Kamis, 22 Okt 2026 14:53 WIB

TPU Ngagel Rejo Darurat Lahan, Banyak Makam Tumpang Tindih

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 28 Feb 2025 15:52 WIB
TPU Ngagel Rejo
TPU Ngagel Rejo

selalu.id – Kepala Taman Pemakaman Umum (TPU) Ngagel Rejo Rudi Hartono mengungkapkan bahwa kuota makam di Makam Ngagel Rejo sudah mencapai batas penuh.

Rudy menyebut saat ini banyak makam yang terpaksa harus ditumpang tindih karena keterbatasan lahan.

“Ya, makam di sini sudah penuh. Sekarang banyak yang tumpang-tumpang, ada yang dua, tiga, bahkan kemarin ada yang sampai lima orang dalam satu makam,” ujar Rudy, saat dihubungi selalu.id, Jumat (28/2/2025).

Tumpang tindih ini, menurut Rudy, terjadi karena permintaan dari pihak keluarga untuk menumpang jenazah dalam satu makam. Hal tersebut diputuskan sesuai dengan amanah dari keluarga yang bersangkutan.

“Ada yang tumpang empat orang, bahkan kemarin ada yang sampai lima orang. Itu tergantung dari pihak keluarga, karena ini amanah mereka,” tambahnya.

Meskipun demikian, Rudy menegaskan bahwa ada aturan terkait dengan makam yang hanya dapat digunakan untuk keluarga yang sama.

“Makam di sini adalah makam keluarga, jadi tumpang tindihnya hanya satu kotak saja, artinya untuk keluarga yang bersangkutan saja,” jelasnya.

Terkait dengan durasi tumpang tindih, Rudy menjelaskan bahwa masa pemakaian makam bervariasi, tergantung pada kondisi dan permintaan keluarga.

Beberapa makam dapat digunakan dalam waktu satu hingga dua tahun, sementara yang lainnya bisa lebih lama.

“Tergantung dari kondisi tanah dan cuaca. Kadang ada yang harus lebih cepat diganti, karena kalau hujan tanah bisa amblas dan makamnya bisa rusak,” ungkapnya.

Mengenai kemungkinan untuk memindahkan jenazah ke makam lain, Rudy mengatakan pihaknya sering mengarahkan keluarga ke makam Keputih, yang memiliki lahan lebih luas.

“Kalau sudah penuh, kita arahkan ke makam Keputih, karena lahan di sana masih cukup luas,” ujarnya.

Meski saat ini Makam Ngagel Rejo sudah sangat penuh, Rudy menyebutkan bahwa pihaknya masih belum bisa memprediksi kapan kuota makam akan benar-benar habis.

Namun, ia menambahkan bahwa ada solusi dari pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terkait dengan penambahan lahan pemakaman.

“DLH sudah merencanakan penambahan lahan di lapangan bola Benowo, jadi nanti kalau sudah penuh di sini, kita bisa arahkan ke sana,” tutup Rudy.

Baca Juga: Surabaya Krisis Lahan Pemakaman, Wali Kota Eri Dorong Tradisi Makam Keluarga

Editor : Ading
Berita Terbaru

Ketua BEM Unair Ngaku Ditahan di Polda Jatim Gegara Dituduh Sebar Ajakan Kerusuhan

Ia juga menegaskan bahwa tuduhan mengenai gerakan yang dikondisikan tidaklah benar.

Peringatan Hari Santri, DPW PKB Jatim: Jihad Masa Kini adalah Melawan Karhutla

DPW PKB Jatim secara simbolis menyerahkan 5.000 bibit pohon kepada peserta apel sebagai wujud nyata komitmen menjaga kelestarian lingkungan.

Ruang Data Centre Lama Untag Terbakar, Satu PMK Diterjunkan

Alarm langsung berbunyi setelah muncul kepulan asap.

Carok di Sidoarjo, Pria Misterius Tewas dan Pedagang Es Degan Terluka

Polisi masih mendalami aksi pertengkaran berdarah yang mengakibatkan korban jiwa ini.

Perampokan Toko Emas di Jember, Pelaku Bawa Tas Isi Mata Uang Asing dan Valas Raib

Pelaku juga membacok pemilik toko emas murni Aliong dan ibunya.

67 Bangunan Liar di Frontage Road Sidoarjo Diratakan

selalu.id - Pemkab Sidoarjo menurunkan sekitar 600 personel gabungan untuk membongkar 67 bangunan liar di sepanjang frontage road di Kecamatan Waru, Gedangan,