Senin, 02 Nov 2026 04:51 WIB

RPJMD Surabaya 2025–2029 Fokus pada Transformasi Kota Maju dan Berkelanjutan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 26 Apr 2025 11:32 WIB
Penetapan RPJMD Kota Surabaya Tahun 2025–2029
Penetapan RPJMD Kota Surabaya Tahun 2025–2029

selalu.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya resmi menetapkan Rancangan Awal (Ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya Tahun 2025–2029. Penetapan tersebut berlangsung dalam rapat paripurna dengan agenda penandatanganan dokumen Ranwal RPJMD di Gedung DPRD Surabaya, Rabu (9/4/2025).

 

Baca Juga: Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan jajaran pimpinan DPRD Kota Surabaya. Dokumen ini akan menjadi pedoman utama kebijakan pembangunan Surabaya lima tahun ke depan.

 

“RPJMD ini menentukan misi kita ke depan. Visi kita adalah transformasi Surabaya menuju kota dunia yang maju, humanis, dan berkelanjutan,” ujar Wali Kota Eri Cahyadi.

 

Dokumen memuat misi dan program strategis secara terperinci, termasuk penguatan karakter masyarakat, pengembangan ekonomi berkelanjutan, dan perencanaan tahunan yang konkret untuk periode 2025–2029.

 

“Misalnya target ekonomi di 2026 berapa, 2027 seperti apa, dan seterusnya. Begitu pula pengentasan kemiskinan, semuanya sudah terukur dan disepakati,” jelas Cak Eri, sapaan akrab Wali Kota.

 

Ranwal RPJMD 2025–2029 juga menyasar sektor strategis seperti infrastruktur. Proyek prioritas antara lain pembangunan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB), diversi Gunungsari, flyover Bundaran Dolog, Rumah Sakit Surabaya Selatan, dan penanganan 180 titik genangan air.

 

Pengembangan infrastruktur mencakup pelebaran Jalan Wiyung, pembangunan 8.176 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), perluasan Penerangan Jalan Umum (PJU) di 5.740 lokasi dengan 29.853 titik, serta pemasangan CCTV di 2.345 titik lingkungan perumahan.

 

“Banyak hal yang kita siapkan untuk lima tahun ke depan,” ujar Ketua Dewan Pengurus APEKSI ini.

 

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Sektor pendidikan juga menjadi prioritas. RPJMD merencanakan pembangunan empat SD dan sepuluh SMP baru, serta rehabilitasi 71 SD dan 16 SMP. Dokumen ini juga mengatur proporsi sekolah dan rombongan belajar (Rombel) agar kualitas layanan tetap terjaga.

 

“Kesetaraan pendidikan ini adalah tanggung jawab DPRD dan pemerintah kota,” imbuh Cak Eri.

 

Di sektor transportasi, RPJMD mencantumkan rencana pengoperasian jalur rel ganda (double track) pada 2027 yang akan terhubung dengan sistem lintas wilayah. “Nantinya akan terkoneksi dengan layanan WiraWiri,” jelasnya.

 

Untuk pembiayaan, Pemkot Surabaya mengandalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan skema alternatif, tidak bergantung pada pemerintah pusat.

 

Baca Juga: Anggaran Dishub Surabaya Naik 2,37 Persen, DPRD Minta Layanan Transportasi Publik Digenjot

“Alhamdulillah, fiskal kita kuat dan mandiri. Salah satu yang terkuat di Indonesia,” tegasnya.

 

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, menyebut penetapan Ranwal RPJMD sebagai syarat penyusunan Raperda RPJMD, yang akan dibahas oleh panitia khusus (Pansus) DPRD.

 

“Nantinya semua isu krusial seperti infrastruktur, banjir, transportasi, ekonomi, pendidikan, hingga fasilitas publik dan perparkiran akan dibahas secara menyeluruh,” ujar Adi.

 

DPRD menargetkan pembahasan Raperda RPJMD rampung pada Agustus 2025. “Agar menjadi acuan arah pembangunan Surabaya lima tahun ke depan,” tandasnya. (ADV)

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.