Jumat, 05 Jun 2026 20:59 WIB

100 Kasus Curanmor di Surabaya Terjadi dalam Sebulan, Ini Langkah Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Mei 2025 15:49 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Lebih dari 100 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir di Kota Surabaya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengambil langkah cepat. Ia meminta seluruh camat dan lurah mewajibkan kampung-kampung untuk memiliki portal dan CCTV sebagai bentuk pertahanan keamanan tingkat lingkungan.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

“Kampung yang belum ada portal harus segera bangun portal. CCTV juga dipasang secara bertahap. Ini bukan cuma soal keamanan, tapi membangun rasa aman warga secara kolektif,” tegas Eri, Sabtu (24/5/2025).

Dalam laporan yang disampaikan kepadanya, Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa lebih dari 100 pelaku curanmor telah ditangkap.

Polisi juga mengamankan sejumlah penadah yang menjadi bagian dari jaringan distribusi hasil curian ke luar kota.

“Ini kerja luar biasa dari Polrestabes Surabaya. Jaringannya diurai, pelakunya ditangkap, sebagian barang bukti berhasil diamankan. Tapi ini belum cukup kalau tidak ada gerakan dari masyarakat juga,” ujarnya.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

Eri juga meminta warga tidak hanya mengandalkan aparat, melainkan mulai dari hal kecil seperti menjaga lingkungan, mengaktifkan ronda malam, serta melapor bila melihat aktivitas mencurigakan.

Selain curanmor, kata dia, aksi premanisme juga menjadi perhatian serius. Eri menyebutkan bahwa preman-preman yang mengganggu aktivitas warga atau menghambat iklim investasi tidak boleh dibiarkan berkembang.

“Kalau ada yang merasa terganggu, lapor. Polisi akan bertindak cepat. Kita tidak akan membiarkan premanisme mencoreng citra Surabaya sebagai kota yang ramah dan aman bagi semua,” tegasnya.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Pemkot Surabaya berkomitmen mendorong budaya jaga kampung yang berbasis gotong royong. Salah satunya dengan dukungan program pengadaan portal kampung dan CCTV melalui kolaborasi warga dan pemkot.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tugas polisi atau pemerintah.

“Kita harus jaga Surabaya bareng-bareng. Ini kota kita, tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.