Sabtu, 06 Jun 2026 02:45 WIB

Anggaran Penanganan Banjir di Surabaya Ditambah 1,4 Triliun

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 12 Jan 2025 12:21 WIB
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau pemompaan air
Wali Kota Eri Cahyadi saat meninjau pemompaan air

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa alokasi anggaran sebesar Rp1,4 triliun telah disiapkan dalam APBD 2025 untuk melanjutkan program penanganan banjir yang telah diprioritaskan tahun ini.

Eri Cahyadi menyebutkan bahwa tambahan anggaran tengah dirumuskan dan dibahas bersama DPRD Kota Surabaya. Anggaran ini akan difokuskan pada proyek-proyek strategis, seperti pembangunan bozem, pelebaran saluran air, penambahan rumah pompa, dan normalisasi sungai.

Baca Juga: Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

“Rancangan anggaran sudah kami sampaikan, meski masih ada koreksi. Setelah disetujui, kami akan paparkan belanja wajib Pemkot, termasuk prioritas utama di 2025. Dengan begitu, masyarakat bisa tahu program apa saja yang akan kami kerjakan,” ujar Eri, Minggu (12/1/2025).

Menurut Wali Kota Eri, salah satu prioritas utama adalah penanganan banjir di 180 titik di Surabaya. Nantinya, Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya akan memaparkan secara rinci lokasi dan metode penanganan setiap titik tersebut.

“Nanti DSDABM akan menjelaskan area tangkapan (catchment area) yang menjadi fokus penanganan. Misalnya, 1-5 titik dikerjakan penuh hingga selesai. Jadi, tidak setengah-setengah agar hasilnya maksimal. Kami ingin masyarakat tahu mana titik yang sudah bebas banjir dan mana yang belum karena memang belum dikerjakan,” jelasnya.

Eri juga menegaskan bahwa transparansi ini penting agar masyarakat memahami progres dan kendala yang dihadapi dalam penyelesaian banjir.

Baca Juga: Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Ia memberi contoh, sejumlah wilayah seperti Dukuh Kupang dan Pakal Madya sudah bebas banjir setelah proyek box culvert selesai. Namun, di lokasi lain, pengerjaan dilakukan bertahap sesuai skala prioritas dan ketersediaan anggaran.

Eri menambahkan, penanganan banjir di kawasan permukiman juga mengacu pada skala prioritas. Jika sebuah kampung mengalami banjir karena belum memiliki saluran U-Ditch, wilayah tersebut akan menjadi prioritas pengerjaan Pemkot.

“Kami kerjakan bertahap. Kampung yang tidak banjir tidak akan menjadi prioritas utama, tetapi tetap masuk dalam rencana tahun berikutnya,” tegas Eri.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

Eri memastikan bahwa pembangunan infrastruktur di Surabaya, termasuk penanganan banjir, dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Pemkot berkomitmen untuk menyelesaikan masalah banjir secara menyeluruh, meskipun membutuhkan waktu dan koordinasi anggaran yang matang.

“Kami terus berupaya memastikan anggaran digunakan secara maksimal agar banjir di Surabaya dapat ditangani dengan efektif,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.