Selasa, 03 Feb 2026 18:53 WIB

Target Lima SMP di Surabaya Tak Tercapai, DPRD Usul Libatkan Sekolah Swasta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 03 Jul 2025 15:24 WIB
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir
Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir

selalu.id – Target pembangunan lima Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025 belum sepenuhnya tercapai. Pemerintah Kota Surabaya hanya mampu merealisasikan tiga sekolah karena kendala lahan.

 

Baca Juga: Pembangunan Tak Jelas, DPRD Surabaya Nilai Pengelolaan Pasar Keputran Bermasalah

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir, menyebut pembangunan SMP baru sangat penting untuk pemerataan akses pendidikan, terutama di kawasan yang belum memiliki sekolah negeri.

 

“Di RPJMD 2025 jelas disebutkan bahwa setiap tahun kita harus bangun lima SMP negeri. Tapi tahun ini hanya bisa tiga, karena dua lokasi lainnya terkendala lahan,” ujar Akma, Rabu (2/7/2025).

 

Tiga sekolah yang dipastikan mulai dibangun berlokasi di Medokan Ayu, Warugunung, dan Tambak Wedi. Sementara dua lokasi yang tertunda salah satunya berada di kawasan Lidah, Surabaya Barat.

 

Akma mengatakan, DPRD mendorong pemerintah mencari solusi alternatif agar target tetap bisa dicapai. Salah satu opsi yang dikaji adalah menjalin kerja sama dengan sekolah swasta yang kekurangan siswa.

 

Baca Juga: Miris! 15 Siswa SMP di Surabaya Positif Narkoba saat Dites Urine

“Misalnya sekolah swasta kelas menengah ke bawah direkrut jadi SMP negeri dengan pendanaan dari Pemkot, atau dilakukan merger. Ini masih dalam tahap pengkajian,” jelas politisi Partai Golkar tersebut.

 

Pihaknya juga menargetkan agar ketiga sekolah baru dapat mulai menerima siswa baru pada tahun ajaran 2026.

 

“Kita dorong agar pembangunan selesai di 2025. Harapannya, saat tahun ajaran baru 2026 dimulai, sekolah ini sudah bisa beroperasi,” tambahnya.

Baca Juga: Surabaya Susun Perda Baru, Tiap Kawasan Baru Wajib Punya Kolam Tampung Air

 

Terkait anggaran, Akma menyebut dana sekitar Rp20 miliar telah disiapkan dan dibagi rata untuk pembangunan tiga sekolah.

 

“Kurang lebih satu sekolah membutuhkan sekitar Rp6,6 miliar,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.