Jumat, 05 Jun 2026 19:55 WIB

Wali Kota Eri Sebut Banjir Jadi Tantangan Serius di 2025, Begini Langkahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Jan 2025 15:48 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut bahwa banjir merupakan salah satu tantangan serius yang harus dihadapi oleh Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2025.

Berbagai upaya telah direncanakan untuk meminimalisasi dampak banjir, meski Eri menyebut keterbatasan kapasitas sungai menjadi kendala utama.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

“Banjir itu jadi catatan kita, jadi sebenarnya ketika menghadapi masalah hujan itu kita hanya bisa pasrah sama Gusti Allah. Ketika kali Surabaya Jagir sudah meluap berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Berarti apa? Kita berharap, berdoa, mendekatkan diri ke Gusti Allah, berharap kalau hujan jangan barengan di Jombang, Mojokerto, Surabaya, sehingga kali Jagir tidak menampung, kali Surabaya tidak menampung, padahal dua kali ini menuju ke laut,” ungkap Eri, Senin (1/1/2024).

Meski begitu, Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tetap berkomitmen melakukan langkah-langkah konkret untuk mengatasi banjir. Salah satunya adalah memperbanyak pembangunan gorong-gorong di sejumlah titik rawan.

“Kita akan membangun gorong-gorong semakin banyak dengan harapan ketika air laut pasang, yang Jagir dan Surabaya tidak bisa menampung, tapi masih bisa ter-cover di box culvert meski tidak bisa maksimal,” jelasnya.

Eri menyoroti beberapa wilayah yang kerap dilanda banjir, seperti SIER, Tenggilis Mejoyo, Prapen, dan Rungkut. Permasalahan utama di daerah ini, menurutnya, adalah aliran sungai yang terhambat oleh eceng gondok dan kurangnya pengerukan.

Baca Juga: Gandeng UNDP, Cara Pemerintah Cegah Pencemaran Plastik Sungai di Surabaya

“Kedua, ketika banjir di SIER, Tenggilis Mejoyo, Prapen, Rungkut, karena aliran sungai lari ke sungai perbatasan baru masuk ke laut, dan di sana banyak eceng gondok yang tidak pernah dikeruk,” ujarnya.

Eri bahkan mengaku telah mengambil langkah inisiatif untuk menangani masalah ini, meski harus melampaui kewenangannya.

“Saya menerobos kewenangan yang saya punya membersihkan di UINSA yang punya Sidoarjo, setelah itu kali Surabaya. Sebelumnya camat melakukan itu ditegur harus lapor. Jadi Kamis saya akan ketemu BBWS gimana ini kalau tidak bisa, aku bantu biar ada persinergian Sidoarjo, Surabaya, provinsi, dan BBWS,” tegas Eri.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Selain masalah banjir, Eri juga mengungkapkan beberapa pekerjaan rumah besar Pemkot Surabaya yang harus dituntaskan di 2025. Proyek besar seperti pembangunan rumah sakit, underpass, dan jalan diversifikasi Gunungsari ke Wiyung-Menganti menjadi prioritas utama.

“PR besar ada banyak hal, karena sudah ada yang kita kerjakan terputus tahun 2026, karena RPJMD kita 2026 seperti diversi Gunungsari, Jalan Wiyung tembus sampai Menganti itu PR besar kita, termasuk membangun RS,” katanya.

Tak hanya itu, Eri juga berharap tempat wisata baru dapat terus dikembangkan untuk menarik wisatawan dan mendukung UMKM lokal. “Insyaallah nanti akan ada Taman Harmoni tahun 2025,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Dua Anak di Sidoarjo Jadi Korban Persetubuhan Ayah Kandung hingga Salah Satunya Hamil

Polresta Sidoarjo menegaskan komitmen untuk melindungi perempuan dan anak. Setiap laporan yang masuk dipastikan akan ditangani secara profesional dan tuntas.

Motor Pegawai PSI Jatim di Surabaya Hilang Dicuri Maling

Celline menceritakan motor bernopol L 3961 ACJ miliknya itu hilang saat diparkir di depan halaman kantornya di Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Jalur Domisili pada SPMB 2026

Langkah ini dilakukan untuk menutup celah praktik perpindahan Kartu Keluarga (KK) yang hanya bertujuan memperoleh akses masuk sekolah tertentu.

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.