Sabtu, 22 Agu 2026 18:07 WIB

Kebakaran Pabrik NPK Petrokimia Gresik: Tak Ada Korban Jiwa, Investigasi Dilakukan

Kebakaran pabrik Petrokimia
Kebakaran pabrik Petrokimia

selalu.id – Sebuah kebakaran hebat melanda pabrik pupuk NPK milik Petrokimia Gresik pada Jumat siang, sekitar pukul 13.00 WIB.  Asap hitam pekat membumbung tinggi ke angkasa, terlihat hingga radius 500 meter dari lokasi kejadian.  Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kobaran api yang cukup besar menjilat bangunan pabrik.  Beruntung, peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.

Adityo Wibowo, SVP Sekretaris Perusahaan Petrokimia Gresik, membenarkan kejadian tersebut melalui keterangan pers tertulis.  Ia menjelaskan bahwa tim Pemadam Kebakaran (PMK) Srikandi Petrokimia Gresik berhasil mengendalikan dan memadamkan api dengan cepat.  Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam, dan api dinyatakan padam sepenuhnya pukul 15.00 WIB.

Baca Juga: Akibat Kebakaran, Diduga 22 Motor di Bengkel KNV Sidoarjo Ikut Hangus

"Kami memastikan bahwa kebakaran ini tidak mengganggu operasional perusahaan secara keseluruhan. Produksi pupuk NPK dan produk lainnya tetap berjalan normal, dan aktivitas masyarakat sekitar juga tidak terpengaruh," ujar Adityo dalam keterangan tertulis yang diterima selalu.id, Jumat (13/12/2024)

Meskipun demikian, penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap investigasi.  Tim internal Petrokimia Gresik, dibantu oleh tim ahli forensik kebakaran, tengah bekerja keras untuk mengidentifikasi sumber api dan menyelidiki kronologi kejadian.  Hasil investigasi tersebut akan diumumkan kepada publik setelah proses penyelidikan selesai dilakukan.

Baca Juga: Kebakaran Dini Hari, Bengkel Modifikasi Racing di Kahuripan Nirwana Ludes

Pihak kepolisian setempat juga turut serta dalam proses investigasi untuk memastikan tidak ada unsur kesengajaan atau tindakan kriminal di balik peristiwa ini.  Mereka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi.

Kejadian ini menjadi pengingat penting akan pentingnya penerapan standar keamanan dan keselamatan kerja yang ketat di lingkungan industri.  Petrokimia Gresik berkomitmen untuk terus meningkatkan sistem pencegahan kebakaran dan memastikan keselamatan seluruh karyawan dan masyarakat sekitar.  Mereka juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap prosedur keamanan di pabrik NPK untuk mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang.

Baca Juga: Gudang Kayu di Made Surabaya Terbakar, Mobil dan Dua Motor Hangus

Hingga saat ini, belum ada informasi pasti mengenai kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.  Petrokimia Gresik berjanji akan memberikan informasi lebih lanjut setelah proses investigasi dan penghitungan kerugian selesai dilakukan.  Perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh kejadian ini.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Rafi mengaku keinginannya memimpin KONI Sidoarjo telah muncul sejak lama.

Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

Untuk melengkapi persiapan calon pengantin, pameran yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB ini juga menghadirkan lebih dari 30 penawaran eksklusif.

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.

Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

Bupati Subandi meminta pihak sekolah lebih aktif mengawasi kehadiran siswa selama jam pelajaran berlangsung, begitupun orang tua harus intens komunikasi.