Selasa, 21 Jul 2026 16:25 WIB

Persebaya Terpuruk, Lini Depan Tumpul jadi Sorotan Jelang Laga Kontra Persib

Persebaya Surabaya
Persebaya Surabaya

selalu.id – Persebaya Surabaya kembali menelan pil pahit setelah takluk dari Dewa United pada pekan ke-24 Liga 1. Kekalahan ini memperpanjang catatan buruk Bajul Ijo yang telah menelan delapan laga tanpa kemenangan.  Minimnya produktivitas gol menjadi sorotan utama, dengan hanya empat gol yang tercipta dalam delapan pertandingan terakhir.  

 

Baca Juga: Foto: Euforia Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99

Kondisi ini menjadi tantangan besar bagi tim pelatih menjelang laga krusial melawan Persib Bandung pada 1 Maret mendatang. Meskipun diperkuat pemain-pemain berkualitas di lini depan seperti Flavio Silva, Malik Risaldi, Dejan Tumbal, dan Bruno Moreira, Persebaya justru kesulitan mencetak gol.  

 

Pelatih Persebaya, Paul Munster, mengakui timnya kekurangan penyerang tajam yang mampu memaksimalkan peluang.  "Kita tidak memiliki penyerang yang mematikan," ujar Munster.  

 

Munster menambahkan bahwa cedera yang dialami Malik Risaldi juga turut mempersulit strategi penyerangan tim.  Ia terpaksa memainkan Risky, pemain yang baru promosi dari Liga 2, untuk mengisi kekosongan tersebut.

 

Baca Juga: Euforia Bonek-Bonita di Ultah Persebaya Surabaya ke-99

Munster menekankan perlunya peningkatan kinerja lini depan.  "Setiap pemain memiliki kesempatan untuk mencetak gol.  Pencetak gol terbanyak kita baru mencetak 6 gol (Rashid), dan beberapa pemain lainnya.  Kita harus terus bekerja, tapi pemain-pemain perlu meningkatkan kinerjanya," tegasnya.  

 

Ia menyadari bahwa laga-laga besar menuntut performa maksimal dari setiap pemain. Di tengah rentetan hasil buruk, para pemain Persebaya tetap optimistis.  Ady Idrus, salah satu pemain Persebaya, menyatakan bahwa timnya tetap fokus mempersiapkan kekuatan terbaik untuk menghadapi Persib Bandung.  "Kita akan berjuang keras untuk meraih hasil positif," kata Ady.

 

Baca Juga: Persebaya Surabaya Perpanjang Kontrak Francisco Rivera

Meskipun demikian, saat ini, Persebaya berada di peringkat ketiga klasemen sementara Liga 1 dengan koleksi 41 poin.  Dewa United berada di posisi kedua dengan 43 poin, sementara Persib Bandung kokoh di puncak klasemen dengan 51 poin. 

 

Sepeeri diketahui, laga melawan Persib menjadi ujian berat bagi Persebaya untuk memperbaiki performa dan menjaga asa untuk bersaing di papan atas.  Perbaikan di lini depan menjadi kunci keberhasilan Persebaya dalam laga tersebut dan sisa pertandingan Liga 1.

Editor : Ading
Berita Terbaru

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.