Selasa, 21 Jul 2026 19:44 WIB

Stasiun Gubeng Direnovasi, Penumpang Diminta Waspadai Perpindahan Jalur KA

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 18 Mei 2025 12:18 WIB
Pembangunan fasilitas di Stasiun Gubeng
Pembangunan fasilitas di Stasiun Gubeng

selalu.id - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya tengah melakukan pembangunan sejumlah fasilitas baru di Stasiun Surabaya Gubeng.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya modernisasi layanan transportasi untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan penumpang.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, menjelaskan bahwa pembangunan saat ini mencakup peron tinggi di jalur 3 hingga 6, perpanjangan peron, serta pemasangan kanopi.

Peningkatan fasilitas ini bertujuan memperluas kapasitas stasiun sekaligus menciptakan ruang tunggu yang lebih representatif.

"Pembangunan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk meningkatkan kualitas layanan di Stasiun Gubeng agar lebih nyaman, aman, dan modern bagi para pengguna jasa kereta api," ujar Luqman Arif, Minggu (19/5/2025).

Meski demikian, Luqman tidak menampik bahwa proses konstruksi berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan bagi penumpang.

Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?

Selama proyek berlangsung, kata dia, akan ada penyesuaian operasional seperti perubahan jalur keberangkatan dan kedatangan, keterbatasan akses, suara bising, hingga peningkatan kepadatan di beberapa titik stasiun.

"Atas potensi gangguan tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Kami mohon pengertian dari seluruh pelanggan," imbuhnya.

KAI Daop 8 juga mengimbau penumpang untuk tetap waspada saat berada di area stasiun serta memperhatikan rambu dan petunjuk arah yang telah disiapkan.

Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi

Para petugas, lanjut Luqman, akan berjaga untuk membantu mengarahkan penumpang agar tetap aman selama berada di lokasi proyek.

Proyek ini ditargetkan selesai secara bertahap pada bulan September 2025. Setelah pembangunan rampung, seluruh fasilitas akan menjalani uji coba dan evaluasi kelayakan sebelum resmi dioperasikan.

"Kami memastikan pembangunan dilakukan dengan mengedepankan keselamatan dan keamanan pelanggan," tutup Luqman.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.