Sabtu, 19 Sep 2026 06:53 WIB

Grebeg Suro Sidoarjo 2026, PKL Bersyukur Tidak Dipungut Biaya Lapak

  • Penulis : Ariyanto
  • | Sabtu, 20 Jun 2026 18:49 WIB
Suasana malam Pasar Rakyat Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang ramai dikunjungi warga. (Foto:Ariyanto/selalu.id) 
Suasana malam Pasar Rakyat Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang ramai dikunjungi warga. (Foto:Ariyanto/selalu.id) 

selalu.id - Kegiatan Grebeg Suro Sidoarjo 2026 yang digelar di kawasan Alun-Alun Sidoarjo tidak hanya menjadi ruang pelestarian budaya, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut terlibat dalam rangkaian acara. 

Momentum Suroan tersebut dimanfaatkan sebagai ruang pertemuan antara pelestarian tradisi dan penguatan ekonomi rakyat. Kehadiran ribuan pengunjung yang memadati lokasi acara turut menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar.

Baca Juga: Antisipasi Penyakit Zoonosis, DPPP Sidoarjo Gelar Vaksinasi Rabies Gratis

Panitia menyediakan stan bagi pedagang kaki lima (PKL) secara gratis tanpa pungutan biaya selama kegiatan berlangsung. Kebijakan ini membuat para pedagang dapat berjualan dengan lebih leluasa di tengah ramainya pengunjung yang menyaksikan rangkaian kegiatan budaya tersebut.

Ketua panitia penyelenggara, Deki, menegaskan bahwa pelibatan PKL merupakan bagian dari konsep acara yang tidak hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi wadah pemersatu para budayawan yang saat ini masih terpisah, agar kembali guyub dan bersatu dalam nguri-uri budaya,” ujarnya.

Baca Juga: Jargas APBN Capai 29 Ribu Sambungan di Sidoarjo, Pemasangan Dipastikan Gratis

Ia menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan tidak berhenti sebagai agenda seremonial semata, melainkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam menjaga budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Ini memang gebrakan pertama. Harapannya ke depan kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, karena budaya adalah jati diri kita yang harus selalu dijaga dan dilestarikan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pedagang jeruk peras, Rudi, mengaku merasakan dampak positif dari kegiatan tersebut. Tingginya antusiasme pengunjung dinilai membuka peluang pendapatan yang lebih baik bagi pedagang kecil.

Baca Juga: PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

“Alhamdulillah mas, jadi berkah untuk kita semua,” ujarnya.

Dengan konsep tersebut, Grebeg Suro Sidoarjo 2026 diposisikan tidak hanya sebagai perayaan tradisi, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi antara pelaku budaya dan pelaku ekonomi rakyat yang saling menguatkan di tengah perkembangan zaman.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Prakiraan Cuaca Surabaya Besok, Begini Imbauan BMKG

BMKG memprakirakan kondisi cuaca di Kota Surabaya cenderung bersahabat sepanjang akhir pekan. Meski begitu, masyarakat diminta waspada.

The Scandal, Kisah Playboy Taklukkan Janda Muda Demi Taruhan

Meski Hui Yeon berulang kali menolak godaan Cho Won, pertahanan dirinya perlahan mulai goyah oleh rayuan yang dilancarkan secara masif.

Crane Proyek Roboh di Surabaya, Bikin Listrik Padam dan Jalanan Macet

Beruntung, meski material besi berukuran raksasa itu ambruk ke jalan raya, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang tertimpa dalam insiden ini.

Bukan Cuma Datang dan Foto, Ini Alur Layanan Home Care Pemkab Jember untuk Pasien

Untung menegaskan, kehadiran petugas di rumah pasien merupakan langkah awal untuk memastikan kondisi warga dapat diketahui secara langsung.

Lahan KAI Belakang Pasar Turi jadi Tempat Sampah Ilegal, Pemkot Surabaya Siapkan Sanksi Tegas

Pemkot Surabaya menemukan adanya indikasi aktivitas pemilahan dan pengelolaan sampah yang diduga melanggar aturan di kawasan tersebut.

Prof Tjandra Sridjaja Terpilih Aklamasi: Jadikan AAI Rumah Bersama Seluruh Advokat Nusantara!

Penetapan itu dilakukan dalam Sidang Pleno didukung bulat oleh 19 Dewan Pimpinan Cabang dari seluruh Indonesia di Surabaya, Jumat (18/9/2026).