Senin, 02 Feb 2026 05:12 WIB

Pemkot Surabaya Promosikan Hampers Lebaran UMKM Lokal, Ini Tempatnya  

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 21 Mar 2025 12:26 WIB
Hampers UMKM Lokal
Hampers UMKM Lokal

selalu.id – Menyambut Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah/2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali memberikan dukungan penuh bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan mempromosikan hampers Lebaran berkualitas melalui Surabaya Kriya Galeri (SKG).

 

Baca Juga: Jelang Nataru, Permintaan Hampers UMKM Lokal di Surabaya Kriya Gallery Meningkat

Inisiatif ini bertujuan meningkatkan daya saing produk lokal serta memperluas pasar bagi pelaku UMKM di Kota Pahlawan.

 

Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Surabaya, Rini Indriyani, menyampaikan bahwa produk di SKG telah melalui proses kurasi ketat, sehingga hanya yang berkualitas terbaik yang ditawarkan kepada masyarakat.

 

“Semua produk di SKG sudah melewati seleksi ketat, sehingga kualitasnya terjamin. Ini kesempatan bagi masyarakat untuk berbagi kebahagiaan sekaligus mendukung UMKM lokal,” ujar Rini, Kamis (20/3/2025).

 

Menurutnya, SKG menyediakan berbagai jenis hampers yang bisa disesuaikan dengan selera dan anggaran pelanggan, mulai dari makanan khas, kue kering, hingga kerajinan tangan dan aksesori.

 

“Kami menawarkan berbagai varian hampers yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan. Bahkan, masyarakat bisa memesan hampers secara custom agar lebih personal dan sesuai anggaran,” tambahnya.

 

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

Pemesanan hampers dibuka hingga 26 Maret 2025, dengan batas akhir pengiriman pada 27 Maret 2025. Masyarakat dapat membeli langsung di SKG Siola dan SKG Merr atau melalui platform digital seperti Instagram resmi @surabayakriyagallery_ serta situs https://peken.surabaya.go.id.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Dewi Soeriyawati, menyebutkan bahwa jumlah UMKM yang ikut serta dalam program ini terus bertambah setiap tahun. Hal ini menunjukkan tingginya antusiasme pelaku usaha dalam memanfaatkan momen Lebaran untuk meningkatkan penjualan.

 

“Setiap tahun, kami melihat peningkatan jumlah UMKM yang berpartisipasi dalam program hampers Lebaran. Tahun ini, variasi produk yang tersedia juga semakin beragam, sehingga pelanggan memiliki lebih banyak pilihan,” ungkapnya.

 

Baca Juga: Workshop Unair-BPDP Dorong UMKM Jawa Timur Olah Sawit Jadi Produk Kreatif

Dewi menambahkan bahwa pesanan hampers tidak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga dari instansi, perusahaan, dan hotel yang ingin memberikan bingkisan spesial kepada karyawan maupun mitra bisnis mereka.

 

Dengan adanya program ini, Pemkot Surabaya berharap UMKM lokal semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

 

“Kami ingin memastikan UMKM Surabaya terus maju dan mendapat dukungan penuh dari masyarakat. Mari rayakan Lebaran dengan berbagi hampers istimewa sekaligus mendukung usaha lokal,” pungkas Dewi.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.