Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak
- Penulis : Ariyanto
- | Sabtu, 20 Jun 2026 18:49 WIB
selalu.id - Kegiatan Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut terlibat dalam rangkaian acara.
Momentum Suroan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi rakyat. Kehadiran ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.
Baca Juga: Menilik Magisnya Tradisi Grebeg Suro di Sidoarjo
Panitia menyediakan stan bagi pedagang kaki lima (PKL) secara gratis tanpa pungutan biaya selama kegiatan berlangsung. Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung yang menyaksikan rangkaian kegiatan budaya tersebut.
Ketua panitia penyelenggara, Deki, menegaskan bahwa pelibatan PKL merupakan bagian dari konsep acara yang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi wadah pemersatu para budayawan yang saat ini masih terpisah, agar kembali guyub dan bersatu dalam nguri-uri budaya,” ujarnya.
Baca Juga: Sensus Ekonomi jadi Penentu Program UMKM Surabaya
Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Ini memang gebrakan pertama. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena budaya adalah jati diri kita yang harus selalu dijaga dan dilestarikan,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu pedagang jeruk peras, Rudi, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme pengunjung dinilai membuka peluang pendapatan yang lebih baik bagi pedagang kecil.
Baca Juga: Kios Tambal Ban di Sidoarjo Terbakar, Uang Rp70 Juta hingga Motor Ludes
“Alhamdulillah mas, jadi berkah untuk kita semua,” ujarnya.
Dengan konsep tersebut, Grebeg Suro Sidoarjo 2026 diposisikan tidak hanya sebagai perayaan tradisi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara pelaku budaya dan pelaku ekonomi rakyat yang saling menguatkan di tengah perkembangan zaman.
Editor : RedaksiURL : https://selalu.id/news-14312-grebeg-suro-sidoarjo-2026-pkl-bersyukur-tidak-dipungut-biaya-lapak-
