Rabu, 22 Jul 2026 12:22 WIB

Selain Hujan Deras, Ini Penyebab Danau Unesa Lidah Meluap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Mar 2025 12:39 WIB

Selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Sabtu (15/3) sore menyebabkan Danau Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang ada di Lidah Kulon meluap. Tumpahan air dari danau tersebut meluber ke jalan raya, mengganggu arus lalu lintas dan membuat beberapa kendaraan mogok.

Kepala Bidang Drainase Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengungkapkan bahwa genangan air di kawasan Surabaya Barat terjadi akibat meluapnya beberapa sungai setelah hujan deras.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Untuk banjir di Surabaya Barat karna sungai seperti sungai Kali Balong, Sungai Kandangan, Saluran Babat Jerawat tak bisa menampung debit air,” kata Windo saat dihubungi Selalu.id, Minggu (16/3/2025)

Ia menambahkan, Danau Unesa Lidah Kulon juga meluap karena sudah melebihi kapasitas tampungan air.

“Sungai Unesa sudah tidak bisa menampung air hujan yang terjadi, sudah melebihi kapasitas tampungan dari sungai-sungai tersebut,” jelasnya.

Pihaknya pun segera melakukan penanganan agar genangan cepat surut. Hasilnya, dalam waktu 1,5 jam, air berhasil menyusut.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

“1,5 jam mbak surutnya, ini karena sungainya meluap semua,” ujarnya.

Beredar video yang memperlihatkan kondisi genangan di sekitar Danau Unesa hingga meluber ke jalan raya. Beberapa kendaraan yang melintas tampak mogok akibat terjebak banjir.

“Hujan deras yang mengguyur Surabaya hari ini membuat Danau Unesa Lidah meluap, menggenangi jalan dan menyebabkan banyak kendaraan mogok. Para pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif agar tidak terjebak banjir,” tulis akun media sosial Ini_Surabaya, Sabtu malam.

Baca Juga: Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

Warganet juga menyoroti kondisi drainase di sekitar Uneasa. Mereka menilai selokan dan gorong-gorong di kawasan tersebut perlu lebih diperhatikan dan dibersihkan secara rutin.

“Harus dibersihkan selokan di sekitar Unesa, baik dari Dukuh Karangan sampai Lidah Wetan. Jangan nunggu walikotanya yang bekerja dan dimarahi warga. Anda semua harus memahami DLAM membuang sampah di tempatnya,” komentar akun @yufy1451.

“Gak tau dibersihin gorong-gorongnya. Makane setengah jam banjir,” tulis akun @jukim29_.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.