Jumat, 05 Jun 2026 11:57 WIB

Sungai Karah Tak Mampu Tampung Hujan, Pemkot Surabaya Bangun Rumah Pompa

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Mar 2025 13:02 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Sungai di Jalan Karah kembali meluap saat hujan deras mengguyur Kota Surabaya. Akibatnya, wilayah sekitarnya seperti Wonocolo dan Ketintang Baru kerap tergenang.

Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan langkah strategis dengan membangun rumah pompa dan memperlebar saluran air untuk mengatasi masalah ini.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa salah satu solusi utama adalah pembangunan rumah pompa di Karah Agung.

Pompa ini akan mengalihkan aliran air dari Kebonsari dan Karah Agung agar tidak langsung masuk ke saluran Wonorejo, yang selama ini menjadi titik utama penampungan air.

“Jika aliran air dari Karah langsung masuk ke Wonorejo tanpa pemotongan, maka wilayah Wonocolo dan Ketintang Baru akan tetap banjir. Oleh karena itu, kita bangun rumah pompa untuk mengarahkan air ke saluran yang lebih tepat,” jelas Eri, Senin (17/3/2025).

Selain itu, Pemkot Surabaya juga akan memperlebar saluran air menuju Bozem Aquatic. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi beban sungai di Jalan Karah serta mengurangi risiko genangan di Wonocolo dan sekitarnya.

Tak hanya di Karah, Eri juga menyoroti kawasan Jalan Gayungsari Barat yang sering mengalami banjir karena lokasinya jauh dari tempat penampungan air.

Untuk mengatasi hal ini, Pemkot akan membangun jaringan saluran air baru yang menghubungkan Gayungsari ke Kebon Agung dan Jalan Ahmad Yani.

“Aliran air dari Gayungsari akan kita arahkan ke dua saluran utama, yaitu ke Kebon Agung dan ke tengah Jalan Ahmad Yani, agar distribusi air lebih merata dan tidak menumpuk di satu titik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Eri menegaskan bahwa seluruh proyek ini ditargetkan selesai pada 2025. Selain menangani banjir di Surabaya Selatan, Pemkot juga menyiapkan solusi untuk 39 titik banjir lainnya di berbagai wilayah Kota Pahlawan.

“Jika Karah dan Wonocolo sudah aman, maka Jemursari dan wilayah sekitarnya juga bisa terbebas dari banjir,” pungkasnya.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.