Senin, 21 Sep 2026 06:15 WIB

Luluk Usung Program Satu Juta UMKM Pemodalan 0 Persen

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Setelah melakukan agenda kampanye blusukan di Jember, Luluk Nur Hamidah juga berlanjut blusukan ke beberapa pasar tradisional yang ada di Surabaya. Diantaranya yakni Pasar Tempurejo, Dukuh Sutorejo dan Pasar Yamuri yang ada di Jalan Kalisari Timur, Surabaya.

Dalam kalender kampanye blusukannya di pasar, Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 1 ini juga melakukan sesi dialog bersama para pedagang. Hal itu ia lakukan guna mengetahui kondisi pasar tersebut. Selain bertujuan menjaring simpati para pedagang, juga untuk mencari tahu permasalahan dan keluhan dari para pedagang.

Baca Juga: Gebyar UMKM 2026 jadi Sarana Promosi Produk Unggulan Sidoarjo

Kegiatan seperti kunjungannya di pasar-pasar tradisional ini akan dilanjutkan ketempat-tempat yang lain. Sebab, sampai saat ini sesuai data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Jawa Timur berada dalam angka kemiskinan tertinggi se-Indonesia.

Untuk itu, wanita kelahiran Jombang 25 Juni 1971 ini, gencar mensosialisasikan program-programnya dalam membangun Jawa Timur agar lebih maju lagi. "Maka program yang akan kita hadirkan jika menang adalah menghadirkan satu juta UMKM selama 5 tahun kepemimpinan Luluk-Lukman," tegas Luluk saat ditemui selalu.id di Pasar Tempurejo Surabaya, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga: Sidoarjo Genjot Modal UMKM, BPR Delta Artha Salurkan Kurda Bunga 2 Persen ke Ribuan Debitur

Kunjungannya kali ini pun selain mengusung program satu juta UMKM, Luluk juga mengusung program Pemodalan 0 Persen. Luluk sendiri mengungkapkan, bahwa sektor usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan perlu mendapatkan dukungan yang lebih baik, terutama akses modal yang mudah dan terjangkau.

Pelaku UMKM khususnya seperti pedagang di pasar-pasar, lanjut Luluk mengatakan, sangat potensial, tapi sering kali terkendala modal. Inilah yang membuat pihaknya menggagas program pinjaman tanpa bunga (0 persen) dan agunan untuk UMKM. "Program ini, tentunya akan dapat membantu para pengusaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani biaya tambahan," cetusnya.

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Sekadar diketahui, program pemodalan bunga 0 persen ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memacu pertumbuhan UMKM di Jatim. Dengan skema pinjaman tersebut, UMKM yang sudah terdaftar dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat mengakses bantuan modal tanpa harus membayar bunga, sehingga peluang mereka untuk berkembang semakin besar.

"Tentunya, jika ini (program) berjalan, akan semakin mengurangi angka kemiskinan di Jatim. Karena mereka tidak terbebani, dan terlebih lagi mampu meningkatkan sektor ekonomi Jatim," tukasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pejalan Kaki Lansia Tewas Tertabrak Motor di Mojokerto

Korban diduga hendak menyeberang untuk menuju ke toko.

Kawah Mirip Telur Ceplok Muncul di Gunung Anak Krakatau, Pertanda Apa? Ini Kata Ahli

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau Lampung Selatan, Suwarno mengatakan, fenomena semacam ini tidak dialami oleh semua gunung api di Indonesia.

Promo Beras September 2026: Banyak Diskon Gila-gilaan Bunda, Segera Beli

Penawaran ini mencakup berbagai varian, mulai dari beras putih, beras merah, beras organik, hingga beras porang.

Detik-detik Tim Penyelam Basarnas Masuk Bangkai Kapal Virgo Transport 8 dan Temukan Satu Korban

Setelah ditemukan, korban kemudian dievakuasi oleh Tim SAR Gabungan menuju KN SAR Kamajaya untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Ketika Limbah Bawa PLN Nusantara Power Sabet 71 Penghargaan di ENSIA 2026

PLN Nusantara Power menegaskan bahwa energi tak sekadar soal listrik, melainkan tentang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

5 Kios di Jemur Andayani Surabaya Ludes Terbakar, Ini Dugaan Penyebabya

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini. Kasus kebakaran tersebut kini telah ditangani oleh pihak berwenang setempat.