Senin, 07 Sep 2026 01:40 WIB

Soal Banjir di Surabaya, Wali Kota Eri: Dari Tahun-tahun Sebelumnya Terjadi

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Des 2021 17:17 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menilai sampahlah yang menjadi penyebab banjir atau yang biasa disebut genangan air di Surabaya. Diketahui, beberapa wilayah di Surabaya terendam banjir setelah hujan deras kemarin, Kamis (30/12/2021). Selain beberepa kendaraan mogok, satu mobil tercebur selokan di Jalan Indrapura.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan usai acara pelantikan massal 1400 pejabat di Taman Surya, Balai Kota Surabaya, Eri mengatakan bahwa masalah genangan tidak dapat diselesaikan dalam satu lokasi saja, namun secara wilayah.

Baca Juga: Air PDAM Surabaya Keruh dan Berbusa di Belasan Kawasan, Warga Keluhkan Bau Kimia

"Tidak bisa diselesaikan dalam satu tempat, diselesaikan dalam beberapa area," ujar Eri saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (31/12/2021).

Eri juga menyebut bahwa masalah banjir di Surabaya tidak hanya terjadi pada tahun ini saja, namun juga tejadi pada tahun - tahun sebelumnya. Pernyataan Eri ini seakan menyatakan bahwa banjir tidak terjadi pada masa kepemimpinanya saja, namun juga masa kepemimpinan wali kota sebelum-sebelumnya dimana Eri masih menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya dengan jabatan terakhir Kepala Bappeko serta plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Tebuka Hijau (DKRTH) sebelum menjadi wali kota.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Kita tau genangan iki terjadi terus. Contoh dari tahun-tahun sebelumnya terjadi.," elak Eri Cahyadi.

Terkait banjir di sebagaian wilayah Surabaya kemarin, Eri Cahyadi menyebut adanya rumah pompa yang tertutup sampah yang memungkinkan mengurangi kinerja rumah pompa tersebut dalam mengurangi genangan air. Eri juga menyebut akan mengedukasi masyarakat untuk tidak membuang sampah ke sungai agar tidak menghambat aliran air.

Baca Juga: DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

"Saluranya wes dadi gede tapi sek tetep onok sampah (saluran sudah besar tapi tetap ada sampah). Wingi rumah pompa ketutup sampah (kemarin rumah pompa tertutup sampah) yang inilah yang terus kita edukasi. Edukasi yang kita butuhkan," tutup mantan plt Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Tebuka Hijau (DKRTH) ini. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

PAMDI Surabaya Soroti Izin dan Citra Pentas Dangdut, Sekaligus Kejar Pengakuan UNESCO

Ia mendorong para penyanyi dan pelaku seni dangdut mengedepankan etika, termasuk dalam penampilan di atas panggung.

Cegah Busa Masuk Kalimas Surabaya, PJT I Alirkan Pasokan Air Tambahan dari Waduk Sutami

PJT I terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan keamanan pasokan air baku bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya.

Dua Rumah Terbakar di Mojokerto, Terdengar Tiga Kali Ledakan

Api berasal dari freon kulkas yang diduga mengalami korsleting. Akibat kejadian itu, rumah dan semua perabotan serta peralatan elektronik hangus terbakar.

DPRD Surabaya Soroti Data Warga: Baru Dibetulkan Saat Butuh Bantuan, BPJS hingga Waris

Cahyo menilai Dispendukcapil Surabaya perlu memetakan data yang belum mutakhir maupun tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya.

Melon Hidroponik jadi Magnet Baru Wisata Edukasi di Candi Negoro, Sidoarjo

Greenhouse seluas 400 meter persegi menjadi pusat pengembangan wisata ini.

Tak Cukup Andalkan TPA, Jakarta Barat Belajar Pengolahan Sampah dari Sidoarjo

"Penting sekali menguatkan pengurangan sampah atau pengolahan sampah itu dari TPS 3R,” ujar Wali Kota Administrasi Jakarta Barat Iin Mutmainnah.