Selasa, 21 Jul 2026 23:38 WIB

100 Kasus Curanmor di Surabaya Terjadi dalam Sebulan, Ini Langkah Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 25 Mei 2025 15:49 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Lebih dari 100 kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) berhasil diungkap hanya dalam kurun waktu sebulan terakhir di Kota Surabaya.

Hal itu disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi pun mengambil langkah cepat. Ia meminta seluruh camat dan lurah mewajibkan kampung-kampung untuk memiliki portal dan CCTV sebagai bentuk pertahanan keamanan tingkat lingkungan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

“Kampung yang belum ada portal harus segera bangun portal. CCTV juga dipasang secara bertahap. Ini bukan cuma soal keamanan, tapi membangun rasa aman warga secara kolektif,” tegas Eri, Sabtu (24/5/2025).

Dalam laporan yang disampaikan kepadanya, Wali Kota Eri mengungkapkan bahwa lebih dari 100 pelaku curanmor telah ditangkap.

Polisi juga mengamankan sejumlah penadah yang menjadi bagian dari jaringan distribusi hasil curian ke luar kota.

“Ini kerja luar biasa dari Polrestabes Surabaya. Jaringannya diurai, pelakunya ditangkap, sebagian barang bukti berhasil diamankan. Tapi ini belum cukup kalau tidak ada gerakan dari masyarakat juga,” ujarnya.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Eri juga meminta warga tidak hanya mengandalkan aparat, melainkan mulai dari hal kecil seperti menjaga lingkungan, mengaktifkan ronda malam, serta melapor bila melihat aktivitas mencurigakan.

Selain curanmor, kata dia, aksi premanisme juga menjadi perhatian serius. Eri menyebutkan bahwa preman-preman yang mengganggu aktivitas warga atau menghambat iklim investasi tidak boleh dibiarkan berkembang.

“Kalau ada yang merasa terganggu, lapor. Polisi akan bertindak cepat. Kita tidak akan membiarkan premanisme mencoreng citra Surabaya sebagai kota yang ramah dan aman bagi semua,” tegasnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Pemkot Surabaya berkomitmen mendorong budaya jaga kampung yang berbasis gotong royong. Salah satunya dengan dukungan program pengadaan portal kampung dan CCTV melalui kolaborasi warga dan pemkot.

Wali Kota Eri menegaskan bahwa keamanan tidak hanya menjadi tugas polisi atau pemerintah.

“Kita harus jaga Surabaya bareng-bareng. Ini kota kita, tanggung jawab kita semua,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.