Selasa, 21 Jul 2026 22:28 WIB

Wali Kota Eri Sebut Banjir Jadi Tantangan Serius di 2025, Begini Langkahnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 01 Jan 2025 15:48 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut bahwa banjir merupakan salah satu tantangan serius yang harus dihadapi oleh Pemerintah Kota Surabaya pada tahun 2025.

Berbagai upaya telah direncanakan untuk meminimalisasi dampak banjir, meski Eri menyebut keterbatasan kapasitas sungai menjadi kendala utama.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

“Banjir itu jadi catatan kita, jadi sebenarnya ketika menghadapi masalah hujan itu kita hanya bisa pasrah sama Gusti Allah. Ketika kali Surabaya Jagir sudah meluap berarti tidak bisa berbuat apa-apa. Berarti apa? Kita berharap, berdoa, mendekatkan diri ke Gusti Allah, berharap kalau hujan jangan barengan di Jombang, Mojokerto, Surabaya, sehingga kali Jagir tidak menampung, kali Surabaya tidak menampung, padahal dua kali ini menuju ke laut,” ungkap Eri, Senin (1/1/2024).

Meski begitu, Eri menegaskan bahwa Pemkot Surabaya tetap berkomitmen melakukan langkah-langkah konkret untuk mengatasi banjir. Salah satunya adalah memperbanyak pembangunan gorong-gorong di sejumlah titik rawan.

“Kita akan membangun gorong-gorong semakin banyak dengan harapan ketika air laut pasang, yang Jagir dan Surabaya tidak bisa menampung, tapi masih bisa ter-cover di box culvert meski tidak bisa maksimal,” jelasnya.

Eri menyoroti beberapa wilayah yang kerap dilanda banjir, seperti SIER, Tenggilis Mejoyo, Prapen, dan Rungkut. Permasalahan utama di daerah ini, menurutnya, adalah aliran sungai yang terhambat oleh eceng gondok dan kurangnya pengerukan.

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

“Kedua, ketika banjir di SIER, Tenggilis Mejoyo, Prapen, Rungkut, karena aliran sungai lari ke sungai perbatasan baru masuk ke laut, dan di sana banyak eceng gondok yang tidak pernah dikeruk,” ujarnya.

Eri bahkan mengaku telah mengambil langkah inisiatif untuk menangani masalah ini, meski harus melampaui kewenangannya.

“Saya menerobos kewenangan yang saya punya membersihkan di UINSA yang punya Sidoarjo, setelah itu kali Surabaya. Sebelumnya camat melakukan itu ditegur harus lapor. Jadi Kamis saya akan ketemu BBWS gimana ini kalau tidak bisa, aku bantu biar ada persinergian Sidoarjo, Surabaya, provinsi, dan BBWS,” tegas Eri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Selain masalah banjir, Eri juga mengungkapkan beberapa pekerjaan rumah besar Pemkot Surabaya yang harus dituntaskan di 2025. Proyek besar seperti pembangunan rumah sakit, underpass, dan jalan diversifikasi Gunungsari ke Wiyung-Menganti menjadi prioritas utama.

“PR besar ada banyak hal, karena sudah ada yang kita kerjakan terputus tahun 2026, karena RPJMD kita 2026 seperti diversi Gunungsari, Jalan Wiyung tembus sampai Menganti itu PR besar kita, termasuk membangun RS,” katanya.

Tak hanya itu, Eri juga berharap tempat wisata baru dapat terus dikembangkan untuk menarik wisatawan dan mendukung UMKM lokal. “Insyaallah nanti akan ada Taman Harmoni tahun 2025,” tambahnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.