Sabtu, 05 Sep 2026 19:39 WIB

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Pelaku saat menggendam kakek di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).
Pelaku saat menggendam kakek di Mojokerto. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Seorang kakek asal Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, menjadi korban penipuan dengan modus gendam, Rabu (22/7/2026).

Akibat gendam itu, sang kakek harus kehilangan epeda motor Honda Supra 125 kesayangannya.

Baca Juga: Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu korban tengah mencari rumput di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal.

Dian, anak korban menceritakan, saat bapaknya mencari rumput itu tiba-tiba muncul seorang pria asing yang mengenakan kaos dan topi merah.

"Orangnya pakai kaos merah, topi merah, tas slempang kecil datang ke arah bapak saya yang sedang mencari rumput, kemudian menepuk pundak bapak saya dari belakang. Bapak saya tidak kenal sama orang itu," ungkapnya.

Usai menepuk pundak korban dari belakang, pelaku langsung mengajak korban berkeliling dengan dalih ingin membeli rokok dan gorengan. Dalam kondisi linglung, korban menuruti ajakan tersebut.

Korban kemudian diarahkan menuju sekitar area pemakaman di Desa Puloniti, Kecamatan Bangsal. Di tempat itulah, pelaku mengaku memiliki sebidang tanah kapling dan sempat menawarkan kopi kepada korban.

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

"Dia cerita kalau punya kaplingan di situ, kemudian nawarin kopi dan pinjam sepeda motor bapak saya dengan alasan mau beli kopi. Setelah beberapa saat bapak baru sadar, orang itu tidak kembali dan sepeda motornya sudah dibawa pergi," jelas Dian.

Dian curiga pelaku sudah beraksi di beberapa tempat. Dugaan itu muncul setelah ia membagikan kronologi kejadian di media sosial. Ada netizen yang mengaku pernah mengalami hal serupa dengan ciri pelaku yang mirip.

"Ada yang komentar di postingan Facebook saya kalau pernah jadi korban juga. Diduga pelakunya orang yang sama dan sudah banyak korbannya. Sepeda motor bapak saya yang dibawa kabur pelaku itu Honda Supra 125 warna hitam dengan nopol W 4267 XL," katanya.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Hingga saat ini pihak keluarga belum membuat laporan resmi ke kepolisian. Namun Dian sudah mengunggah rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian ke grup Facebook Info Lantas Mojokerto. Rekaman itu memperlihatkan awal kedatangan pelaku hingga saat korban dibonceng.

"Belum lapor polisi. Tapi ada rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian, mulai pelakunya yang datang dan dibonceng bapak saya, saya posting. Semoga dengan postingan saya, pelaku bisa tertangkap dan sepeda motor bapak saya kembali," harapnya.

Keluarga meminta bantuan warga yang melihat atau mengetahui keberadaan motor bapaknya tersebut agar segera memberikan informasi.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.