Minggu, 06 Sep 2026 16:06 WIB

Banjir Bandang Pasuruan: Polisi Terjunkan Ratusan Personel Tim Evakuasi

Tim evakuasi banjir bandang Pasuruan
Tim evakuasi banjir bandang Pasuruan

selalu.id – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan sejak Rabu (29/1) menyebabkan banjir bandang yang merendam empat kecamatan, hingga Kamis (30/1) sore.  Desa Rejoso Lor menjadi wilayah terparah yang terendam banjir, dengan ketinggian air mencapai 150 cm. 

Banjir ini telah merendam ribuan rumah dan mengakibatkan sekitar 4.600 kepala keluarga (KK) dari enam dusun terdampak. Kepolisian Resort (Polres) Pasuruan Kota langsung merespon bencana ini dengan mengerahkan ratusan personel untuk melakukan evakuasi warga terdampak. 

Para petugas dilengkapi dengan perahu karet dan peralatan medis, fokus mengevakuasi warga, terutama lansia dan kelompok rentan yang terjebak di dalam rumah mereka.  Proses evakuasi dilakukan secara bertahap dan menyeluruh, memastikan tidak ada warga yang tertinggal.

"Kami prioritaskan evakuasi warga lansia dan anak-anak terlebih dahulu. Kondisi di lapangan cukup sulit, namun kami berupaya semaksimal mungkin untuk menyelamatkan seluruh warga terdampak," ujar AKBP Davis Busin Siwara, Kapolres Pasuruan Kota. 

Selain evakuasi, Polres Pasuruan Kota juga menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa lebih dari seribu paket makanan siap saji kepada para korban.  Bantuan ini dinilai sangat penting untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi dan mencegah potensi penyakit akibat kondisi tidak higienis pasca banjir. 

Kerjasama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga dilakukan untuk memastikan pendistribusian bantuan berjalan lancar dan merata. Banjir yang terjadi kali ini merupakan yang terparah sejak tahun lalu.  Kondisi geografis Desa Rejoso Lor yang berada di dataran rendah menjadikannya lebih rentan terhadap genangan air dibandingkan empat kecamatan lainnya yang juga terdampak. 

BPBD setempat telah mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir susulan mengingat curah hujan yang masih tinggi. Kapolres Pasuruan Kota juga menekankan pentingnya peran kepolisian dalam mitigasi bencana, tidak hanya dalam evakuasi dan bantuan logistik, tetapi juga dalam memberikan dukungan moril kepada para korban.

Polisi berkomitmen untuk berkolaborasi dengan BPBD dan instansi terkait lainnya untuk mempercepat proses pemulihan pasca banjir dan membantu para korban untuk kembali ke kehidupan normal. 

Seperti diketahui, upaya rehabilitasi dan rekonstruksi rumah-rumah yang rusak juga akan menjadi fokus utama dalam penanganan pasca bencana ini.  Pemerintah daerah dan berbagai lembaga kemanusiaan diharapkan turut serta dalam upaya pemulihan ini.

Baca Juga: Kejurnas Sprint Rally 2026 Hadir di Pasuruan, Sirkuit Astrojoyo Tawarkan Lintasan Menantang

Editor : Ading
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item