Kamis, 04 Jun 2026 12:17 WIB

Selain Hujan Deras, Ini Penyebab Danau Unesa Lidah Meluap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Mar 2025 12:39 WIB

Selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Sabtu (15/3) sore menyebabkan Danau Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang ada di Lidah Kulon meluap. Tumpahan air dari danau tersebut meluber ke jalan raya, mengganggu arus lalu lintas dan membuat beberapa kendaraan mogok.

Kepala Bidang Drainase Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengungkapkan bahwa genangan air di kawasan Surabaya Barat terjadi akibat meluapnya beberapa sungai setelah hujan deras.

Baca Juga: Mitigasi BPBD dalam Antisipasi Kekeringan di Jawa Timur, Begini Imbauannya

“Untuk banjir di Surabaya Barat karna sungai seperti sungai Kali Balong, Sungai Kandangan, Saluran Babat Jerawat tak bisa menampung debit air,” kata Windo saat dihubungi Selalu.id, Minggu (16/3/2025)

Ia menambahkan, Danau Unesa Lidah Kulon juga meluap karena sudah melebihi kapasitas tampungan air.

“Sungai Unesa sudah tidak bisa menampung air hujan yang terjadi, sudah melebihi kapasitas tampungan dari sungai-sungai tersebut,” jelasnya.

Pihaknya pun segera melakukan penanganan agar genangan cepat surut. Hasilnya, dalam waktu 1,5 jam, air berhasil menyusut.

Baca Juga: Sempat Vakum, Campus League Surabaya Kembali Dorong Ekosistem Basket Kampus

“1,5 jam mbak surutnya, ini karena sungainya meluap semua,” ujarnya.

Beredar video yang memperlihatkan kondisi genangan di sekitar Danau Unesa hingga meluber ke jalan raya. Beberapa kendaraan yang melintas tampak mogok akibat terjebak banjir.

“Hujan deras yang mengguyur Surabaya hari ini membuat Danau Unesa Lidah meluap, menggenangi jalan dan menyebabkan banyak kendaraan mogok. Para pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif agar tidak terjebak banjir,” tulis akun media sosial Ini_Surabaya, Sabtu malam.

Baca Juga: Pengamat: Soekarno Cup U-17 Berpotensi Dongkrak Elektabilitas Eri Cahyadi

Warganet juga menyoroti kondisi drainase di sekitar Uneasa. Mereka menilai selokan dan gorong-gorong di kawasan tersebut perlu lebih diperhatikan dan dibersihkan secara rutin.

“Harus dibersihkan selokan di sekitar Unesa, baik dari Dukuh Karangan sampai Lidah Wetan. Jangan nunggu walikotanya yang bekerja dan dimarahi warga. Anda semua harus memahami DLAM membuang sampah di tempatnya,” komentar akun @yufy1451.

“Gak tau dibersihin gorong-gorongnya. Makane setengah jam banjir,” tulis akun @jukim29_.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.