Senin, 02 Feb 2026 03:53 WIB

Mulai Berbenah, Pemkot Surabaya Keruk Sampah & Lumpur di Saluran Air Tengah Kota

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 11 Jan 2022 10:47 WIB
Pengerukan sungai di tengah Kota Surabaya
Pengerukan sungai di tengah Kota Surabaya

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya berbenah melancarkan aliran air di sungai dan selokan Pascaterjadinya hujan deras dan angin kencang yang membuat beberapa titik jalan raya di pusat Kotas Surabaya tergenang air pada Jumat (7/1/2022) lalu.

Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya, Lilik Arijanto mengatakan, telah melakukan penelusuran terkait penyebab genangan air yang terjadi di pusat kota saat hujan deras turun.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

"Di pusat kota kami kerahkan satgas hampir berjumlah 50-60 orang di tiga sampai empat titik untuk menelusuri dari hulu ke hilirnya," kata Lilik saat ditemui di kantornya, Selasa (11/1/2022).

Lilik menyampaikan, satgas tersebut telah menyusuri dan membersihkan sampah pada setiap saluran yang ada di tengah kota. Tak hanya itu, pengerukan lumpur juga dilakukan mulai dari hulu ke hilir hingga menuju ke sungai.

"Memang di sana (saluran), problemnya yang kita temukan banyaknya utilitas yang ada di saluran yang menjadi kendala kita," kata dia.

Menurutnya, banyaknya utilitas yang melintang, tentu saja hal tersebut mengurangi kapasitas saluran. Utilitas itu juga berpotensi memberikan ruang gerak sampah untuk berhenti.

"Makanya kami sekarang, yang pertama membersihkan dulu saluran. Kemudian menata utilitas yang ada di saluran," ujarnya.

Sebenarnya, kata Lilik, saluran di pedestrian pusat kota, kapasitasnya sudah cukup menampung air saat hujan turun, namun karena banyaknya utilitas yang melintang, hal ini menjadikan hambatan yang cukup signifikan untuk aliran air.

"Apalagi utilitas di pertemuan tiga bidang lebih, di situ akan menjadi hambatan yang cukup signifikan untuk aliran air," jelas dia.

Ada beberapa titik di pusat kota yang difokuskan untuk dilakukan pengerukan atau normalisasi saluran. Di antaranya, crossing saluran di Jalan Panglima Sudirman (Hokky Buah), Jalan Taman AIS Nasution, Jalan Embong Sawo serta brandgang di pusat kota.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

"Kalau masih kurang nanti akan kita tambahi lagi untuk pengerukan di pusat kota," terangnya.

Saat ditanya apakah ada rencana penambahan rumah pompa di pusat kota, Lilik mengaku belum memiliki rencana tersebut.

Sebab, dari hasil perhitungannya, air dari pusat kota menuju ke saluran pembuangan Sungai Kalimas, seharusnya sudah mumpuni jika menggunakan gravitasi.

"Kalau belum bisa menampung, baru kita pikirkan untuk penambahan kapasitas pompa," ungkapnya.

Upaya lain juga disiapkan Pemkot, yakni dengan melebarkan inlet di brandgang Grahadi agar kapasitas pompa dapat menerima masukan air lebih besar lagi.

"Saluran inlet yang awalnya miring kita tegakkan. Ini sekarang kita kerjakan di brandgang (sebelah) Grahadi," ujarnya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Lebih lanjut, Lilik menyampaikan, upaya lain selain melebarkan inlet juga dengab memecah aliran air menjadi dua sisi. Pertama aliran air di sisi timur pusat kota akan langsung dibuang ke Sungai Kalimas.

"Sedangkan yang di pusat kota sebelah barat, tetap kita lewatkan Grahadi. Tapi dengan kapasitas inlet-nya di Grahadi kita besarkan," imbuhnya.

Sementara itu, tahun 2022 ini, Pemkot Surabaya memiliki program untuk mengkoneksikan Rumah Pompa Grahadi dengan Rumah Pompa Kenari.

Bahkan rencananya, crossing saluran juga bakal dikerjakan di depan Hotel Inna Simpang. Ini dilakukan supaya saluran di pusat kota sebelah barat, dapat terkoneksi dengan Rumah Pompa Kenari.

"Sehingga kalau bebannya besar di pusat kota sebelah barat, itu bisa didistribusikan sebagian kelebihannya ke pompa Kenari. Rencananya tahun ini (dikerjakan)," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.