Jumat, 05 Jun 2026 02:51 WIB

Satukan 10 Ribu Warga Kalimantan, K3 Jatim Perkuat Jejaring dan Kolaborasi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 19 Des 2025 18:44 WIB

selalu.id – Kerukunan Keluarga Kalimantan (K3) Jawa Timur mulai memantapkan langkah organisasi pasca resmi terbentuk. Upaya tersebut ditandai dengan penguatan silaturahmi sekaligus penjajakan sinergi bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jawa Timur, Jumat (19/12/2025).

Ketua Umum K3 Jawa Timur, Musnadi Bachtiar, mengatakan pertemuan itu menjadi bagian dari konsolidasi awal organisasi, sekaligus ajang perkenalan K3 kepada mitra strategis di tingkat provinsi.

Baca Juga: Gubernur Lemhannas Apresiasi Jatim jadi Role Model Penguatan SDM dan Ketahanan Pangan Nasional

“Pertemuan ini untuk menjalin silaturahmi dan perkenalan, karena K3 baru terbentuk dan Alhamdulillah disambut baik oleh FPK Jawa Timur,” ujar Musnadi di sela kegiatan di Surabaya.

Menurut Musnadi, K3 membuka ruang dialog dan masukan dari FPK guna mematangkan arah gerak organisasi ke depan. Hal ini dinilai penting agar keberadaan K3 tidak hanya bersifat paguyuban, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung pembauran dan pembangunan daerah.

Ia menyebut, sejumlah bidang berpotensi dikembangkan melalui kolaborasi lintas sektor, mulai dari pendidikan, pemberdayaan UMKM, pengembangan pariwisata, hingga kegiatan seni dan budaya.

Baca Juga: Said Abdullah Tegaskan Konferda-Konfercab PDIP Jatim Perkuat Solidaritas Kader

“Ke depan ada banyak peluang kerja sama, baik di bidang pendidikan, UMKM, wisata, maupun pentas seni dan budaya,” jelasnya.

Dari sisi keanggotaan, Musnadi mengungkapkan saat ini K3 Jatim telah memiliki sekitar 90 pengurus. Sementara jumlah warga Kalimantan yang bermukim di Jawa Timur diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu orang, merujuk pada pendataan internal serta data Badan Pusat Statistik (BPS).

Selama ini, K3 juga rutin menggelar kegiatan silaturahmi, termasuk halal bihalal tahunan pasca-Idulfitri, sebagai wadah mempererat kebersamaan warga Kalimantan lintas provinsi, mulai dari Kalimantan Selatan, Barat, Tengah, Utara, hingga Kalimantan Timur.

Baca Juga: DPC PKB Se Jatim Diminta Usulkan Nama Calon Ketua DPW PKB Jatim

Musnadi berharap, sinergi dengan FPK dan berbagai pemangku kepentingan di Jawa Timur dapat terus diperkuat agar kontribusi warga Kalimantan semakin terasa bagi pembangunan sosial, ekonomi, dan budaya di daerah.

“Harapan kami K3 bisa berjalan beriringan dengan FPK dan stakeholder lain, sehingga keberadaan warga Kalimantan di Jawa Timur bisa memberi manfaat yang lebih luas,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.