Senin, 02 Nov 2026 07:00 WIB

Wali Kota Eri Akui Anggaran Rp1,1 Triliun MBG Tak Pernah Disahkan APBD Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 14 Feb 2025 18:57 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi
Wali Kota Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengakui bahwa anggaran sebesar Rp1,1 triliun untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) memang tidak pernah disahkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Surabaya.

Eri pun juga menegaskan bahwa sejak awal tidak ada alokasi dana untuk program tersebut. Ia menyebut meskipun pengesahan anggaran tersebut tidak ada, pada tingkat provinsi sempat diusulkan anggaran sebesar Rp1,1 triliun untuk program MBG.

Namun, usulan tersebut memerlukan perubahan yang harus disepakati oleh DPRD dan dimasukkan dalam Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK).

“Memang tidak ada, jadi pengesahan itu memang tidak ada, tetapi pada waktu di provinsi, dimasukkan Rp1,1 T untuk makan bergizi gratis, sehingga ada perubahan-perubahan itu yang disepakati oleh DPRD disampaikan dan itu harus masuk di MPAK, karena itu kita akan meng MPAK lagi untuk merubah yang namanya MBG,” jelas Eri, kepada selalu.id, Jumat (14/2/2025)

Selain itu, orang nomor satu di Surabaya itu juga menegaskan bahwa proses penganggaran melibatkan Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya.

“DPRD itu ada di banggar, tolong tanyakan banggar saja, banggarnya mengesahkan gak, kan kita ini sudah disahkan 10 November, kita meminta persetujuan dari provinsi, maka diminta lah ayo kita bergerak bersama, menganggarkan 1,1 triliun, hal ini disampaikan kembali kepada DPRD, ada banggar di situ, akhirnya rubahen (ubahkan)  mana yang akan buat 1,1 T (untuk MBG), akhirnya dirubah anggaran tadi, sudah fix,” paparnya.

Sebab itu, Anggaran Rp 1,1 Triliun itu, yang sebelumnya direncanakan untuk program tersebut akan dialihkan untuk perbaikan sekolah.

“Sekarang ketika MBG-nya tidak lagi, maka uang yang direncanakan 1,1 T untuk MBG, yang atas saran dari provinsi, koreksi, maka kita kembalikan lagi, mengapa? untuk sekolah,” ujarnya.

Lebih lanjut dia menambahkan bahwa perbaikan sekolah akan dilakukan tahun ini, terutama untuk sekolah negeri. Namun, tidak semua sekolah akan diperbaiki secara bersamaan karena ada kebutuhan lain di perkampungan yang juga perlu diperhatikan.

“Tahun ini (mulai perbaikan sekolah) kita memang untuk sekolah negeri, kita lakukan perbaikan. Tidak semua sekolah ya, karena ada kebutuhan untuk kampung ya, kita bagi lah,” pungkasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Aning Rahmawati, menegaskan bahwa tidak ada satu rupiah pun dari dana APBD yang dialokasikan untuk program MBG.

“Sebagai anggota Badan Anggaran (Banggar), saya bisa memastikan bahwa saat pengesahan APBD 2024, tidak ada satu rupiah pun yang dianggarkan untuk MBG,” kata Aning.

Ia juga menyatakan bahwa hingga saat ini, Pemkot Surabaya belum melakukan proses Perubahan Anggaran Keuangan (MPAK) 2025 bersama pimpinan DPRD.

Dengan demikian, alokasi anggaran untuk program MBG sebesar Rp1,1 triliun memang tidak pernah disahkan dalam APBD Kota Surabaya dan kini direncanakan untuk dialihkan ke program lain yang lebih prioritas, seperti perbaikan sekolah dan perkampungan.

Baca Juga: Aturan Ganjil-Genap di Surabaya Masuk Raperda Transportasi, DPRD Wanti-wanti Hal Ini

Editor : Ading
Berita Terbaru

Perkuat AI TechCo, Indosat Bukukan Laba Rp4,9 Triliun di Kuartal III 2026

Angka ini melonjak signifikan dibanding perolehan sepanjang 2025 yang sebesar USD28 juta, dan diproyeksikan menyentuh USD100 juta pada akhir 2026.

Bakal Dihadiri 13 Ribu Peserta, Ini Rangkaian dan Jadwal Milad ke-7 LSN di Alun-Alun Jember

Konsolidasi akbar ini menargetkan kehadiran sekitar 13 ribu peserta sekaligus memecahkan momentum pelantikan massal bagi ribuan pengurus LSN dan Srikandi LSN.

Sketsa YouTube Woko Channel jadi Film Layar Lebar "Piye To Kih?": Tayang di Bioskop 19 November

Cerita film ini tentang Mukidi setelah rencananya untuk menikah berantakan sampai ia bertemu Sukma, perempuan yang membawanya pada sebuah hubungan yang absurd.

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.