Minggu, 08 Nov 2026 11:51 WIB

Iklan Kripto Ilegal Marak di Surabaya, DPRD Desak Pemkot Bertindak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 16 Jul 2025 11:37 WIB
Iklan kripto di Surabaya
Iklan kripto di Surabaya

selalu.id — Iklan investasi aset digital seperti cryptocurrency semakin marak di berbagai sudut Kota Surabaya. Mulai dari baliho LED hingga billboard besar, promosi “cuan cepat” lewat kripto gencar dipasang di ruang publik.

 

Namun, banyak dari iklan tersebut tidak mengantongi izin resmi dari otoritas terkait.

 

Anggota Komisi C DPRD Surabaya, Achmad Nurdjayanto, mengingatkan bahwa promosi seperti itu bisa menjadi jebakan ekonomi bagi masyarakat, terutama generasi muda dan pelaku usaha yang belum memahami risiko.

 

“Banyak warga tergoda janji manis kekayaan instan. Tapi siapa yang menjamin mereka paham risikonya? Jangan sampai karena ikut-ikutan tren, masyarakat Surabaya malah jadi korban,” ujar Achmad, Rabu (16/7/2025).

 

Achmad menilai, Pemerintah Kota Surabaya tidak bisa tinggal diam. Ia mendesak Satpol PP dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengevaluasi seluruh konten iklan digital dan luar ruang, khususnya yang mengarah pada investasi berisiko.

 

Menurutnya, ada billboard yang bahkan secara terang-terangan mengajak warga membuka bisnis kripto sendiri.

 

“Tidak ada logo OJK, tidak ada keterangan dari Bappebti. Padahal aplikasi ini belum terdaftar sebagai pedagang kripto dan belum memiliki izin sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) dari Kominfo,” tegas Achmad.

 

Mengantisipasi hal itu, DPRD Surabaya berencana mendorong revisi Peraturan Daerah tentang Reklame. Salah satu usulan revisinya adalah memperketat aturan jenis iklan yang boleh ditayangkan, khususnya iklan terkait investasi berisiko tinggi.

 

“Kita bukan anti-kripto, tapi edukasi harus jalan. Jangan sampai warga terjebak mimpi palsu karena kurang informasi,” lanjutnya.

 

Achmad juga mengusulkan agar Pemkot menggandeng OJK Jatim, Bappebti, dan komunitas edukasi keuangan lokal untuk menggelar program literasi investasi secara masif. Ia menilai, kesadaran masyarakat tentang risiko aset digital masih sangat minim.

 

“Volatilitas harga, ancaman peretasan, potensi penipuan, semua itu nyata. Kalau masyarakat cuma diajari logika cuan cepat, mereka bisa meninggalkan sektor riil yang justru menopang ekonomi kota,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Nasi Jagung Mbah Suci, Porsi Kuli Hanya 4.000 yang Buka 40 Tahun di Mojokerto

Warung kecilnya tak pernah sepi. Bukan karena tempatnya mewah. Tapi karena harganya dan porsinya yang bikin orang menyebutnya "porsi kuli".

Peringatan! Buang Puntung Rokok di Surabaya Bisa Didenda 1 Juta

Ketentuan tersebut berlaku sejak 14 September 2026 melalui Peraturan Wali Kota (Perwali) Surabaya Nomor 45 Tahun 2026.

Top 5 Berita: Cara Dapat BSU 900 Ribu hingga Zodiak

Pembaca tertarik pemberitaan pemerintahan, sejarah hingga pemerintahan.

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.