Minggu, 01 Nov 2026 22:04 WIB

Eri Cahyadi Sidak, Beri Tenggat 2 Minggu untuk Atasi Banjir di Surabaya Barat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 11 Des 2024 10:15 WIB
Eri Cahyadi sidak bozem Simo
Eri Cahyadi sidak bozem Simo

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, langsung turun tangan menangani banjir di kawasan Surabaya Barat, khususnya di Bozem Simo yang jebol.

Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan hingga larut malam, Eri menyatakan bahwa masalah utama banjir adalah buruknya pengelolaan bozem akibat penumpukan sampah.

“Saya tadi malam keliling sendiri, jam 11 malam ke HT, Embong, hingga ke sini (Bozem Simo). Kalau saya tidak keliling sendiri, mungkin tidak tahu persis kondisi lapangan. Airnya dari bozem ini seharusnya bisa mengalir lancar, tapi karena ada banyak sampah, fungsinya terganggu,” ujar Eri, usai sidak di bozem Simo, Rabu (11/12/2024).

Eri menjelaskan, Bozem Simo merupakan salah satu titik penting dalam pengendalian banjir di kawasan Surabaya Barat.

Bozem ini menampung air dari wilayah seperti Dukuh Kupang Barat, SWK, dan beberapa kampung yang rawan banjir. Namun, penumpukan sampah membuat kapasitas bozem tidak maksimal.

“Bozem ini besar sekali. Seharusnya bisa menampung air sebelum dialirkan ke wilayah lain. Tapi kenyataannya, sampah menumpuk di sini. Akibatnya, air meluap dan menyebabkan banjir, seperti yang terjadi di Simo,” jelasnya.

Eri juga menyoroti adanya tempat pembuangan sampah sementara (TPS) di sekitar bozem yang tidak tertata dengan baik. “TPS di sini harus ditata ulang. Jangan ada lagi gerobak sampah yang ditumpuk sembarangan. Sampah ini salah satu penyebab bozem tidak berfungsi,” tegasnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Eri memberi waktu dua minggu kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Satpol PP untuk membersihkan seluruh sampah di bozem. Setelah itu, langkah lanjutan berupa pemasangan batu tumpuk akan dilakukan untuk memperkuat struktur bozem.

“Saya minta semua sampah di bozem ini digeruk habis dalam dua minggu. Setelah itu, baru kita perkuat dengan batu tumpuk agar tidak mudah jebol lagi. Jangan sampai ada genangan seperti di Simo,” katanya.

Eri memastikan, pengelolaan saluran dan bozem akan terus dipantau agar permasalahan banjir bisa diminimalkan. Ia juga meminta masyarakat untuk mendukung upaya Pemkot Surabaya dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama di area yang berfungsi sebagai pengendali banjir.

“Kita tidak boleh kerja sendiri-sendiri. Warga juga harus menjaga kebersihan lingkungan. Kalau semua berfungsi sesuai tugasnya, banjir seperti ini bisa kita hindari,” pungkasnya.

Baca Juga: Parah! Gerobak Sampah Dicuri di Surabaya, Pelaku Terekam CCTV

Editor : Ading
Berita Terbaru

Muaythai Jatim Mulai Petakan Regenerasi Atlet untuk PON 2028

Gebrakan ini dilakukan setelah Baso Juherman kembali terpilih secara aklamasi untuk memimpin Pengprov MI Jatim periode 2026–2031.

Gudang Minyak Goreng di Kemuning Sidoarjo Ludes Terbakar

Mengenai pemicu amukan api serta estimasi kerugian materiil, pihak Damkarmat Sidoarjo mengaku masih belum bisa memastikannya, begitupun penyebabnya.

Haul Akbar Sidoarjo 2026, Bupati Subandi Ajak Warga Perkuat Moral dan Persatuan

Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan dan saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat.

Syaiful Mahdi Terpilih jadi Ketum KONI Nganjuk, Berikut Gebrakan yang Disiapkan

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi pun mendorong pengembangan sport center berbasis sport science dengan menggandeng perguruan tinggi dan insan pers.

Wajib Catat, Ini Daftar 21 Penyakit dan Layanan yang Tidak Ditanggung BPJS Kesehatan

Masyarakat pun diimbau untuk lebih cermat memahami daftar layanan yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan sebelum mendatangi fasilitas kesehatan.

Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pedagang mendesak Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mendorong revisi perda tentang perdagangan dan perindustrian.