahan Mojokerto, Ratusan Ribu Batang Disita

Gus Barra menegaskan bahwa langkah kolaboratif ini merupakan wujud nyata pemerintah daerah dalam melindungi penerimaan negara.

DPRD dan Pemprov Jatim Sahkan KUA-PPAS P-APBD 2026, Kejar Target IKU hingga Pokir

Penyesuaian target pendapatan nantinya akan digodok matang bersama komisi membidangi agar presisi dengan potensi riil tiap sektor penerimaan daerah.

Gempur Miras Ilegal di Sidoarjo: 3 Penjual Diseret ke Sidang Tipiring, Didenda hingga Rp1 Juta

Tak berhenti pada sanksi denda, seluruh barang bukti miras yang disita dan telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) dijadwalkan bakal dimusnahkan.

Sikat Premanisme, Polrestabes Surabaya Tahan Tiga Tersangka Penyerobot Ruko LeIang

Proses penyidikan saat ini masih terus berjalan untuk membongkar keterlibatan aktor lain di balik aksi penyerobotan tersebut.

DVI Polda Jatim Kembali Identifikasi Korban KMP Mutiara Sentosa II, Total 4 Jenazah Sudah Diserahkan

Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim tercatat telah menyerahkan total empat jenazah teridentifikasi kepada pihak keluarga.

Banyak Mahasiswa Berprestasi di Surabaya Terancam Gagal Beasiswa, DPRD Desak Dinsos Benahi Data Desil

Salah satu kasus yang jadi perhatian adalah seorang mahasiswi di kawasan Wonokromo yang terancam menghentikan kuliahnya meski memiliki prestasi akademik tinggi.