Senin, 02 Feb 2026 02:57 WIB

Pelindo Regional 3 Prediksi Kenaikan Penumpang 10 Persen di Lebaran 2025

Pelindo Regional 3
Pelindo Regional 3

selalu.id – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 telah menyiapkan berbagai langkah strategis guna menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2025. Dengan adanya cuti bersama yang cukup panjang dari 28 Maret hingga 7 April 2025 serta penerapan Work From Anywhere (WFA) bagi ASN dan pegawai BUMN, jumlah pemudik diprediksi meningkat sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah penumpang tahun ini diperkirakan mencapai 725.631 orang.

Sebagai bagian dari persiapan, Pelindo Regional 3 telah melakukan berbagai upaya untuk memastikan kelancaran dan kenyamanan penumpang di terminal-terminal utama, termasuk Perbaikan dan peningkatan fasilitas terminal, seperti ruang tunggu, toilet, ruang laktasi, dan mushola. Penambahan petugas operasional untuk memberikan pelayanan optimal. 

Pemberian prioritas bagi kelompok rentan, termasuk lansia, ibu hamil, anak-anak, dan penyandang disabilitas. Senior Manager Hukum dan Humas Pelindo Regional 3, Karlinda Sari, menyampaikan bahwa persiapan di seluruh terminal telah dilakukan secara optimal untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

"Kami telah menyiapkan berbagai strategi guna menghadapi lonjakan arus mudik tahun ini. Dengan proyeksi peningkatan 10 persen dibandingkan tahun lalu, seluruh terminal di bawah Pelindo Regional 3 telah meningkatkan fasilitas, menambah petugas, serta memperketat koordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus penumpang. Kami ingin memastikan perjalanan pemudik berjalan aman dan nyaman," ujar Karlinda Sari kepada selalu.id, Sabtu (22/3/2025).

Dalam upaya peningkatan layanan dan hal hal lainnya Pelindo juga telah melakukan Koordinasi dengan BMKG, KSOP, dan otoritas pelayaran guna mengantisipasi kondisi cuaca selama arus mudik.
Peningkatan pengamanan terpadu, termasuk alokasi 25% tenaga keamanan tambahan dan patroli rutin di titik-titik rawan. Penyediaan posko kesehatan dan petugas medis untuk menangani keadaan darurat.

Selain kesiapan dari sisi pelayanan, arus kendaraan yang menggunakan layanan Roro juga diperkirakan meningkat sebesar 10 persen dari tahun lalu, mencapai lebih dari 97.189 unit. Untuk itu, pengaturan jalur lalu lintas serta area parkir di pelabuhan telah disiapkan guna menghindari kepadatan. "Dengan berbagai upaya ini, Pelindo Regional 3 berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pemudik agar perjalanan mereka nyaman, aman, dan lancer," Pungkas Karlinda Sari.

Pelindo Regional 3 saat ini mengelola 20 terminal penumpang di 7 provinsi, sejumlah pelabuhan dan terminal penumpang diprediksi mengalami kepadatan sejak 7 hari sebelum dan sesudah lebaran diantarannya  Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Pelabuhan Kumai hingga Pelabuhan Tenau Kupang.

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.