Senin, 02 Feb 2026 13:03 WIB

Banjir Surabaya Lama Surut, Begini Pernyataan BMKG

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 25 Des 2024 18:55 WIB
Banjir Surabaya
Banjir Surabaya

selalu.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), menyebut fenomena alam menyebabkan banjir melanda sejumlah wilayah sejak Selasa (24/12/2024) sore hingga Rabu (25/12/2024).

Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya, Ady Hermanto, mengungkapkan bahwa hujan deras di Surabaya disebabkan oleh pembentukan awan cumulonimbus (CB).

Baca Juga: Dampak Banjir Belum Pulih, Lima KA Jarak Jauh dari Surabaya Dibatalkan

Awan ini terbentuk karena adanya fenomena atmosfer seperti gelombang Kelvin dan Rossby, serta konvergensi di Laut Jawa yang meningkatkan intensitas pembentukan awan hujan.

“Awan cumulonimbus ini sering terbentuk pada sore hingga malam hari dengan durasi sekitar satu hingga empat jam. Intensitasnya cukup sering terjadi minggu ini, sehingga curah hujan semakin tinggi,” ujar Ady.

Selain cuaca ekstrem, kondisi pasang air laut turut memperparah banjir di Surabaya. Pasang laut menghambat aliran air dari daratan menuju laut, menyebabkan genangan air sulit surut.

“Pada 28-29 Desember mendatang, pasang laut akan mencapai puncaknya, dengan ketinggian antara 130-140 cm. Ini berpotensi memperburuk banjir jika curah hujan tinggi terjadi bersamaan,” jelasnya.

Baca Juga: Hujan Meluas, Delapan Kecamatan di Probolinggo Terendam Banjir

Ady menambahkan, banjir di Surabaya juga diperparah oleh limpasan air dari daerah lain. Hujan deras di wilayah hulu menyebabkan debit air sungai meningkat, yang akhirnya mengalir menuju Surabaya.

“Meskipun curah hujan di Surabaya tidak terlalu tinggi, debit air tambahan dari daerah lain membuat banyak wilayah tergenang,” tambahnya.

Sebelumnya, BMKG bersama pihak terkait telah melakukan operasi modifikasi cuaca (TMC) di Jawa Timur untuk mengantisipasi potensi banjir dan longsor. Operasi ini berlangsung dari 18-22 Desember 2024 di sepanjang pesisir utara Laut Jawa.

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Dua Desa di Probolinggo Terendam Banjir

Ady mengimbau masyarakat untuk rutin membersihkan saluran air dan memperluas area resapan di lingkungan masing-masing. Hal ini penting untuk mengurangi genangan air ketika aliran ke laut terhambat.

“Selain itu, saat terjadi cuaca ekstrem, hindari berteduh di bawah pohon atau baliho. Lebih baik mencari bangunan kokoh untuk berlindung,” pesannya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

PDBI Jember Mulai Seleksi Atlet Drumband Jelang Porprov Jatim 2027

Seleksi atlet drum band tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan teknis, namun juga pada aspek kedisiplinan, mental bertanding, serta daya juang para atlet.

Polda Jatim Gelar Operasi Keselamatan Semeru 2026: Terjunkan 5.020 Personel, Ini yang Disasar

Iwan menegaskan, upaya-upaya pada operasi keselamatan memfokuskan kepada penyiapan masyarakat lebih memahami aturan-aturan berlalu lintas, menjaga keselamatan.

Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan pengusaha tidak perlu menghadapi persoalan itu sendiri dan diminta segera melapor jika menemukan kasus serupa.

Hasil MU Vs Fulham, Setan Merah Menang 3-2

Dengan hasil ini, MU berarti sudah merangkai tiga kemenangan beruntun usai mengalahkan Manchester City dan Arsenal.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.