Sabtu, 06 Jun 2026 07:02 WIB

Terminal Petikemas Surabaya Siap Hadapi Lonjakan Kargo Lebaran 2025

Terminal Petikemas
Terminal Petikemas

selalu.id – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memastikan kesiapannya menghadapi lonjakan aktivitas bongkar muat peti kemas selama periode peak season yang meliputi Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan cuti bersama tahun 2025.  Antisipasi ini dilakukan mengingat peningkatan volume kargo yang signifikan setiap tahunnya selama periode libur panjang tersebut. 

Faktor-faktor yang mempengaruhi peningkatan aktivitas meliputi meningkatnya permintaan barang konsumsi menjelang Idul Fitri, pembatasan operasional truk di jalan raya, serta libur nasional dan cuti bersama yang berdampak pada kepadatan lalu lintas barang.  Potensi penumpukan di pelabuhan asal dan tujuan juga menjadi pertimbangan utama.

Untuk mengatasi potensi peningkatan Yard Occupancy Ratio (YOR) atau rasio okupansi lapangan penumpukan, TPS telah menyiapkan sejumlah strategi.  Koordinasi intensif dengan pihak Bea Cukai menjadi langkah awal untuk mengatur area penumpukan peti kemas impor dan ekspor secara efisien.  Pembersihan lapangan penumpukan peti kemas impor (housekeeping) juga dilakukan untuk menciptakan ruang yang cukup bagi kedatangan peti kemas baru pasca pembongkaran kapal.

Sebagai upaya peningkatan kapasitas, TPS akan meningkatkan tinggi tumpukan peti kemas (stack height) hingga 5 tingkat untuk kapal feeder.  Langkah ini akan meningkatkan kapasitas penumpukan peti kemas ekspor menuju Singapura dan Tanjung Pelepas, Malaysia.  Untuk peti kemas yang telah melebihi batas waktu penumpukan (lebih dari 3 hari) sesuai Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM 25 Tahun 2017, TPS akan melakukan Pemindahan Lokasi Penimbunan (PLP) ke Lini II di luar area TPS.

Direktur Operasi TPS, Rino Wisnu Putro, menyatakan kesiapan penuh TPS dalam menghadapi peak season ini.  "Kami telah melakukan persiapan menyeluruh, mulai dari operasional, sumber daya manusia,  teknologi informasi, hingga aspek keselamatan dan keamanan," ujar Rino. 

TPS berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan memastikan kelancaran arus barang selama periode sibuk ini. Dari sisi operasional, TPS akan beroperasi 24 jam non-stop selama tujuh hari dalam seminggu, kecuali pada Hari H Idul Fitri.  Operasional akan kembali normal pada H+1 mulai pukul 00.01 WIB.  Layanan pelanggan (customer service) TPS beroperasi 24/7 dan dapat dihubungi melalui telepon di (031) 320 2020 atau email [email protected] untuk menjawab pertanyaan dan keluhan pengguna jasa.

Dengan berbagai persiapan yang matang ini, TPS optimis mampu menjaga kelancaran operasional dan memberikan layanan prima kepada seluruh pengguna jasa selama peak season Libur Hari Raya Nyepi, Idul Fitri, dan cuti bersama tahun 2025.  TPS berkomitmen untuk menjadi mitra andalan dalam menunjang kelancaran arus barang dan perekonomian nasional.  Pihaknya juga terus berinovasi dan meningkatkan kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan pengguna jasa yang terus berkembang.  Kesiapan ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi para pengguna jasa TPS dalam menghadapi periode peak season mendatang.

Baca Juga: Kinerja Arus Terminal Petikemas Surabaya Catatkan Tren Positif, Berikut Rinciannya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.