Rabu, 22 Jul 2026 18:20 WIB

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

  • Penulis : Ariyanto
  • | Rabu, 22 Jul 2026 17:37 WIB
Pemasangan box culvert untuk pembangunan Jembatan Kedungbanteng-Balongdowo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).
Pemasangan box culvert untuk pembangunan Jembatan Kedungbanteng-Balongdowo. (Foto: Ariyanto/selalu.id).

selalu.id - Harapan warga terhadap pembangunan jembatan penghubung Desa Kedungbanteng dan Desa Balongdowo akhirnya mulai menemukan titik terang. 

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana kembali meninjau langsung perkembangan pekerjaan di lokasi pada Rabu (22/7/2026). 

Progres pembangunan terus berjalan setelah sebelumnya dilakukan berbagai pekerjaan persiapan secara gotong royong bersama warga setempat.

Jembatan yang menghubungkan wilayah Kecamatan Tanggulangin dan Kecamatan Candi itu selama ini menjadi kebutuhan mendesak masyarakat.Selain mendukung aktivitas sehari-hari, keberadaannya juga dinilai penting untuk menunjang akses ekonomi dan transportasi warga di kedua desa.

Pembangunan jembatan tersebut menarik perhatian karena dibiayai menggunakan dana pribadi Mimik Idayana. Langkah itu diambil untuk mempercepat penyelesaian proyek yang telah lama diusulkan masyarakat namun belum juga terealisasi.

Baca Juga: MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Menurut Mimik, usulan pembangunan jembatan sebenarnya telah disampaikan sejak sekitar empat tahun lalu. Namun hingga kini belum ada realisasi sehingga masyarakat masih harus menghadapi keterbatasan akses penghubung antardesa.

“Jembatan ini sudah diusulkan sekitar empat tahun, tetapi belum terealisasi. Saya tidak ingin masyarakat terus menunggu, sehingga saya berinisiatif membantu agar pembangunannya segera selesai dan bisa dimanfaatkan warga,” katanya.

Tahapan pembangunan saat ini memasuki proses pemasangan box culvert setelah sejumlah pekerjaan awal diselesaikan. Mulai dari pemasangan trucuk bambu, pembuatan tanggul sementara, hingga penyedotan air di area proyek dilakukan secara swadaya dengan melibatkan partisipasi warga.

Baca Juga: Diperas, Kehilangan Kerja dan Foto Syurnya Tersebar: Ibu di Sidoarjo Awalnya Hanya Pinjam Rp200 Ribu

Selain memantau pekerjaan konstruksi, Mimik juga menyempatkan diri berinteraksi dengan warga sekitar. Dalam kesempatan tersebut, ia membagikan minyak goreng sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat yang hadir di lokasi pembangunan.

Kehadiran orang nomor dua di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo itu disambut hangat warga. Ucapan "Maturnuwun, Bu Mimik" berkali-kali terdengar sebagai ungkapan rasa syukur karena pembangunan jembatan yang lama dinantikan akhirnya dapat dimulai.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.