Pendakian Rinjani, Siswa SMAK Frateran Jalani Pendidikan Karakter di Alam Terbuka
- Penulis : Dony Maulana
- | Selasa, 08 Jul 2025 11:43 WIB
selalu.id – Sejumlah siswa SMA Katolik Frateran (SMAK) Surabaya mengikuti kegiatan pendakian Gunung Rinjani, Nusa Tenggara Barat, pada 22–25 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, dan kerja sama tim bagi para peserta.
Baca Juga: SMAK Frateran Surabaya Ukir Prestasi di ACROMION 2025
Rombongan berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya, pada 20 Juni 2025 dan dipimpin oleh pembina SMAFOX dan guru olahraga SMAK Frateran Surabaya, Aloysius Catur Hery Purnama, S.Pd.
Menurut Hery, pendakian ini mengajarkan nilai-nilai seperti ketekunan, kerja sama, serta pentingnya menjaga keselamatan dan kebersamaan. Ia menyebut bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari tercapainya puncak, tetapi dari pengalaman dan keselamatan yang dibawa pulang.
“Puncak memang tujuan, tetapi pulang dengan selamat adalah keharusan,” kata Hery saat diwawancarai selalu.id, Senin (7/7/2025) malam.
Ia juga mengapresiasi para siswa yang memutuskan untuk tidak melanjutkan perjalanan demi keselamatan tim. Menurutnya, keputusan tersebut menunjukkan kedewasaan dan tanggung jawab.
Baca Juga: SIER dan DLU Dorong Wisata Non Pendakian serta Sanitasi Berkelanjutan di Rinjani
Salah satu peserta, Nadine (XI-A/17), mengatakan bahwa pendakian ini mengajarkannya arti kerja sama dan semangat dalam tim. Ia mengaku banyak belajar dari tantangan medan pendakian serta momen kebersamaan dengan teman-teman.
“Pendakian ini mengajarkan arti teamwork dan kebersamaan yang sangat mendalam,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Jocelline Aurora Wijaya (XI-A/12). Ia menyebut pendakian Rinjani sebagai pengalaman hidup yang berharga. Meskipun tidak sampai ke puncak, Jocelline menyatakan bahwa ia belajar mengenali batas kemampuan diri dan pentingnya menjaga keselamatan kelompok.
“Pendakian bukan hanya tentang mencapai puncak, tetapi juga tentang refleksi diri dan tanggung jawab atas pilihan,” ucapnya.
Hery berharap, kegiatan ini dapat mempererat hubungan antarsiswa dan meningkatkan kepedulian terhadap alam. Ia menegaskan bahwa pendakian Rinjani memberikan pelajaran karakter yang penting dan akan dikenang oleh para peserta.
Editor : Ading
