Selasa, 21 Jul 2026 19:35 WIB

Alasan Ekonomi, Pemkot Tak Larang RHU di Surabaya Buka

  • Penulis : Ade Resty
  • | Rabu, 18 Mar 2020 16:55 WIB

Surabaya (selalu.id) - Pemerintah Kota Surabaya belum mengeluarkan surat keputusan untuk menutup Rumah Hiburan Umum (RHU), meski sudah ada kasus positif Corona. Pemkot hanya mengeluarkan imbauan saja.

“Kami memutuskan tidak mengeluarkan larangan. Sifatnya hanya imbauan agar pengusaha mau menutup RHU-nya, atau RHU tidak menghadirkan massa dengan jumlah banyak,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat (BPB dan Linmas) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, ditemui di Kantor Bagian Humas Kota Surabaya, Rabu (18/3/2020).

Baca Juga: Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Jika RHU tersebut tetap buka, lanjut Eddy, protokol normatif yang telah dikeluarkan pemerintah harus ditaati. Yakni menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan dan ada pemeriksaan kesehatan atau suhu tubuh. Jika diketahui ada yang dicurigai sakit, dilarang untuk masuk RHU dan membawanya ke rumah sakit.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

“RHU wajib mematuhi protokol yang telah ditetapkan pemerintah. Yakni menyediakan hand sanitizer, mewajibkan pengunjung untuk cuci tangan dan melarang masuk pengunjung yang diduga sedang sakit seperti yang terkena corona,” ungkapnya.

Keputusan Pemkot Surabaya tidak menutup RHU ini, kata Eddy, agar tidak mengganggu perekonomian di Kota Pahlawan. Sebab jika RHU ditutup, dipastikan akan mengganggu ekonomi makro dan mikro, termasuk pengusaha kecil seperti UMKM dan PKL.

Baca Juga: Tenyata Ini Penyebab Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel

“Pemerintah telah mempunyai pertimbangan-pertimbangan kenapa tidak melakukan lockdown. Pemkot ingin kehidupan berjalan normal. Yang penting kami imbau masyarakat menjaga pola hidup sehat agar daya tahan tubuh baik,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.

MTQ ke-32 Kabupaten Sidoarjo Resmi Ditutup, Berikut Daftar Juaranya

Fenny mengatakan lomba ini sejalan dengan upaya mencetak generasi yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.