Jumat, 05 Jun 2026 01:10 WIB

Pemkot Surabaya Akan Datangi Rumah-rumah Warga untuk Divaksin Booster

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Jan 2022 17:25 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemkot Surabaya akan melakukan vaksinasi booster secara door to door atau mendatangi rumah ke rumah. Metode ini menyasar untuk para warga lansia Surabaya yang sudah terdaftar dalam situs LawanCovid.

"Jadi, melalui Surabaya LawanCovid, nanti sudah ada nama-nama lansia untuk datang ke balai RW. Kalau tidak bisa datang, kami lakukan door to door,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Sebanyak sebanyak 80.747 lansia dengan KTP Surabaya, jadi target vaksinasi booster ini. Namun karena ketersediaan stok vaksin yang terbatas, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

"Artinya ini sudah habis, karena untuk booster hanya bisa jenis vaksin Pfizer, Moderna, Astrazeneca. Untuk vaksin booster, ketersediaan masih menunggu dropping alokasi dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” tambah Eri.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Untuk saat ini Pemkot Surabaya sedang menunggu kedatangan vaksin booster dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat. "Kalau hari ini terkirim lagi, maka kita bisa lakukan vaksinasi pada hari senin," lanjut Eri.

Berdasarkan data per Jumat (14/1/2022), vaksin booster sudah menyasar 15.288 lansia atau sekitar 6,07 persen. Capaian ini akan bertambah, seiring penambahan jumlah vaksin yang didistribusikan pusat ke Surabaya.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi booster hanya menyasar lansia. Sedangkan pelaksanaan vaksin booster untuk masyarakat umum, masih menunggu Surat Edaran resmi dan petunjuk teknis dari Kemenkes RI.

Sementara itu, Surabaya masih memiliki ketersediaan vaksin sinovac dosis satu dan dua dengan jumlah yang relatif cukup, yakni 11 ribu dosis. Sementara untuk vaksin jenis Pfizer dosis sati dan dua, tinggal dua ribu dosis. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.