Minggu, 06 Sep 2026 23:56 WIB

Sekolah Tatap Muka di Surabaya Dilaksanakan Minggu Depan, Begini Aturannya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 06 Jan 2022 20:18 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf
Kepala Dinas Pendidikan Surabaya, Yusuf Masruf

selalu.id - Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen di Surabaya akan dilaksanakan minggu depan, tepatnya pada Senin (10/1/2022) mendatang. Hal ini disampaikan oleh Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya.

"Minggu depan kita mulai PTM, SD, SMP akan berjalan. Mekanismenya model 2 shift. Setelah satu minggu prokes, kita evaluasi. Persiapan anak bagaimana. Kalau satu minggu bagus, kita laksanakan 100 persen tanpa shift. Masuk pagi semua,"kata, Kepala Dispendik, Yusuf Masruf dalam konferensi persnya, Kamis (6/1/2022).

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

Yusuf menjelaskan, dalam model pelaksanaannya, satgas sekolah telah menyiapkan pedulilindungi untuk orang tua siswa yang datang mengantarkan anaknya.

"Saat jalan ke ruangan mereka akan cek suhu. Diharapkan satgas nanti mengarahkannya tidak bergerembol, tetap pakai masker. Kita harap tidak ada jam kosong," jelasnya.

Nantinya saat proses pembelajaran siswa dan guru mempunyai istirahat 10 menit, namun tidak keluar dari kelas. Agar tidak terjadi jam kosong, nantinya guru akan digantikan guru piket untuk mengawasi siswa bergerombol.

"Kalau pulang juga sama, satgas bantu yang di dalam sekolah tidak gerombol, sekolah bantu ada tempat atau ruang isolasi. Sebelum pulang nunggu disitu, kalau orangtua datang dipanggil pulang biar tidak bergerombol,"jelasnya.

Sedangkan untuk perizinan orangtua, Yusuf menyampaikan akan menyiapkan model hybrid, jika orangtua siswa tidak mengizinkan anaknya untuk sekolah tatap muka.

"Harapan saya untuk orangtua, kita berdoa bersama yakin bahwa saat ini surabaya level 1, bisa mempercayakan putra putri memulai PTM,"ujarnya.

Lebih lanjut Yusuf menyampaikan, untuk jadwal pelaksanaa PTM jenjang SD dibagi shift 2. Shift 1 pertama Pukul 07.00-09.00 WIB. Shift 2 pukul 9.30 - 11.30 WIB.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Untuk jadwal pelaksanaan PTM Jenjang SMP yakni Shift 1 pukul 6.30 - 09.30 WIB. Sedangkan Shift 2 pukul 10.00 - 13.00 WIB.

"Untuk peserta didik PAUD mulai pukul 08.00 - 09.20 WIB,"ujar Yusuf.

Selain itu, sekolah yang jumlah muridnya sedikit atau tidak sampai kapasitas ruangan. Hanya dijadwalkan satu shift untuk seluruh siswa.

Sementara itu, Yusuf mengaku asessmen sekolah sudah berjalan 100 persen. Sehingga hanya tinggal penilaian pelaksanaan PTM. Yusuf meminta para sekolah untuk lebih mensosialisasikan prokes.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Misalnya pakai masker, biarpun jaraknya agak dempet tapi masker rajin kan Alhamdulillah. Kan yang paling utama masker, masker juga perlu waktu, namanya anak-anak, perlu dipantau," ungkapnya.

Nantinya kalau sudah mematahui prokes, lanjut Yusuf, jadwal pelaksanaan PTM 100 persen murni jam sekolahnya. Yusuf khawatir, jika dilakukan daring di rumah terus, siswa tidak terlatih pakai masker.

Yusuf juga menambahkan, untuk swab acak juga perlu. Hal itu untuk mengurangi tingkat penyebaran di sekolah atau lingkungan sekitar.

"Saya sudah bilang ke pak wali, bahwa nanti kita sinergi ada kampung wani Jogo Suroboyo, Satgas kelurahan disana," terangnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.