Senin, 19 Okt 2026 21:43 WIB

Ratusan Demonstran Kepung Polda Jatim, Tuntut 'Adili Jokowi'

Demonstrasi di Polda Jatim
Demonstrasi di Polda Jatim

selalu.id  –  Jalan Raya Ahmad Yani di depan Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) di Surabaya mendadak macet pada Jumat (7/2/2025), siang ini.  Sekitar 400-500 demonstran, sebagian besar dari komunitas ojek online, mahasiswa, buruh dan warga sipil Surabaya serta Sidoarjo, menggelar aksi unjuk rasa menuntut penuntasan kasus korupsi dan memprotes kepemimpinan mantan Presiden Joko Widodo. 

Aksi yang bertajuk "Adili Jokowi" ini diwarnai orasi-orasi bernada keras dan teatrikal yang mengecam mantan presiden dan para koruptor yang dianggap telah merusak Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para demonstran, yang sebagian besar mengenakan pakaian berwarna hitam ini,  mengeluarkan berbagai tuntutan.  Mereka secara eksplisit meminta aparat penegak hukum, khususnya Polda Jatim, untuk segera memproses hukum para koruptor yang selama ini dianggap lolos dari jerat hukum. 

Lebih kontroversial lagi, mereka juga menyerukan agar mantan Presiden ke 7 yakni, Joko Widodo agar segera diadili atas dugaan pelanggaran hukum dan kebijakan yang dianggap merugikan negara.

Salah satu orator, yang mengaku sebagai koordinator aksi, Yusak menyatakan bahwa aksi ini merupakan bagian dari serangkaian demonstrasi yang akan terus dilakukan hingga tuntutan mereka dipenuhi.

"Kami tidak akan berhenti sampai para koruptor, termasuk yang berada di lingkaran kekuasaan sebelumnya, diadili sesuai hukum yang berlaku," tegasnya di hadapan massa yang bersemangat.

Kritik tajam dilontarkan terhadap pemerintahan Jokowi, yang dianggap telah gagal memberantas korupsi secara efektif.  Para demonstran menyebut sejumlah kasus korupsi besar yang terjadi selama periode kepemimpinan Jokowi,  menganggapnya sebagai bukti nyata kegagalan pemerintahan dalam menegakkan hukum dan melindungi kepentingan rakyat. 

Teatrikal yang mereka tampilkan menggambarkan berbagai bentuk dugaan korupsi dan dampaknya terhadap masyarakat. Diketahui, aksi ini menyebabkan kemacetan lalu lintas di sekitar Polda Jatim selama beberapa jam.  Petugas kepolisian tampak berjaga mengamankan jalannya demonstrasi untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. 

Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Polda Jatim terkait tuntutan para demonstran.  Namun, aksi ini menunjukkan meningkatnya tekanan publik terhadap penanganan kasus korupsi dan desakan untuk akuntabilitas kepemimpinan di masa lalu. 

Ke depan, perlu dilihat bagaimana respon pemerintah dan aparat penegak hukum terhadap tuntutan yang disampaikan oleh ratusan demonstran ini.  Aksi ini juga memicu perdebatan publik tentang batas-batas kebebasan berekspresi dan cara yang tepat untuk menuntut akuntabilitas para pemimpin.

Baca Juga: KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Bencana, Adik Eks Kepala BNPB Ikut Terseret

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jaga Kamtibmas, Kapolres Nganjuk Instruksikan Kapolsek Jajaran Cek Rutin SPBU

Langkah ini dilakukan untuk memantau langsung stok BBM, terutama jenis bersubsidi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal.

Diam-diam Prabowo Panggil Tito dan Dudung untuk Rapat Terbatas, Ada Apa?

Rapat terbatas ini merupakan tindak lanjut dari koordinasi lintas kementerian yang sebelumnya digelar di Kantor Kemenko Polkam, Jakarta Pusat.

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Langkah tegas ini menjadi sinyal kuat bahwa penegakan hukum kasus karhutla tidak hanya menyasar pelaku di lapangan, melainkan juga menyasar korporasi asing.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).