Minggu, 18 Okt 2026 21:47 WIB

BPKH Perlu Ruang Lebih Banyak Kelola Dana Haji dengan Prinsip Kehati-hatian

Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). (Dok. BPKH/Ist).
Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). (Dok. BPKH/Ist).

selalu.id – Anggota Baleg DPR RI, Saleh Pertaonan Daulay, menilai Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) masih belum memiliki kekuatan yang cukup dalam regulasi saat ini.

Menurutnya, dalam UU Pengelolaan Keuangan Haji No 34 Tahun 2014, BPKH tampak "powerless" atau tidak mampu menjalankan mandatnya secara optimal.

Baca Juga: Keselamatan Jemaah Umrah Prioritas, Kemenhaj RI: Batasi Perjalanan di Saudi

Politisi Fraksi PAN ini menjelaskan bahwa penguatan BPKH sangat penting agar lembaga tersebut dapat menjalankan tugasnya dengan maksimal, termasuk dalam pengelolaan dan penempatan dana yang berdampak langsung pada manfaat jamaah haji.

"Diberikan ruang untuk investasi yang lebih menguntungkan harus tetap diimbangi dengan prinsip kehati-hatian. Uang haji adalah uang panas, investasi uang surga tapi panas. Hati-hati, salah guna bahaya," tegasnya dalam keterangan yang diterima selalu.id, Jumat (13/2/2026).

Baca Juga: Pemerintah Berikan Subsidi Rp3,2 Juta per Jemaah Haji

Saleh menekankan perlunya pembenahan dengan meninjau kembali seluruh pasal terkait kewenangan dan tanggung jawab BPKH dalam undang-undang.

"Penguatan struktur organisasi juga dinilai penting agar posisi BPKH lebih kokoh," jelasnya.

Baca Juga: Bocoran Subsidi BBM di RAPBN 2027 pada Rapat Paripurna Besok

Saleh menambahkan, nomenklatur dan posisi kelembagaan perlu diperkuat agar lebih berwibawa dan setara dalam komunikasi antar-lembaga.

"Sehingga pengelolaan haji dapat berjalan lebih profesional, aman, dan berpihak pada kepentingan jemaah," tandasnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.