Rabu, 22 Jul 2026 16:59 WIB

Selain Hujan Deras, Ini Penyebab Danau Unesa Lidah Meluap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 16 Mar 2025 12:39 WIB

Selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Surabaya pada Sabtu (15/3) sore menyebabkan Danau Universitas Negeri Surabaya (Unesa) yang ada di Lidah Kulon meluap. Tumpahan air dari danau tersebut meluber ke jalan raya, mengganggu arus lalu lintas dan membuat beberapa kendaraan mogok.

Kepala Bidang Drainase Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, mengungkapkan bahwa genangan air di kawasan Surabaya Barat terjadi akibat meluapnya beberapa sungai setelah hujan deras.

Baca Juga: 440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Untuk banjir di Surabaya Barat karna sungai seperti sungai Kali Balong, Sungai Kandangan, Saluran Babat Jerawat tak bisa menampung debit air,” kata Windo saat dihubungi Selalu.id, Minggu (16/3/2025)

Ia menambahkan, Danau Unesa Lidah Kulon juga meluap karena sudah melebihi kapasitas tampungan air.

“Sungai Unesa sudah tidak bisa menampung air hujan yang terjadi, sudah melebihi kapasitas tampungan dari sungai-sungai tersebut,” jelasnya.

Pihaknya pun segera melakukan penanganan agar genangan cepat surut. Hasilnya, dalam waktu 1,5 jam, air berhasil menyusut.

Baca Juga: Ketika Kota DIbangun untuk Beton, Bukan untuk Air

“1,5 jam mbak surutnya, ini karena sungainya meluap semua,” ujarnya.

Beredar video yang memperlihatkan kondisi genangan di sekitar Danau Unesa hingga meluber ke jalan raya. Beberapa kendaraan yang melintas tampak mogok akibat terjebak banjir.

“Hujan deras yang mengguyur Surabaya hari ini membuat Danau Unesa Lidah meluap, menggenangi jalan dan menyebabkan banyak kendaraan mogok. Para pengendara diimbau untuk berhati-hati dan mencari jalur alternatif agar tidak terjebak banjir,” tulis akun media sosial Ini_Surabaya, Sabtu malam.

Baca Juga: Bikin Ngelus Dada, Ternyata Ini Penyebab Surabaya Banjir Hari Ini

Warganet juga menyoroti kondisi drainase di sekitar Uneasa. Mereka menilai selokan dan gorong-gorong di kawasan tersebut perlu lebih diperhatikan dan dibersihkan secara rutin.

“Harus dibersihkan selokan di sekitar Unesa, baik dari Dukuh Karangan sampai Lidah Wetan. Jangan nunggu walikotanya yang bekerja dan dimarahi warga. Anda semua harus memahami DLAM membuang sampah di tempatnya,” komentar akun @yufy1451.

“Gak tau dibersihin gorong-gorongnya. Makane setengah jam banjir,” tulis akun @jukim29_.

Editor : Yasin
Berita Terbaru

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Ditetapkan Tersangka Korupsi Rp10,2 Miliar

Berdasarkan hasil penyidikan, sekitar Rp7 miliar dari total kerugian negara diduga digunakan untuk kepentingan pribadi tersangka.

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.