Rabu, 22 Jul 2026 18:42 WIB

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 22 Jul 2026 18:01 WIB
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan. (Dok. selalu.id).
Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan. (Dok. selalu.id).

selalu.id - Puluhan halte di Kota Surabaya dinilai masih menyimpan potensi besar untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya segera mengoptimalkan 69 halte yang belum dimanfaatkan sebagai media iklan maupun kerja sama hak penamaan (naming rights).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta. 

Menurut Eri, capaian tersebut menunjukkan potensi pendapatan yang jauh lebih besar jika seluruh halte strategis dimanfaatkan.

“Artinya ada potensi 69 halte. Ini harus segera dioptimalkan oleh pemerintah kota untuk meningkatkan PAD, karena dari delapan halte saja untuk kontrak beberapa tahun kita sudah mendapatkan lebih dari setengah miliar,” jelasnya, Rabu (22/7/2026).

Politikus PDI Perjuangan ini menilai banyak halte berada di lokasi strategis dengan nilai ekonomi tinggi sehingga layak ditawarkan kepada pihak swasta sebagai media promosi.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Eri mencontohkan halte di kawasan Embong Kaliasin, tepat di depan Hotel Bumi Surabaya, yang dinilai memiliki nilai komersial tinggi.

Skema kerja sama tidak hanya sebatas pemasangan logo atau billboard, tetapi juga bisa dikembangkan melalui konsep naming rights atau hak penamaan halte.

“Misalnya halte Basuki Rahmat. Kalau diberikan hak nama tentu hasil appraisal nilainya bisa berbeda. Jadi bukan hanya menempel iklan atau logo, tetapi juga dalam bentuk naming right atau hak penamaannya,” paparnya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Eri berharap Pemkot Surabaya melalui Dishub segera mempercepat pemanfaatan seluruh halte yang belum dikerjasamakan. Langkah tersebut diyakini mampu menjadi sumber PAD baru tanpa harus membangun aset tambahan.

“Kalau 69 halte yang belum dimanfaatkan ini semuanya didorong tahun ini, otomatis akan meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan,” tegasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.