Jumat, 05 Jun 2026 07:53 WIB

Soal Banjir di Surabaya, Wali Kota Eri: Dari Tahun-tahun Sebelumnya Terjadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Des 2021 17:17 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menilai sampahlah yang menjadi penyebab banjir atau yang biasa disebut genangan air di Surabaya. Diketahui, beberapa wilayah di Surabaya terendam banjir setelah hujan deras kemarin, Kamis (30/12/2021). Selain beberepa kendaraan mogok, satu mobil tercebur selokan di Jalan Indrapura.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan usai acara pelantikan massal 1400 pejabat di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Eri mengatakan bahwa masalah genangan tidak dapat diselesaikan dalam satu lokasi saja, namun secara wilayah.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

"Tidak bisa diselesaikan dalam satu tempat, diselesaikan dalam beberapa area," ujar Eri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/12/2021).

Eri juga menyebut bahwa masalah banjir di Surabaya tidak hanya terjadi pada tahun ini saja, namun juga tejadi pada tahun - tahun sebelumnya. Pernyataan Eri ini seakan menyatakan bahwa banjir tidak terjadi pada masa kepemimpinanya saja, namun juga masa kepemimpinan wali kota sebelum-sebelumnya dimana Eri masih menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dengan jabatan terakhir Kepala Bappeko serta plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Tebuka Hijau (DKRTH) sebelum menjadi wali kota.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

"Kita tau genangan iki terjadi terus. Contoh dari tahun-tahun sebelumnya terjadi.," elak Eri Cahyadi.

Terkait banjir di sebagaian wilayah Surabaya kemarin, Eri Cahyadi menyebut adanya rumah pompa yang tertutup sampah yang memungkinkan mengurangi kinerja rumah pompa tersebut dalam mengurangi genangan air. Eri juga menyebut akan mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai agar tidak menghambat aliran air.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Saluranya wes dadi gede tapi sek tetep onok sampah (saluran sudah besar tapi tetap ada sampah). Wingi rumah pompa ketutup sampah (kemarin rumah pompa tertutup sampah) yang inilah yang terus kita edukasi. Edukasi yang kita butuhkan," tutup mantan plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Tebuka Hijau (DKRTH) ini. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.