Satukan 10 Ribu Warga Kalimantan, K3 Jatim Perkuat Jejaring dan Kolaborasi
- Penulis : Ade Resty
- | Jumat, 19 Des 2025 18:44 WIB
selalu.id – Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur mulai memantapkan langkah organisasi pasca resmi terbentuk. Upaya tersebut ditandai dengan penguatan silaturahmi sekaligus penjajakan sinergi bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).
Ketua Umum K3 Jawa Timur, Musnadi Bachtiar, mengatakan pertemuan itu menjadi bagian dari konsolidasi awal organisasi, sekaligus ajang perkenalan K3 kepada mitra strategis di tingkat provinsi.
Baca Juga: Said Abdullah Tegaskan Konferda-Konfercab PDIP Jatim Perkuat Solidaritas Kader
“Pertemuan ini untuk menjalin silaturahmi dan perkenalan, karena K3 baru terbentuk dan Alhamdulillah disambut baik oleh FPK Jawa Timur,” ujar Musnadi di sela kegiatan di Surabaya.
Menurut Musnadi, K3 membuka ruang dialog dan masukan dari FPK guna mematangkan arah gerak organisasi ke depan. Hal ini dinilai penting agar keberadaan K3 tidak hanya bersifat paguyuban, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembauran dan pembangunan daerah.
Ia menyebut, sejumlah bidang berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pendidikan, pemberdayaan UMKM, pengembangan pariwisata, hingga kegiatan seni dan budaya.
Baca Juga: DPC PKB Se Jatim Diminta Usulkan Nama Calon Ketua DPW PKB Jatim
“Ke depan ada banyak peluang kerja sama, baik di bidang pendidikan, UMKM, wisata, maupun pentas seni dan budaya,” jelasnya.
Dari sisi keanggotaan, Musnadi mengungkapkan saat ini K3 Jatim telah memiliki sekitar 90 pengurus. Sementara jumlah warga Kalimantan yang bermukim di Jawa Timur diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang, merujuk pada pendataan internal serta data Badan Pusat Statistik (BPS).
Selama ini, K3 juga rutin menggelar kegiatan silaturahmi, termasuk halal bihalal tahunan pasca-Idulfitri, sebagai wadah mempererat kebersamaan warga Kalimantan lintas provinsi, mulai dari Kalimantan Selatan, Barat, Tengah, Utara, hingga Kalimantan Timur.
Baca Juga: Kasus Sentuh 65.238, Jatim Jadi Provinsi dengan Lonjakan HIV/AIDS Tertinggi di Indonesia
Musnadi berharap, sinergi dengan FPK dan berbagai pemangku kepentingan di Jawa Timur dapat terus diperkuat agar kontribusi warga Kalimantan semakin terasa bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di daerah.
“Harapan kami K3 bisa berjalan beriringan dengan FPK dan stakeholder lain, sehingga keberadaan warga Kalimantan di Jawa Timur bisa memberi manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.
Editor : Ading