Minggu, 01 Nov 2026 20:07 WIB

Bandel Jual Miras, Toko Kelontong di Gubeng Kertajaya Berkali-kali Disegel Satpol PP

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 23 Jun 2025 14:34 WIB
Razia miras
Razia miras

selalu.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya kembali menyegel dua toko kelontong yang kedapatan menjual minuman keras (miras) tanpa izin, Sabtu malam (22/6/2025). Salah satu toko bahkan telah berkali-kali ditindak karena pelanggaran serupa.

 

Baca Juga: Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Kepala Bidang Penegakan Perda Satpol PP Surabaya, Yudhistira, mengatakan razia ini merupakan bagian dari pengawasan rutin untuk menekan peredaran miras ilegal yang dinilai dapat memicu tindak kriminal.

 

“Pengaruh minuman beralkohol banyak menyebabkan dampak negatif, terutama kejahatan yang sering kami temui. Karena itu, kami terus lakukan pengawasan ketat,” kata Yudhis, Senin (24/6/2025).

 

Dua toko yang disegel berada di Jalan Gubeng Kertajaya dan Jalan Jarak. Dari operasi tersebut, petugas menyita total 32 botol miras dari berbagai merek dan golongan.

 

“Di Jalan Gubeng Kertajaya kami amankan 12 botol, dan di Jalan Jarak 20 botol. Semuanya termasuk golongan A sampai C,” jelasnya.

 

Toko di Jalan Gubeng Kertajaya menjadi perhatian karena tercatat telah beberapa kali ditindak. Sebelumnya, toko ini ditindak pada 7 November 2023, disegel pada 18 Januari 2024, dan kembali melanggar pada 9 Mei 2025.

 

“Mereka tetap nekat jualan meski sudah beberapa kali ditindak. Hari ini kami lakukan penyegelan lagi,” ujarnya.

Baca Juga: Eri Cahyadi Minta Pejabat Pemkot Surabaya Tak Ragu Sikat Penjualan Miras Eceran

 

Penindakan ini, lanjut Yudhis, dilakukan atas permintaan dari dinas teknis terkait seperti Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) dan Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Dinkopumdag). Satpol PP bertugas menertibkan, sementara urusan izin dan sanksi administratif ditangani oleh Dinkopumdag.

 

“Kami hanya melakukan penertiban berdasarkan permintaan bantuan dari dinas terkait,” imbuhnya.

 

Selain menyita barang bukti, petugas juga menyegel lemari pendingin tempat penyimpanan miras. Toko diminta menghentikan sementara kegiatan usaha, dan pemilik akan diproses melalui tindak pidana ringan (tipiring).

Baca Juga: Jelang Laga Panas Persela Vs Persis Solo, Polisi Amankan Puluhan Miras

 

“Kami juga tempelkan stiker pelanggaran di lokasi. Barang bukti kami bawa ke kantor untuk proses lebih lanjut,” tegas Yudhis.

 

Ia berharap pengawasan intensif ini dapat memberikan efek jera serta mendorong pelaku usaha untuk mematuhi aturan.

 

“Kami akan terus lakukan pembinaan dan pengawasan agar peredaran miras tidak berdampak negatif di masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pedagang mendesak Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mendorong revisi perda tentang perdagangan dan perindustrian.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.