Selasa, 21 Jul 2026 21:35 WIB

Pemkot Surabaya Akan Datangi Rumah-rumah Warga untuk Divaksin Booster

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 17 Jan 2022 17:25 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Pemkot Surabaya akan melakukan vaksinasi booster secara door to door atau mendatangi rumah ke rumah. Metode ini menyasar untuk para warga lansia Surabaya yang sudah terdaftar dalam situs LawanCovid.

"Jadi, melalui Surabaya LawanCovid, nanti sudah ada nama-nama lansia untuk datang ke balai RW. Kalau tidak bisa datang, kami lakukan door to door,” kata Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, Minggu (16/1/2022).

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Sebanyak sebanyak 80.747 lansia dengan KTP Surabaya, jadi target vaksinasi booster ini. Namun karena ketersediaan stok vaksin yang terbatas, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara bertahap.

"Artinya ini sudah habis, karena untuk booster hanya bisa jenis vaksin Pfizer, Moderna, Astrazeneca. Untuk vaksin booster, ketersediaan masih menunggu dropping alokasi dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat,” tambah Eri.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Untuk saat ini Pemkot Surabaya sedang menunggu kedatangan vaksin booster dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Pusat. "Kalau hari ini terkirim lagi, maka kita bisa lakukan vaksinasi pada hari senin," lanjut Eri.

Berdasarkan data per Jumat (14/1/2022), vaksin booster sudah menyasar 15.288 lansia atau sekitar 6,07 persen. Capaian ini akan bertambah, seiring penambahan jumlah vaksin yang didistribusikan pusat ke Surabaya.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sejauh ini, pelaksanaan vaksinasi booster hanya menyasar lansia. Sedangkan pelaksanaan vaksin booster untuk masyarakat umum, masih menunggu Surat Edaran resmi dan petunjuk teknis dari Kemenkes RI.

Sementara itu, Surabaya masih memiliki ketersediaan vaksin sinovac dosis satu dan dua dengan jumlah yang relatif cukup, yakni 11 ribu dosis. Sementara untuk vaksin jenis Pfizer dosis sati dan dua, tinggal dua ribu dosis. (Ade/SL2)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.