Kamis, 22 Okt 2026 14:51 WIB

Dua JPO Baru Akan Dibangun di Jalan Ahmad Yani Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Mar 2025 17:03 WIB
JPO jalan Ahmad Yani
JPO jalan Ahmad Yani

selalu.id– Pembangunan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) UINSA-Ubhara terus berprogres dan ditargetkan rampung pada Mei 2025 mendatang. Nantinya, sejumlah JPO akan dibangun lagi di kawasan Jalan Ahmad Yani tersebut.

Kabid Lalu Lintas (Lalin) Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya, Irwan Andeska mengatakan bahwa pihaknya hanya menangani aspek keselamatan dan penentuan lokasi JPO.

"Terkait  CSR atau kerja sama pembangunan dengan pihak ketiga bukan ranah Dishub untuk menjawab. Kami hanya terkait penentuan titik JPO dan aspek keselamatan pengguna lalu lintas,” ujarnya, Jumat (14/3/2025).

Nanti, kata dia, bakal ada dua JPO lagi yang akan dibangun di kawasan tersebut.

"Setahu saya ada dua lagi yang akan dibangun Depan Sekolah Bhayangkari - Depan RSAL dan Depan Pusvetma - Depan Maspion Square,"  ujarnya.

Meski begitu, dua bangunan JPO tersebut masih tahap proses perizinan dari pemerintah pusat.

"Iya masih proses untuk melengkapi perizinan,” tambahnya.

Proyek ini diumumkan sendiri oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Ia memastikan bahwa proyek JPO UINSA-Ubhara tidak menggunakan dana APBD, melainkan didanai melalui kolaborasi dengan dunia usaha.

“Sopo sing sering lewat Jalan Ahmad Yani iki rek? Wis mulai ketok kan JPO sing saiki bener-bener menghubungkan UINSA sampek Ubhara. JPO ini ditargetkan rampung 100 persen Mei 2025. Saat ini memang sudah bisa dilewati pejalan kaki, cuma kudu ekstra hati-hati yo,” ujar Eri dalam unggahannya di media sosial.

Ia juga menanggapi permintaan warga terkait pembangunan JPO di depan Royal Plaza, yang dianggap sangat diperlukan.

“Oh iyo rek, onok sing takok sisan ‘Ngarep Royal kapan dibangun JPO pak?’, ‘Royal-RSAL perlu JPO juga’. Tenang rek, tak spill tipis-tipis ya. Tahun ini sudah ada pembahasan soal JPO depan Royal Plaza itu. Saat ini sedang didiskusikan soal izinnya bersama Balai Teknik Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan. Kan iku jembatane dibangun duwur rel sisan rek, Pemkot Surabaya gak melok duwe lahane. Dungano lancar prosese, biar JPO ngarep Royal dibangun sisan. Aamiin,” pungkasnya.

Menanggapi itu,  Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, mengaku belum mengetahui secara detail proyek JPO ini karena tidak pernah dibahas dalam APBD.

“Cuman karena tidak masuk APBD. Secara detailnya, nanti itu juga di Dinas Perhubungan ya mestinya. Itu kan CSR. Coba nanti pada waktu evaluasi, perlu kita panggil lagi, nanti kita coba tanyakan,” jelas Aning.

“Saya juga baru tahu di Medsos Wali Kota. Kalau tidak ada di APBD kan memang tidak pernah. Kita tuh poksi, kita kan mengawal APBD,” tambahnya.

Meski begitu, Politisi PKS itu mengapresiasi pembangunan JPO yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

“Itu (JPO) bagus sebetulnya dari sisi kemanfaatannya. Bagus untuk masyarakat karena memang sangat dibutuhkan di daerah situ ya. Juga dari sisi estetika juga bagus. Cuman kan kita belum memahami secara utuh informasi terkait dengan JPO itu sendiri,” pungkasnya.

Baca Juga: Hilangkan Stigma Kampung Narkoba, Pemkot Surabaya Siapkan Langkah Bagi Warga Jalan Kunti 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,