Jumat, 04 Sep 2026 16:20 WIB

Marak Pengemis di Makam Ziarah, DLH Surabaya: Itu Warga Sekitar Cari Rezeki

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 26 Feb 2025 15:41 WIB
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto

selalu.id – Menjelang Ramadan, tradisi ziarah kubur atau megengan mulai ramai dilakukan masyarakat. Namun, di beberapa makam di Surabaya, marak hadir pengemis dan warga yang menawarkan berbagai jasa pun jadi perhatian.

“Biasanya, warga sekitar makam mencari rezeki dengan berbagai cara, seperti menjual bunga tabur, membersihkan rumput, atau membantu membawa air. Mereka tidak memaksa, hanya mengharapkan keikhlasan dari peziarah,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya, Dedik Irianto, saat dihubungi Selalu.id, Rabu (25/2/2025).

Dedik Irianto, menegaskan bahwa mereka bukan pengemis dalam arti memaksa, melainkan warga sekitar yang mencari penghasilan.

“Tapi untuk yang membersihkan rumput, apa, itu mereka sebetulnya ya minta keikhlasan pengunjung makam itu untuk memberikan sedikit rezekinya, gitu aja. Kalaupun nggak dikasih juga ndak apa  kalau dikasih ya terima kasih, kan gitu intinya sebetulnya,” tambahnya.

Dedik menegaskan bahwa warga yang menawarkan jasa di makam bukan petugas resmi DLH. Petugas dari DLH hanya bertugas untuk perawatan makam dan tanaman di sekitarnya.

Sebab itu, dia mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama dalam membawa barang berharga saat berziarah.

“Kami imbau masyarakat agar tidak membawa barang berharga secara mencolok saat ziarah, demi keamanan dan kenyamanan,” tambahnya.

Meski aktivitas warga sekitar makam masih dalam batas wajar, Dedik mengakui bahwa secara aturan, pengemis memang dilarang berdasarkan perda yang berlaku. Namun, DLH bukan pihak yang berwenang melakukan penertiban.

“Soal pengemis itu ada aturan yang mengatur. Biasanya kami berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penertiban, jika memang diperlukan,” jelasnya.

Dedik juga menyebut bahwa menjelang Ramadan, jumlah peziarah di makam-makam Surabaya pasti mengalami peningkatan.

“Secara persentase saya tidak bisa memastikan, tapi dari tahun ke tahun, jumlah peziarah pasti meningkat menjelang puasa,” ujarnya.

Sebelumnya, Satpol PP Surabaya meningkatkan patroli antisipasi pengemis di termasuk makam dan masjid besar yang kerap menjadi lokasi aktivitas mereka.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, M. Fikser, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menempatkan personel di beberapa makam besar yang sering dikunjungi peziarah saat Ramadan.

Langkah ini, kata dia, dilakukan setelah patroli awal menemukan peningkatan jumlah pengemis di beberapa lokasi.

“Kami sudah mulai operasi sejak minggu lalu, di antaranya di Makam Keputih dan Makam Rangkah. Dari hasil patroli, kami melihat jumlah pengemis meningkat di sana,” ujar Fikser, Selasa (25/2/2025).

Meski jumlahnya bertambah, Fikser mengakui bahwa pihaknya belum bisa memastikan apakah ada pihak yang mengoordinasi para pengemis ini.

“Kami belum tahu siapa yang mengatur mereka, apakah mereka didrop di lokasi tertentu atau datang sendiri,” katanya.

Baca Juga: DLH Surabaya Usut Rantai Pengelolaan Limbah Faskes Pascatemuan B3 di Tambak Sumur Sidoarjo

Editor : Ading
Berita Terbaru

Kemenag Jatim dan Baznas Kirim 27 Ton Bantuan Logistik untuk Korban Bencana di NTT

Pengiriman ini merupakan hasil kolaborasi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jatim dan Forum Zakat (FOZ) Jatim.

Ternyata Banyak Sarjana di Surabaya Belum Update KK, Disdukcapil Wanti-wanti Begini

Irvan menekankan, kesadaran memperbarui data kependudukan kian krusial menyongsong era integrasi data nasional dan pengembangan Digital Public Infrastructure.

Korban Keracunan MBG Sidoarjo Tembus 730 Orang, BGN-SPPG Malah Mangkir di Hearing DPRD

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo, Usman, mendesak audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh dapur penyedia program MBG.

Sambut Hari Pelanggan Nasional 2026, BRI Cabang Mojokerto Beri Kejutan Haru untuk Nasabah

Momen tahunan ini dimanfaatkan sebagai wadah menyapa langsung sekaligus mendekatkan diri dengan nasabah setia.

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.