Minggu, 18 Okt 2026 22:22 WIB

Masih Banjir, Warga Kebonsari Surabaya Keluhkan Kecilnya Saluran Air

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 09 Feb 2025 20:29 WIB

selalu.id - Warga RT 01 dan RT 02 RW 01 Kebonsari, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Jambangan, kembali mengeluhkan banjir yang kerap terjadi saat hujan deras.

Warga menyebut banjir dikarenakan saluran drainase yang terlalu kecil serta kapasitas rumah pompa Jambangan yang tidak mampu menampung debit air yang besar.

Baca Juga: Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

Ketua RW 01 Kebonsari, Jamhari, menyebutkan bahwa meskipun genangan biasanya surut dalam waktu 10 hingga 30 menit, kondisi ini tetap mengganggu warga.

Apalagi, air yang mengalir ke rumah pompa Jambangan sering “rebutan” dengan limpasan air dari wilayah lain.

“Air dari Kebonsari mengalir ke rumah pompa Jambangan. Kalau hujan deras, Sungai Jambangan meluap, dan akhirnya air balik ke pemukiman. Ini yang membuat banjir cepat terjadi,” ujar Jamhari, kepada Selalu.id, Minggu (9/2/2025).

Jamhari mengatakan padahal warga sudah mengajukan permohonan perbaikan drainase sejak 2024. Mereka meminta penggantian saluran dengan U-ditch berukuran 40x60 cm agar air lebih cepat mengalir.

Baca Juga: Perkuat Sinergi, Kapolri Temui Rais Aam PBNU di Surabaya

Sayangnya, usulan ini baru masuk Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) 2025, dengan target pengerjaan di 2026.

“Gang dua RT ini masih pakai drainase kecil, belum tersentuh perbaikan. Sementara di Kebonsari 1, sebagian sudah mendapat saluran baru. Harapannya, drainase ini bisa segera diperbesar supaya genangan cepat surut,” jelas Jamhari.

Selain drainase, warga juga menyoroti kapasitas rumah pompa Jambangan yang masih kurang. Saat hujan deras, air yang masuk ke rumah pompa sering melampaui kapasitasnya, sehingga air meluap kembali ke permukiman.

Baca Juga: Sentuhan Sirpu Betina, Senjata Rahasia Performa Gacoan di Gantangan

“Kalau curah hujan tinggi, air bisa naik sampai level 130 cm, padahal rumah pompa hanya bisa menangani maksimal 120 cm. Kalau sudah begitu, banjir pasti terjadi,” tambahnya.

Jamhari mengaku sudah berulang kali melaporkan kondisi ini ke dinas terkait, bahkan mengirimkan foto kondisi di lapangan. Namun hingga kini, perbaikan belum dilakukan.

“Kami hanya ingin solusi yang jelas. Kalau rumah pompa tidak diperbesar, banjir akan terus berulang. Semoga pemkot segera bertindak sebelum musim hujan tahun depan,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.