Sabtu, 06 Jun 2026 18:35 WIB

Prioritas Proyek RS Baru Dipertanyakan, DPRD: Masih Banyak Warga Miskin di Surabaya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 03 Feb 2025 16:14 WIB
Kantor Pemkot Surabaya
Kantor Pemkot Surabaya

selalu.id - Rencana pembangunan rumah sakit baru di Surabaya menuai pertanyaan dari anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Surabaya, Imam Syafi’i. Salah satunya, RS Surabaya Selatan yang akan dibangun 2025 ini.

Menurutnya, pembangunan fasilitas kesehatan harus benar-benar didasarkan pada kebutuhan riil masyarakat, bukan sekadar proyek pembangunan semata.

Imam, yang juga politisi Partai NasDem, menyatakan bahwa ia masih mempertimbangkan apakah akan menyetujui rencana tersebut. Salah satu faktor yang menjadi perhatiannya adalah tren jumlah pasien di wilayah yang akan dibangun rumah sakit tersebut.

“Ini menjadi pertimbangan, apakah saya sebagai anggota Banggar akan menyetujui pembangunan rumah sakit baru. Kalau ternyata jumlah pasien tidak banyak dan trennya tetap, kenapa kita harus membangun lagi?” ujarnya, Senin (3/2/2025).

Imam menegaskan bahwa sebelum memutuskan pembangunan rumah sakit baru, pemerintah harus melakukan kajian yang komprehensif.

“Jika memang ada kajian yang menunjukkan bahwa jumlah rumah sakit di wilayah itu kurang dan kehadiran rumah sakit baru bisa meningkatkan akses layanan kesehatan, tentu itu bisa menjadi prioritas,” tegasnya.

Meski mengakui pentingnya pembangunan rumah sakit, Imam juga menyoroti persoalan lain yang menurutnya lebih mendesak, seperti pendidikan dan kesejahteraan warga miskin.

Mantan pengurus PMII Jawa Timur ini menyoroti masih banyaknya anak di Surabaya, khususnya lulusan SMP, yang tidak bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Selain itu, ia juga menyoroti banyaknya warga miskin yang tidak terdaftar dalam program bantuan sosial atau daftar keluarga miskin (Gamis).

“Sayang jika APBD kita digunakan untuk hal yang kurang mendesak. Rumah sakit memang penting, tapi jangan lupa, masih banyak anak lulusan SMP yang tidak bisa melanjutkan sekolah, dan banyak warga miskin yang tidak masuk dalam daftar penerima bantuan. Ini yang harus jadi perhatian,” tandas Imam.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Editor : Ading
Berita Terbaru

Sebulan Buron, Tersangka Penembakan di Tretes Akhirnya Dibekuk Polres Pasuruan

Peristiwa bermula saat korban, mendatangi tersangka untuk meminta uang ganti rugi sebesar Rp500 ribu, karena pelayanan yang menecewakan tamu korban.

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jatim Gelar Bromo KOM XII

Sejak pertama kali digelar pada 2014, Mapolda Jatim tercatat sudah 10 kali menjadi titik start event yang selalu diikuti ribuan cyclist.

Krisis Kepala Sekolah di Sidoarjo Mulai Terurai, Namun Puluhan SD Masih Dipimpin Plt

Masih terdapat 61 SD negeri yang untuk sementara dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) sambil menunggu proses rekrutmen berikutnya.

Info Kepulangan Haji Terkini: 8 Wafat, 3 Masih Dirawat di Arab Saudi

Masih terdapat tiga jamaah yang belum bisa dikembalikan ke Tanah Air karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan lanjutan di rumah sakit Arab Saudi.

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.