Senin, 02 Feb 2026 04:33 WIB

Sempat Kritis, Nenek Korban Tabrak Lari Mercy Hitam Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 24 Des 2024 12:45 WIB
Nenek tukang sapu yang menjadi korban tabrak lari
Nenek tukang sapu yang menjadi korban tabrak lari

selalu.id - Prasetya Ningsih (63), seorang nenek tukang sapu perumahan di kawasan Pakuwon City menjadi korban tabrak lari oleh pengemudi mobil Mercedes-Benz atau Mercy hitam bernopol  L 1725 FH, dinyatakan meninggal dunia, Selasa (24/12/2024), pukul 02.00 WIB dini hari.

Korban sempat dirawat selama satu malam di RSUD dr. Soetomo Surabaya akibat pendarahan otak yang berat, tetapi nyawanya tidak tertolong. Kini nenek tersebut  telah dimakamkan pada pukul 10.00 WIB, di TPU Jalan Sukolilo Sukorejo.

Muhammad Ikrom (21), anak keempat korban, menceritakan bahwa dirinya mengetahui kecelakaan yang menimpa sang ibu dari mandornya.

"Ibu kerja sebagai tukang sapu di kawasan Pakuwon sudah lama selama 6-7 tahun. Jam kerja biasanya dari pukul 07.00 hingga 15.00," kata Ikrom, saat ditemui selalu.id, di kediamannya.

Ningsih, ibunya, selain bekerja sebagai petugas kebersihan atau tukang sapu di Pakuwon City. Dia juga berdagang minuman di Kenjeran, di hari libur. Bahkan di hari raya lebaran.

"Ibu selalu bekerja keras, bahkan saat libur atau hari raya. Saya sendiri tinggal dengan ibu, sementara dua kakak saya sudah berkeluarga dan satu lagi masih menjalani hukuman di penjara," tambahnya.

Sementara anak pertamanya Eko Zainul Arifin (39), mengungkapkan bahwa pihak keluarga dari pelaku sempat datang ke rumah sakit pada malam kejadian bersama pengacara mereka.

"Mereka menawarkan bantuan pengobatan dan meminta itikad damai, tapi saya menolak. Saya ingin kasus ini diproses hukum karena ini sudah menghilangkan nyawa ibu saya," tegasnya.

Menurut Eko, pihak pelaku telah memberikan santunan kepada keluarga. Namun, keluarga tetap ingin kasus ini diusut tuntas, mengingat pelaku diduga mengemudi dalam pengaruh alkohol saat kejadian.

Sebelumnya, korban ditabrak lari oleh pengemudi Mercy Hitam di kawasan Pakuwon City itu, sebelum detik-detik kecelakaan beruntun di Kenjeran, Senin (23/12/2024) sore.

Kecelakaan itu memperlihatkan ampak kerusakan cukup parah tertangkap kamera dashboard mobil salah satu pengguna jalan.

Dalam rekaman dasboard tersebut tertangkap kronologi awal mobil Mercy hitam bernopol Mercy L1725 FH melaju kencang, dari arah belakang searah dengan mobil yang merekam kejadian tabrak lari korban pesepeda.

Rekaman tersebut memperlihatkan detik detik M ditabrak beserta sepedanya. Sepeda yang dikendarai M dengan mengenakan jas hujan warna hijau pun terpental jauh hingga terkapar di jalan dengan darah mengujur dari kepala.

Bukannya berhenti, pelaku justru melarikan diri ke Jalan Kenjeran, yang kemudian memicu kecelakaan beruntun.

Di Jalan Kenjeran, Mercedes-Benz yang dikendarai pelaku menabrak tiga mobil, yakni Honda Brio warna kuning, Toyota Avanza putih (yang tercebur ke sungai), dan Nissan Livina abu-abu, serta empat sepeda motor.

Sementara, pelaku pengemudi Mercy hitam bernama Septian Uki Wijaya, mengaku dalam keadaan mabuk. Kepada polisi, ia mengatakan telah mengonsumsi dua botol bir sebelum mengemudi.

“Maaf, Pak. Saya salah. Saya mabuk dan siap bertanggung jawab,” ujarnya.

Baca Juga: Honda HR-V Tabrak Pembatas Taman Walikota Mustajab hingga Ringsek Bagian Depan

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.