Sabtu, 05 Sep 2026 19:39 WIB

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 22 Jul 2026 17:37 WIB
Pemasangan box culvert untuk pembangunan Jembatan Kedungbanteng-Balongdowo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Pemasangan box culvert untuk pembangunan Jembatan Kedungbanteng-Balongdowo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Harapan warga terhadap pembangunan jembatan penghubung Desa Kedungbanteng dan Desa Balongdowo akhirnya mulai menemukan titik terang. 

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Baca Juga: Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana kembali meninjau langsung perkembangan pekerjaan di lokasi pada Rabu (22/7/2026). 

Progres pembangunan terus berjalan setelah sebelumnya dilakukan berbagai pekerjaan persiapan secara gotong royong bersama warga setempat.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi itu selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.Selain mendukung aktivitas sehari-hari, keberadaannya juga dinilai penting untuk menunjang akses ekonomi dan transportasi warga di kedua desa.

Pembangunan jembatan tersebut menarik perhatian karena dibiayai menggunakan dana pribadi Mimik Idayana. Langkah itu diambil untuk mempercepat penyelesaian proyek yang telah lama diusulkan masyarakat namun belum juga terealisasi.

Baca Juga: Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Menurut Mimik, usulan pembangunan jembatan sebenarnya telah disampaikan sejak sekitar empat tahun lalu. Namun hingga kini belum ada realisasi sehingga masyarakat masih harus menghadapi keterbatasan akses penghubung antardesa.

“Jembatan ini sudah diusulkan sekitar empat tahun, tetapi belum terealisasi. Saya tidak ingin masyarakat terus menunggu, sehingga saya berinisiatif membantu agar pembangunannya segera selesai dan bisa dimanfaatkan warga,” katanya.

Tahapan pembangunan saat ini memasuki proses pemasangan box culvert setelah sejumlah pekerjaan awal diselesaikan. Mulai dari pemasangan trucuk bambu, pembuatan tanggul sementara, hingga penyedotan air di area proyek dilakukan secara swadaya dengan melibatkan partisipasi warga.

Baca Juga: Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Selain memantau pekerjaan konstruksi, Mimik juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan minyak goreng sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hadir di lokasi pembangunan.

Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo itu disambut hangat warga. Ucapan "Maturnuwun, Bu Mimik" berkali-kali terdengar sebagai ungkapan rasa syukur karena pembangunan jembatan yang lama dinantikan akhirnya dapat dimulai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.

1,4 Juta Penerima Bansos Terindikasi Judol, Mensos Gus Ipul Mulai Sisir Data dan Siapkan Sanksi ASN

Langkah ini diambil memastikan transaksi tersebut benar-benar dilakukan oleh penerima manfaat atau akibat penyalahgunaan identitas dan rekening oleh pihak lain.