Minggu, 08 Nov 2026 03:54 WIB

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

  • Penulis : Ariyanto
  • | Sabtu, 20 Jun 2026 18:49 WIB
Suasana malam Pasar Rakyat Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang ramai dikunjungi warga. (Foto:Ariyanto/selalu.id) 
Suasana malam Pasar Rakyat Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang ramai dikunjungi warga. (Foto:Ariyanto/selalu.id) 

selalu.id - Kegiatan Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut terlibat dalam rangkaian acara. 

Momentum Suroan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi rakyat. Kehadiran ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Capaian PJPK Sidoarjo Tembus 76,5, Dua Indikator Masih Terkendala Anggaran

Panitia menyediakan stan bagi pedagang kaki lima (PKL) secara gratis tanpa pungutan biaya selama kegiatan berlangsung. Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung yang menyaksikan rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Ketua panitia penyelenggara, Deki, menegaskan bahwa pelibatan PKL merupakan bagian dari konsep acara yang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi wadah pemersatu para budayawan yang saat ini masih terpisah, agar kembali guyub dan bersatu dalam nguri-uri budaya,” ujarnya.

Baca Juga: Bukan Cuma Kebakaran, Call Center 112 Sidoarjo Kini Bisa Wadahi Aduan Jalan Rusak hingga PJU Mati

Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini memang gebrakan pertama. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena budaya adalah jati diri kita yang harus selalu dijaga dan dilestarikan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pedagang jeruk peras, Rudi, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme pengunjung dinilai membuka peluang pendapatan yang lebih baik bagi pedagang kecil.

Baca Juga: PIWK di 18 Kecamatan, Bupati Sidoarjo Subandi Tekankan Kecepatan dan Kualitas Perbaikan Jalan

“Alhamdulillah mas, jadi berkah untuk kita semua,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Grebeg Suro Sidoarjo 2026 diposisikan tidak hanya sebagai perayaan tradisi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara pelaku budaya dan pelaku ekonomi rakyat yang saling menguatkan di tengah perkembangan zaman.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.