Minggu, 21 Jun 2026 06:57 WIB

Kapal Pesiar Terbesar di Dunia 'Quantum of the Seas' Singgah di Tanah Air

Quantum of the Seas
Quantum of the Seas

selalu.id - PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Regional 3 bersiap menyambut kedatangan kapal pesiar terbesar di dunia, Quantum of the Seas, di Pelabuhan Gilimas, Lombok, pada hari Kamis, 22 November 2024. Kedatangan kapal mewah milik Royal Caribbean Cruise Lines ini menandai tonggak sejarah baru bagi pariwisata bahari Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Quantum of the Seas, dengan panjang keseluruhan (LOA) mencapai 347 meter, akan membawa sekitar 4.000 orang penumpang dan 1.000 orang awak kapal. Kapal ini  dikenal dengan fasilitasnya yang lengkap dan mewah, termasuk  skydiving simulator, robot bartender, dan berbagai pilihan hiburan kelas dunia.

General Manager Pelindo Regional 3 Lembar, Kunto Wibisono, menyatakan bahwa Pelindo Regional 3 telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan Quantum of the Seas. Fasilitas terminal penumpang Gilimas telah disiapkan untuk mengakomodir kapal pesiar dan didesain untuk memberikan kenyamanan bagi ribuan penumpang yang akan datang.

"Kami sangat antusias menyambut kedatangan Quantum of the Seas. Kapal ini merupakan kapal pesiar terbesar yang pernah singgah di Indonesia, dan kami bangga Pelabuhan Gilimas terpilih sebagai tempat sandarnya," ujar Kunto Wibisono kepada selalu.id, Kamis (21/11/2024).

Diketahui, terminal Gilimas saat ini memiliki panjang dermaga 440 meter dan bangunan 2 lantai dengan total luas lantai 1 yaitu 12.300 m2 dan lantai 2 yaitu 2.000 m2. Terminal ini juga didukung dengan area publik yang memadai untuk mengantisipasi kunjungan penumpang dalam jumlah banyak.

Alur dembarkasi dan embarkasi penumpang telah dirancang secara efisien untuk memperlancar proses kegiatan pada saat kedatangan dan keberangkatan kapal. Pelindo Regional 3 juga telah menyiapkan mobile gangway yang modern untuk mempermudah akses penumpang menuju dan dari kapal.

Pelindo Regional 3 telah berkoordinasi secara intensif dengan Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), Bea Cukai, Karantina Imigrasi, serta Pemerintah Daerah terkait untuk memastikan kelancaran proses kedatangan kapal pesiar ini.

"Kami juga bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan berbagai layanan pendukung, seperti transportasi, akomodasi, dan wisata, bagi para penumpang," imbuh Kunto Wibisono.

Kedatangan Quantum of the Seas diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Ribuan wisatawan internasional yang datang akan mengunjungi berbagai destinasi wisata di kawasan Nusa Tenggara Barat, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

Keberhasilan Pelabuhan Gilimas dalam menerima kapal pesiar terbesar di dunia menjadi bukti kesiapan Indonesia dalam mengembangkan sektor pariwisata bahari.  Semoga kedatangan Quantum of the Seas dapat menjadi momentum bagi pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Nusa Tenggara Barat.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung.

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam.

Nama Politisi PDI Perjuangan Terseret Pusaran Korupsi BSPS Sumenep

Risky sebagai Koordinator Kabupaten Program BSPS 2024 mengatakan bahwa diperintahkan menyerahkan uang kompensasi kepada anggota dewan terebut.

Hakim Vonis Ringan Eks Manajer Akuntasi PT Dejavu Multi Kreasi dalam Kasus Penggelapan

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menilai terdapat sejumlah hal yang meringankan terdakwa sehingga layak memperoleh hukuman lebih ringan.

Ali Mufthi Ajak Santri Teladani Perjuangan KH Sholeh Nahrawi Cetak Generasi Berilmu dan Berakhlak

Sebagai bagian dari keluarga besar santri, Ali Mufti mengaku bangga melihat Kabupaten Probolinggo dipimpin oleh seorang kiai.

Sidang Korupsi BSPS Sumenep, Terdakwa: Ada Dana Rp3 Miliar ke Tenaga Ahli Anggota DPR RI

terungkap adanya aliran dana kompensasi senilai Rp3 miliar kepada Ari Hersofiawanudin alias Bilowo yang disebut sebagai tenaga ahli anggota Komisi V DPR RI.