Selasa, 03 Feb 2026 18:54 WIB

Gubernur Khofifah Dorong Sinergi Pembangunan di Magetan

Gubernur Khofifah
Gubernur Khofifah

selalu.id - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Bupati dan Wakil Bupati Magetan periode 2025–2030, H. Nanik Endang R. dan Suyatni Priasmoro, di Gedung DPRD Kabupaten Magetan, Selasa (27/5/2025).

 

Baca Juga: Kasus Korupsi Pokir DPRD Jatim, Hakim Minta KPK Panggil Gubernur Khofifah

Dalam kesempatan itu, Khofifah menekankan pentingnya sinergi dan keselarasan antara Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), RPJMD Provinsi Jawa Timur, dan RPJMD Kabupaten Magetan.

 

Ia meminta Pemkab Magetan segera menyusun RPJMD dalam waktu enam bulan serta melakukan breakdown program prioritas nasional, terutama Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden.

 

Khofifah menyebut sejumlah sektor prioritas, seperti ketahanan pangan, peningkatan kualitas SDM, serta penanggulangan kemiskinan dan pengangguran.

 

Di sektor pangan, ia menyoroti pentingnya pengembangan irigasi tersier, peningkatan luas tambah tanam, serta penerapan Pertanian Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PRLB) untuk mengantisipasi krisis pangan global.

 

"Indonesia saat ini surplus pangan. Ini harus dipertahankan dan diperkuat,” ujarnya.

 

Untuk peningkatan kualitas SDM, Khofifah mendorong percepatan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Merah Putih (KMP), dan Sekolah Rakyat (SR). Ia menargetkan seluruh desa dan kelurahan di Jatim menuntaskan KMP sebelum Hari Koperasi, 12 Juli mendatang.

Baca Juga: F Bagus Panuntun Jabat Plt Wali Kota Madiun, Khofifah Pastikan Pelayanan Publik Tak Terganggu

 

Terkait Sekolah Rakyat, Khofifah meminta Pemkab Magetan segera menyiapkan lahan, bangunan, calon murid, dan wali murid. Ia menegaskan pendidikan sebagai cara paling efektif memutus rantai kemiskinan.

 

Khofifah juga mengutip data BPS Jatim: Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Magetan tahun 2024 sebesar 3,28 persen—lebih rendah dari rata-rata Jatim (4,19 persen). Persentase penduduk miskin di Magetan juga lebih rendah, yakni 9,32 persen dibanding Jatim 9,79 persen. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Magetan mencapai 76,77, lebih tinggi dari IPM Jatim yang berada di angka 75,35.

 

"Meski lebih rendah dari rata-rata Jawa Timur, upaya penurunan angka kemiskinan dan pengangguran harus terus dilanjutkan," tegasnya.

Baca Juga: Soal Kasus Nopol Alphard Gubernur Khofifah Bungkam, Penyelidikan Polisi Mandek, Kebal Hukum?

 

Sementara itu, Bupati Magetan terpilih H. Nanik Endang R. memaparkan visi dan misinya yang terangkum dalam Sapta Karsa, dengan tujuan menjadikan Magetan lebih nyaman, maju, berkelanjutan, dan sejahtera.

 

Sertijab ini turut dihadiri Ketua DPRD Magetan Suratno, Pj. Bupati 2024 Nizmahul, anggota DPRD, jajaran Kepala Perangkat Daerah Provinsi Jatim, serta Forkopimda Kabupaten Magetan.

 

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Reklame patah itu berada di atas sebuah gedung, tepat di samping Poppy cafe & karaoke Jalan Tidar Surabaya. 

Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

Kepala DLH Surabaya Dedik Irianto menegaskan petugas langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pemotongan batang dan pembersihan material pohon. 

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.