Minggu, 08 Nov 2026 03:52 WIB

ALFI Maluku Apresiasi Transformasi TPK Ambon

TPK Ambon
TPK Ambon

selalu.id - Ketua Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Maluku H. B. Sirait memuji langkah PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang konsisten melakukan perbaikan di TPK Ambon.

Sirait mengatakan penataan terminal yang dilakukan menjadikan TPK Ambon lebih bersih dan tertib sehingga kegiatan bongkar muat dapat dilakukan dengan cepat dan aman bagi pekerja. Dia menyebut TPK Ambon sebelum transformasi seperti pasar dimana banyak orang yang tidak berkepentingan keluar masuk bahkan berjualan di dalam area terminal.

Baca Juga: Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Struktur Korporasi Lewat Konsolidasi Usaha

“Sebelum transformasi bisa dibilang semrawut, tidak tertata, masih seperti pelabuhan jaman dulu, orang berjualan dan keluar masuk seenaknya,” ungkapnya, Kamis (16/10). Setelah transformasi Sirait mengatakan TPK Ambon lebih tertata.

Peti kemas ditumpuk rapi di lapangan penumpukan pelabuhan. Pelayanan semakin membaik. Terlebih untuk saat ini semua kegiatan dilakukan secara daring (online) yang memudahkan bagi para pengguna jasa. Proses keluar masuk peti kemas juga lebih cepat karena peti kemas di area penumpukan sudah tercatat pada sistem. Sirait menggambarkan proses pencarian peti kemas sebelum transformasi masih dilakukan secara manual bahkan terkadang sulit untuk menemukan lokasi peti kemas.

“Saya mengapresiasi langkah Pelindo yang memberikan pelatihan bagi para petugas operasional yang sebagian besar adalah para pemuda Maluku, jadi mereka lebih paham mengenai kegiatan operasional yang lebih baik,” lanjutnya.

Baca Juga: Potret Pelindo Terminal Petikemas Bekali Keterampilan Anak Binaan LPKA Kelas I Blitar

Sirait berpesan Pelindo untuk selalu memperhatikan kesiapan peralatan pelabuhan. Baginya, peralatan yang ada perlu dilakukan perbaikan jika perlu dilakukan peremajaan. Agar pada saat pengguna jasa membutuhkan pelayanan bisa lebih cepat.

“Secara keseluruhan sudah sangat baik, alat harus selalu siap, jangan sampai pengguna jasa menunggu,” ucapnya.

Terminal Head TPK Ambon Yandi Sofyan Hadi menyebut transformasi TPK Ambon terus berlangsung. Baginya tidak ada akhir dari sebuah perbaikan. Tahap pertama transformasi dilakukan dengan melakukan standarisasi operasional terminal peti kemas. Mulai dari penataan lapangan penumpukan, pelatihan bagi petugas operasional, hingga proses operasional berbasis planning and control.

Baca Juga: Jalan Sehat Bersama, Cara TPK Merauke Perkuat Kesejahteraan dan Keselamatan Pegawai

“Aspek safety menjadi salah satu perhatian serius dalam proses transformasi, bagaimana kami melakukan safety induction bagi mereka yang berkepentingan, menyiapkan standar minimal safety di terminal, sampai melakukan sterilisasi terminal bagi mereka yang tidak berkepentingan,” ucap Yandi.

Transformasi TPK Ambon juga menyentuh aspek sistem yang digunakan untuk menunjang operasional terminal. Sejak 18 Agustus 2023, TPK Ambon telah mengimplementasikan TOS Nusantara. TPK Ambon menjadi terminal ketiga di lingkungan SPTP yang menggunakan TOS Nusantara setelah 009 Tanjung Priok (IPC TPK) dan Terminal 1 TPK New Makassar.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Dramatis! Gol Menit Akhir Ivan Mamut Bawa Persija Bungkam Persebaya 1-0 dan Rebut Puncak Klasemen

Gol dramatis Ivan Mamut di penghujung laga memastikan Macan Kemayoran merangkak naik ke puncak klasemen sementara.

Vasa Hotel Surabaya Siapkan Kejutan Liburan Akhir Tahun Lewat Maison des Merveilles

Rudyanto Effendi, mengungkapkan bahwa para tamu akan dimanjakan dengan berbagai menu tradisi klasik Natal yang sarat cita rasa.

Misteri Bunker Jepang di Nganjuk, Konon jadi Bekas Penjara Presiden Soeharto

​Selain itu, benteng ini juga disebut-sebut menjadi tempat penahanan para pejuang yang terlibat dalam pemberontakan Pembela Tanah Air (PETA) di Blitar.

Lagi Heboh! Ahli Fisika Ramal Bumi Kiamat Pekan Depan, Begini Faktanya ​

​Topik ini sontak menarik perhatian publik, mengingat tidak ada satupun makhluk yang mengetahui pasti kapan dunia berakhir.

Aturan Baru Panti Pijat Mulai Desember 2026

Dengan aturan baru ini, panti pijat berkonsep terbuka resmi masuk dalam pengawasan ketat Kategori 3 dengan standar persyaratan yang jauh lebih mengikat.

Pemkot Surabaya Sabet Penghargaan Satya JKN Awards 2026

Capaian ini merupakan bukti nyata dari dedikasi, inovasi, serta kerja keras yang terbangun pada seluruh ekosistem pemerintahan dan ketenagakerjaan di Surabaya.