Senin, 02 Feb 2026 09:50 WIB

Sekolah Tatap Muka di Surabaya Dilaksanakan Minggu Depan, Begini Aturannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jan 2022 20:18 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf

selalu.id - Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Surabaya akan dilaksanakan minggu depan, tepatnya pada Senin (10/1/2022) mendatang. Hal ini disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

"Minggu depan kita mulai PTM, SD, SMP akan berjalan. Mekanismenya model 2 shift. Setelah satu minggu prokes, kita evaluasi. Persiapan anak bagaimana. Kalau satu minggu bagus, kita laksanakan 100 persen tanpa shift. Masuk pagi semua,"kata, Kepala Dispendik, Yusuf Masruf dalam konferensi persnya, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Yusuf menjelaskan, dalam model pelaksanaannya, satgas sekolah telah menyiapkan pedulilindungi untuk orang tua siswa yang datang mengantarkan anaknya.

"Saat jalan ke ruangan mereka akan cek suhu. Diharapkan satgas nanti mengarahkannya tidak bergerembol, tetap pakai masker. Kita harap tidak ada jam kosong," jelasnya.

Nantinya saat proses pembelajaran siswa dan guru mempunyai istirahat 10 menit, namun tidak keluar dari kelas. Agar tidak terjadi jam kosong, nantinya guru akan digantikan guru piket untuk mengawasi siswa bergerombol.

"Kalau pulang juga sama, satgas bantu yang di dalam sekolah tidak gerombol, sekolah bantu ada tempat atau ruang isolasi. Sebelum pulang nunggu disitu, kalau orangtua datang dipanggil pulang biar tidak bergerombol,"jelasnya.

Sedangkan untuk perizinan orangtua, Yusuf menyampaikan akan menyiapkan model hybrid, jika orangtua siswa tidak mengizinkan anaknya untuk sekolah tatap muka.

"Harapan saya untuk orangtua, kita berdoa bersama yakin bahwa saat ini surabaya level 1, bisa mempercayakan putra putri memulai PTM,"ujarnya.

Lebih lanjut Yusuf menyampaikan, untuk jadwal pelaksanaa PTM jenjang SD dibagi shift 2. Shift 1 pertama Pukul 07.00-09.00 WIB. Shift 2 pukul 9.30 - 11.30 WIB.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Untuk jadwal pelaksanaan PTM Jenjang SMP yakni Shift 1 pukul 6.30 - 09.30 WIB. Sedangkan Shift 2 pukul 10.00 - 13.00 WIB.

"Untuk peserta didik PAUD mulai pukul 08.00 - 09.20 WIB,"ujar Yusuf.

Selain itu, sekolah yang jumlah muridnya sedikit atau tidak sampai kapasitas ruangan. Hanya dijadwalkan satu shift untuk seluruh siswa.

Sementara itu, Yusuf mengaku asessmen sekolah sudah berjalan 100 persen. Sehingga hanya tinggal penilaian pelaksanaan PTM. Yusuf meminta para sekolah untuk lebih mensosialisasikan prokes.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

"Misalnya pakai masker, biarpun jaraknya agak dempet tapi masker rajin kan Alhamdulillah. Kan yang paling utama masker, masker juga perlu waktu, namanya anak-anak, perlu dipantau," ungkapnya.

Nantinya kalau sudah mematahui prokes, lanjut Yusuf, jadwal pelaksanaan PTM 100 persen murni jam sekolahnya. Yusuf khawatir, jika dilakukan daring di rumah terus, siswa tidak terlatih pakai masker.

Yusuf juga menambahkan, untuk swab acak juga perlu. Hal itu untuk mengurangi tingkat penyebaran di sekolah atau lingkungan sekitar.

"Saya sudah bilang ke pak wali, bahwa nanti kita sinergi ada kampung wani Jogo Suroboyo, Satgas kelurahan disana," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Kabar Gembira, Dari Keuangan hingga Karier

Ramalan zodiak hari ini meliputi seputar percintaan, keuangan dan karier bisa menjadi prediksi peruntungan di masa depan.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.