Rabu, 11 Feb 2026 15:44 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan RS Harus Turun ke Posyandu Perkuat Layanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Nov 2025 09:43 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan komitmennya membangun layanan kesehatan tanpa sekat sosial. Ia meminta seluruh rumah sakit negeri dan swasta terlibat langsung memperkuat peran Posyandu di tingkat kelurahan.

 

Baca Juga: 45 Ribu Peserta PBI JKN Surabaya Dinonaktifkan, Berikut Penjelasan Dinkes

Instruksi tersebut disampaikan dalam acara Peran Fasilitas Kesehatan Dalam Kemitraan Dengan Pokjanal Posyandu Bidang Kesehatan di Hotel Bumi pada Kamis 20 November 2025. Kegiatan itu dihadiri 160 peserta dari 66 rumah sakit, 63 kepala puskesmas, PKK dan PERSI.

 

Eri menyampaikan integrasi layanan ini bukan hanya gagasan, tetapi gerakan bersama yang wajib dijalankan seluruh fasilitas kesehatan.

 

“Jadi pertemuan hari ini adalah pertemuan bagaimana Posyandu bisa bergerak bersama karena selalu saya katakan bahwa kita tidak bisa bergerak sendiri. Dengan Posyandu yang sudah terintegrasi, maka saya mengajak rumah sakit yang ada di Surabaya juga bersinergi. Jadi nanti Posyandu-Posyandu itu tidak hanya didatangi dokternya dari Puskesmas, tapi dari semua rumah sakit yang ada di Kota Pahlawan,” jelasnya.

 

Ia menyampaikan peringatan kepada direktur rumah sakit agar tidak membedakan warga Surabaya berdasarkan status ekonomi.

 

“Saya tidak ingin melihat warga Surabaya ini terpetak-petak karena ada kelompok minoritas, dan kelompok mayoritas. Semua masyarakat harus mendapatkan akses kesehatan yang sama dan menyeluruh,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Seleksi Ketat Penerima Bantuan Rutilahu 2026, Berikut yang Jadi Prioritas

 

Menurut Eri, penghapusan sekat sosial menjadi kunci efektivitas integrasi Posyandu dan pemerataan kualitas layanan kesehatan bagi seluruh warga.

 

Kepala Dinas Kesehatan Surabaya Nanik Sukristina menyampaikan kegiatan ini dirancang sebagai penguatan kemitraan terpadu antara fasilitas kesehatan dan Pokjanal Posyandu. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi rangkaian Hari Kesehatan Nasional ke 61.

 

Baca Juga: 5.012 Anak Surabaya Lolos Administrasi Beasiswa Penghafal Kitab Suci, Berikut Jadwal Tes dan Lokasinya

“Tujuan diselenggarakannya kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemitraan antara fasilitas kesehatan dan Pokja Posyandu dengan melakukan pembinaan kepada masyarakat melalui edukasi sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat,” kata Nanik.

 

Ia menjelaskan Dinas Kesehatan telah menandatangani MoU dengan sejumlah rumah sakit seperti RS Husada Utama, RS Unair, RS dr. Soetomo, RS Haji dan lainnya untuk memperluas model kemitraan.

 

“Kami berharap seluruh rumah sakit di Surabaya dapat berkomitmen untuk meningkatkan dan mengoptimalkan layanan kesehatan bagi warga Surabaya,” tandasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Xiaomi SU7 Ultra Siap Taklukkan Lintasan Virtual Gran Turismo 7

Kehadiran mobil ini sudah meluncur melalui "Update 1.67" pada 29 Januari 2026, menandai debut bersejarah Xiaomi dalam franchise Gran Turismo.

Gubernur Khofifah Diperiksa Besok di Sidang Korupsi Dana Hibah Jatim, Berani Datang?

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan bahwa penjadwalan ulang ini dilakukan karena Gubernur Khofifah berhalangan hadir alias mangkir pada jadwal sebelumnya.

Wisata Trawas dan Pacet Mojokerto Cocok Buat Liburan dengan Keluarga: Tempatnya Nyaman, Aksesnya Mudah

Wisata di Mojokerto ini cocok sekali bagi kamu yang ingin sejenak melepas penat dari hiruk-pikuk kota dan mencari suasana baru untuk menyegarkan pikiran.

Upacara Penghormatan Terakhir untuk Adi Sutarwijono Digelar Besok Siang

Jenazah Cak Awi diberangkatkan dari Jakarta pada hari ini, Rabu, 11 Februari 2026 siang menggunakan pesawat menuju Surabaya.

Bendera Setengah Tiang di DPRD Surabaya untuk Penghormatan Terakhir pada Adi Sutarwijono

Sekretaris DPRD Surabaya, Musdiq Ali Suhudi mengatakan bendera setengah tiang itu dipasang untuk penghormatan terakhir kepada Cak Awi.

Gedung TK di Kedurus Surabaya Terancam Roboh, DPRD Turun Tangan

“Tidak boleh ada masalah warga Kedurus yang dibiarkan berlarut. Camat dan lurah harus responsif,” jelas Cak Yebe.