Rabu, 04 Nov 2026 23:02 WIB

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Matthew Jerem, kuasa hukum bersama Ibu korban, Fani Agustin saat di Mapolda Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).
Matthew Jerem, kuasa hukum bersama Ibu korban, Fani Agustin saat di Mapolda Jatim. (Foto: Dony/selalu.id).

selalu.id - Polda Jawa Timur telah mengamankan tiga orang terduga pelaku terkait dugaan kasus pengeroyokan yang menimpa seorang pelajar di salah satu tempat hiburan malam kawasan Surabaya Barat.

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Baca Juga: Apel Siaga Bencana di Jatim, Irjen Dekananto: Musim Hujan Diprediksi Datang Lebih Lambat

Matthew Jerem, kuasa hukum korban menjelaskan peristiwa itu bermula saat korban tiba di lokasi hiburan malam Super House sekitar pukul 22.00 WIB, bersama sejumlah teman, lalu duduk di area sofa yang telah dipesan. 

Sekitar pukul 02.00 WIB, saat berjalan menuju toilet, korban mengaku tidak sengaja menyenggol seorang pria berinisial RCW dan langsung meminta maaf. 

Sesampainya kembali dari toilet, korban tidak sengaja jatuh ke arah tempat duduk RCW dan kembali memohon maaf atas kejadian tersebut.

Tak lama setelah kembali ke kursinya, korban didatangi RCW bersama pria berinisial RG. Korban kemudian langsung dipukul ke bagian ulu hati oleh RG. Situasi lantas memanas meski korban berusaha meredam dengan berkata, "Ada apa, sabar."

Dugaan tindakan kekerasan berlanjut saat dua petugas keamanan hadir di tempat kejadian.

Korban menduga petugas tersebut justru menahan tubuhnya sehingga ia tak bisa bergerak leluasa, sementara RCW, RG, dan pria berinisial JJ memukulnya berulang kali ke arah wajah, mata, dan bagian tubuh lainnya.

Baca Juga: 7 Anggota Polrestabes Surabaya Diperiksa Propam Polda Jatim, Ini Dugaan Pelanggarannya

Setelah kejadian, korban dipindahkan petugas keamanan ke ruangan terpisah di dalam lokasi, sementara ketiga orang yang diduga menyerangnya dibiarkan meninggalkan tempat tanpa pengamanan. Setelah menjelaskan kronologi kepada pengelola, korban diantar pulang oleh rekannya.

Sesampainya di rumah, kondisi korban memburuk. Ia mengeluhkan sesak napas, pusing hebat, nyeri sekujur tubuh, dan sulit berjalan. 

Korban kemudian dibawa ke National Hospital untuk pemeriksaan awal, namun luka dan keluhan sakit tak kunjung membaik hingga akhirnya harus dirawat inap di rumah sakit yang sama.

Ibu korban, Fani Agustin, yang mendampingi anaknya dan kuasa hukum saat di Mapolda Jawa Timur, menyatakan anaknya masih berobat serta mengalami trauma psikologis pasca kejadian. 

Baca Juga: Polda Jatim Siapkan Pengawalan Distribusi BBM dan Elpiji Antisipasi Kecurangan

"Anak saya mengalami luka di mata, ulu hati, kepala, dan masih trauma berat. Ia belum bisa beraktivitas normal seperti sedia kala," ungkapnya.

Pihak keluarga telah melaporkan peristiwa ini ke kepolisian dan meminta proses hukum berjalan transparan serta adil. 

Selain tiga orang yang telah diamankan, penyidik juga menelusuri keterlibatan pihak lain termasuk dugaan kelalaian pengelola tempat hiburan dan petugas keamanan di lokasi kejadian guna memastikan seluruh pihak yang terlibat bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tanda-tanda HP Disadap, Kenali 5 Ciri Ini dan Cara Mengatasinya Sebelum Data Bocor

Aksi peretasan ini tak hanya merampas privasi, namun berujung fatal pada pencurian data sensitif, seperti akun media sosial hingga kredensial perbankan.

Reaksi Presiden Prabowo saat Tahu Disadap Listyo Sigit Cs

Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa tindakan penyadapan semacam ini sangat mengkhawatirkan dan menjadi ancaman serius bagi kepentingan nasional.

Sukses Tekan Kasus Penyakit Menular, Wali Kota Mojokerto Ning Ita Sabet ATM Award 2026

Ning Ita menyebut capaian ini tidak lepas dari kerja bareng lintas sektor. Deteksi dini, kemudahan akses layanan, dan dukungan anggaran jadi fondasi utama.

Peringati HLUN 2026, Pemkab Sidoarjo Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Ramah Lansia

Wabup Sidoarjo Mimik Idayana menyampaikan bahwa perhatian terhadap kesejahteraan lansia harus diwujudkan dalam program kerja yang riil dan berdampak langsung.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkoba Rp35 M, Pelakunya Petani hingga Pegawai Klinik

Dari pengungkapan ini, tim menyita barang bukti 1.765,13 gram sabu, 4,41 gram ganja, serta 2.018 butir ekstasi, dan meringkus 180 tersangka.

Wujud Kepedulian Sesama, PT SIER Gelar Aksi Donor Darah di Hari Pahlawan

SIER berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.