Senin, 09 Nov 2026 04:48 WIB

Ringkus 12 Tersangka Curanmor Antar-Kabupaten, 1 Tersangka Ditembak Mati

Komplotan tersangka curanmor
Komplotan tersangka curanmor

selalu.id –  Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) berhasil membongkar sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beroperasi di wilayah Jawa Timur, meliputi Surabaya, Pasuruan, Probolinggo, Jember, dan Banyuwangi.  Sebanyak 12 tersangka telah diamankan, satu diantaranya ditembak mati karena melawan petugas.  Pengungkapan kasus ini berlangsung sejak Februari hingga saat ini.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim, AKBP Arbaridi Jumhur, menjelaskan bahwa komplotan ini kerap beraksi secara acak, mengincar sepeda motor yang terparkir di tempat sepi dan minim pengawasan.  Sasaran mereka beragam, mulai dari area parkir masjid, mess karyawan, hingga ruko.  "Mereka beraksi baik siang maupun malam hari, tergantung situasi," ungkap AKBP Jumhur saat ditemui di Mapolda Jatim, Jumat (7/3/2025).

Para pelaku menggunakan kunci T modifikasi untuk melancarkan aksinya.  Sepeda motor hasil curian kemudian dijual dengan harga jauh di bawah harga pasaran, rata-rata Rp 4.000.000,- per unit.  Uang hasil penjualan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan foya-foya.

Dari 12 tersangka yang ditangkap, terdapat peran yang berbeda-beda.  Sebagian berperan sebagai pencuri, sementara yang lain bertindak sebagai penadah.  Tersangka berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Pasuruan, Malang, Jember, Lumajang, Probolinggo, dan Surabaya.

Barang bukti yang berhasil diamankan cukup banyak, meliputi 9 unit sepeda motor berbagai merek, 3 kunci T, 2 mata gerinda, BPKB, serta sejumlah barang pribadi tersangka.

Berikut data tersangka diantaranya yakni; WM (36), MS (35) dan AS (31) warga Pasuruan, K (24) warga Malang, MR (30) dan TAT (23) warga Jember, HA (34) warga Lumajang, E (31) warga Probolinggo, AK (34) dan B (40) warga Surabaya, M (45), warga Lumajang. Sementara itu tersangka AYE (29) warga Bangkalan terpaksa dilakukan tindakan tegas terukur (meninggal dunia) akibat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, yang ancaman hukumannya mencapai 7 tahun penjara.  AKBP Jumhur menambahkan bahwa pihaknya masih menyelidiki kemungkinan adanya tersangka lain yang terlibat dalam sindikat ini.  Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati dalam memarkir kendaraannya.

Baca Juga: Polda Jatim Gulung 1.212 Tersangka dalam Operasi Sikat Semeru 2026

Editor : Ading
Berita Terbaru

Peduli Krisis Air Bersih, SIER Salurkan 25.000 Liter Air dan Tiga Tandon untuk Warga Pasuruan

Dalam kegiatan tersebut, SIER menyalurkan bantuan berupa 25.000 liter air bersih serta tiga unit tandon air.

Presiden Prabowo Bertemu 10 Mantan Kapolri di Hambalang, Ada Apa?

Selain para mantan Kapolri, pertemuan itu juga dihadiri Kapolri Jenderal Suyudi, Panglima TNI Jenderal Agus Sudibyo, dan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

Gus Fawait Ajak Kader LSN Bersatu Dukung Pemerintahan Presiden Prabowo

Kegiatan ini dihadiri Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, jajaran Forkopimda Jember, pimpinan OPD, serta pengurus LSN.

Ibu Rumah Tangga hingga Akademisi Perempuan Turun Demo di Surabaya, Ini Lima Tuntutannya

Penyampaian aspirasi kali ini dikemas melalui pertunjukan seni, pembacaan puisi, musik biola, mimbar bebas hingga instalasi seni.

Pendemo Tolak Bunga Pemberian Polwan saat Demo di Taman Apsari Surabaya

Mereka membawa sejumlah aspirasi, salah satunya berkaitan dengan persoalan pajak pembalut.