Minggu, 01 Feb 2026 18:29 WIB

Sambut Imlek, Umat Konghucu Surabaya Gelar Sembahyang Ciswak

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 27 Jan 2022 10:46 WIB
Sembahyang Ciswak sambut Imlek di Klenteng Delapan Kebajikan, Surabaya
Sembahyang Ciswak sambut Imlek di Klenteng Delapan Kebajikan, Surabaya

selalu.id- Umat Konghucu di Surabaya menggelar sembahyang Ciswak atau ritual tolak balak menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2022 di Klenteng Delapan Kebajikan, Surabaya pada Rabu (26/1/2022) malam.

Para jemaat terlihat khusyuk memanjatkan permohonan doa mereka agar berkah dan keberuntungan untuk tahun ini.Terlihat Bangku-bangku para jemaat juga ditata dengan jarak-jarak tidak terlau dekat menyesuaikan protokol kesehatan (prokes), dengan jumlah kehadirannya yang dibatasi.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Rohaniawan Konghucu, Liem Tiong Yang, menyampaikan bahwa tujuan sembahyang ciswak itu untuk tolak balak bagi shio yang tidak serasi dengan shio macan air.

"Intinya mengucapkan syukur atas Tuhan berikan melalui bimbingan para suci, sehingga kami selamat sampai akhir tahun tidak berkurang ada satu pun," kata Liem, saat ditemui Kelenteng Delapan Kebajikan, Rabu (26/1/2022) malam.

Liem menyampaikan, terdapat tiga aspek penting dalam perayaan momen Imlek seusai peribadatan umat Konghucu, yakni Tuhan, bumi dan manusia.

aspek pertama adalah Tuhan yang memberikan kesempatan pada manusia untuk melakukan perbaikan sikap dan diri.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Yang dulu kurang baik, semoga di tahun depan jadi lebih baik," jelasnya.

Bumi, kata Liem, selalu memberikan harapan baru atau keberuntungan. Sepeti halnya dalam karir yang diharapkan bisa merengkuh peningkatan yang lebih baik lagi.

"Ketiga, manusia yang diberi semangat baru di tahun baru. Mungkin, dulu kurang greget jadi tahun depan biar lebih greget," lanjutnya.

Baca Juga: Hadapi Puncak Hujan Februari, Pemkot Surabaya Tambah Lagi 5 Rumah Pompa

Leim juga berharap, momen pergatian tahun ini bisa memunculkan kehidupan masyarakat Indonesia yang lebih baik lagi.

"Semua bisa tumbuh hal-hal baik, tidak ada lagi bencana alam dan persatuan di negara ini semakin kuat, sekaligus juga covid-19 secepatnya berakhir," ungkapnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.