Selasa, 03 Feb 2026 17:49 WIB

Luluk Usung Program Satu Juta UMKM Pemodalan 0 Persen

Luluk Nur Hamidah
Luluk Nur Hamidah

selalu.id - Setelah melakukan agenda kampanye blusukan di Jember, Luluk Nur Hamidah juga berlanjut blusukan ke beberapa pasar tradisional yang ada di Surabaya. Diantaranya yakni Pasar Tempurejo, Dukuh Sutorejo dan Pasar Yamuri yang ada di Jalan Kalisari Timur, Surabaya.

Dalam kalender kampanye blusukannya di pasar, Calon Gubernur Jawa Timur Nomor Urut 1 ini juga melakukan sesi dialog bersama para pedagang. Hal itu ia lakukan guna mengetahui kondisi pasar tersebut. Selain bertujuan menjaring simpati para pedagang, juga untuk mencari tahu permasalahan dan keluhan dari para pedagang.

Baca Juga: Jelang Nataru, Permintaan Hampers UMKM Lokal di Surabaya Kriya Gallery Meningkat

Kegiatan seperti kunjungannya di pasar-pasar tradisional ini akan dilanjutkan ketempat-tempat yang lain. Sebab, sampai saat ini sesuai data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Provinsi Jawa Timur berada dalam angka kemiskinan tertinggi se-Indonesia.

Untuk itu, wanita kelahiran Jombang 25 Juni 1971 ini, gencar mensosialisasikan program-programnya dalam membangun Jawa Timur agar lebih maju lagi. "Maka program yang akan kita hadirkan jika menang adalah menghadirkan satu juta UMKM selama 5 tahun kepemimpinan Luluk-Lukman," tegas Luluk saat ditemui selalu.id di Pasar Tempurejo Surabaya, Selasa (22/10/2024).

Baca Juga: Pelindo Regional 3 Gelar Portival Nusantara 2025 Wadahi Kolaborasi UMKM dan Generasi Muda

Kunjungannya kali ini pun selain mengusung program satu juta UMKM, Luluk juga mengusung program Pemodalan 0 Persen. Luluk sendiri mengungkapkan, bahwa sektor usaha mikro merupakan tulang punggung perekonomian daerah dan perlu mendapatkan dukungan yang lebih baik, terutama akses modal yang mudah dan terjangkau.

Pelaku UMKM khususnya seperti pedagang di pasar-pasar, lanjut Luluk mengatakan, sangat potensial, tapi sering kali terkendala modal. Inilah yang membuat pihaknya menggagas program pinjaman tanpa bunga (0 persen) dan agunan untuk UMKM. "Program ini, tentunya akan dapat membantu para pengusaha kecil untuk berkembang tanpa terbebani biaya tambahan," cetusnya.

Baca Juga: Workshop Unair-BPDP Dorong UMKM Jawa Timur Olah Sawit Jadi Produk Kreatif

Sekadar diketahui, program pemodalan bunga 0 persen ini merupakan bagian dari strategi besar untuk memacu pertumbuhan UMKM di Jatim. Dengan skema pinjaman tersebut, UMKM yang sudah terdaftar dengan Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat mengakses bantuan modal tanpa harus membayar bunga, sehingga peluang mereka untuk berkembang semakin besar.

"Tentunya, jika ini (program) berjalan, akan semakin mengurangi angka kemiskinan di Jatim. Karena mereka tidak terbebani, dan terlebih lagi mampu meningkatkan sektor ekonomi Jatim," tukasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Hujan Angin Terjang Surabaya: Genteng Rumah Warga Berterbangan, Sejumlah Pohon Juga Tumbang

Genteng rumah warga yang terdampak hujan angin itu berada di Kelurahan Pakis, yang diketahui rumah milik Arif.

Kabar Gembira, Nilai Tukar Rupiah Menguat Lagi ke Rp16.755/US$

Penguatan rupiah hari ini sejalan dengan pelemahan dolar AS di pasar global. 

Wisata Mojokerto dengan Kesejukan Alam yang Syahdu, Cocok Dibuat Santai Sama Keluarga 

Jawa Timur terkenal dengan kuliner dan budayanya. Di balik itu, juga tersimpan wisata yang menakjubkan. Salah satunya di Mojokerto.

Cak Imin: DPW PKB Harus Ubah Cara Berpikir dan Arah Gerak Organisasi

Cak Imin, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa dinamika politik dan persoalan bangsa yang terus berkembang menuntut partai untuk bersikap adaptif.

Jelang HUT ke-18, Gerindra Surabaya Gelar Cek Kesehatan Gratis pada Lansia 

Selain pemeriksaan dasar, warga juga mendapatkan edukasi terkait kewaspadaan terhadap penyakit menular, termasuk Virus Nipah.

Pelindo Petikemas Luruskan Kabar Antrean Kapal di Pelabuhan Tanjung Perak 

Widyaswendra mengatakan bahwa tidak ada keterlambatan pelayanan yang berakibat cukup signifikan dan berpengaruh pada jadwal sandar kapal.