Selasa, 03 Feb 2026 18:56 WIB

Alasan Ekonomi, Pemkot Tak Larang RHU di Surabaya Buka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2020 16:55 WIB

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya belum mengeluarkan surat keputusan untuk menutup Rumah Hiburan Umum (RHU), meski sudah ada kasus positif Corona. Pemkot hanya mengeluarkan imbauan saja.

“Kami memutuskan tidak mengeluarkan larangan. Sifatnya hanya imbauan agar pengusaha mau menutup RHU-nya, atau RHU tidak menghadirkan massa dengan jumlah banyak,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB dan Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, ditemui di Kantor Bagian Humas Kota Surabaya, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Reklame Patah saat Hujan Disertai Angin di Surabaya: Belum Ada Petugas, Bahayakan Warga 

Jika RHU tersebut tetap buka, lanjut Eddy, protokol normatif yang telah dikeluarkan pemerintah harus ditaati. Yakni menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dan ada pemeriksaan kesehatan atau suhu tubuh. Jika diketahui ada yang dicurigai sakit, dilarang untuk masuk RHU dan membawanya ke rumah sakit.

Baca Juga: Hujan Disertai Angin di Surabaya Juga Tumbangkan 30 Pohon

“RHU wajib mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni menyediakan hand sanitizer, mewajibkan pengunjung untuk cuci tangan dan melarang masuk pengunjung yang diduga sedang sakit seperti yang terkena corona,” ungkapnya.

Keputusan Pemkot Surabaya tidak menutup RHU ini, kata Eddy, agar tidak mengganggu perekonomian di Kota Pahlawan. Sebab jika RHU ditutup, dipastikan akan mengganggu ekonomi makro dan mikro, termasuk pengusaha kecil seperti UMKM dan PKL.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

“Pemerintah telah mempunyai pertimbangan-pertimbangan kenapa tidak melakukan lockdown. Pemkot ingin kehidupan berjalan normal. Yang penting kami imbau masyarakat menjaga pola hidup sehat agar daya tahan tubuh baik,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PMI Surabaya dan Solo Jajaki Kerja Sama "Sister City" dalam Kunjungan Studi Banding

“Melihat potensi kedua kota, kami mengusulkan adanya kerja sama antata Surabaya dan Solo,” jelas Sumartono.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Diduga Ada Penyimpangan Pengadaan Laptop untuk Pesantren, Tiga Unsur Jawa Timur Disorot

Aliansi Gempar menegaskan sudah melakukan pertemuan dengan perwakilan Inspektorat Jatim, untuk segera ditindaklanjuti.

31 Ribu Kursi Tiket Kereta Lebaran 2026 di Daop 8 Surabaya Telah Terjual

Jumlah tersebut diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dibukanya masa pemesanan tiket secara bertahap.