Selasa, 21 Jul 2026 07:09 WIB

Maraknya Mafia Tanah, Bikin AHY Geram dan Terbitkan Sertifikat Digital

AHY
AHY

selalu.id - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan pelayanan kantor pertanahan seluruh Indonesia sudah 98 persen bertransformasi menjadi layanan digital.

Hal ini dilakukan untuk meminimalisir praktek tindak calo dan memberantas mafia tanah yang banyak merugikan masyarakat. Diketahui, AHY menginginkan alih transformasi digital akan membawa urusan administrasi pertanahan di lingkungan kantor layanan pertanahan di negeri ini menjadi semakin jelas.

Hal ini dilakukan karena menurutnya semakin menjadi aman, karena terdata dengan baik lewat database dan juga dan terupdate setiap saat. Pasalnya, sertifikat konvensional dalam beberapa hal bisa dipalsukan maupun bisa digandakan oleh mafia tanah, sehingga aksi main serobot sana dan serobot sini terjadi di tengah-tengah masyarakat.

Menurut AHY, jika semua menjadi sertifikat digital harapannya akan menjadi aman. Akan tetapi yang namanya proses alih media, prosesnya harus di ikuti, meskipun saat ini prosesnya ada yang belum sempurna dan belum secepat yang di inginkan oleh seluruh pihak.

"Kita ingin alih media atau transformasi digital akan membawa urusan administrasi pertanahan semakin jelas. Semangatnya itu, karena semakin aman, karena terdata dengan baik dengan database, dan juga terjaga dan terupdate setiap saat," terangnya kepada selalu.id, Senin (7/10/2024).

Biasanya, lanjut AHY menerangkan, sertifikat konvensional beberapa hal bisa dipalsukan, bisa digandakan, mafia tanah main serobot sana - serobot sini. Kalau menjadi sertifikat digital harapannya menjadi aman, tetapi namanya proses alih media prosesnya harus di ikuti.

"Prosesnya belum sempurna saat ini. Belum secepat yang kita inginkan, tapi ini proses yang harus kita jalani," ungkap putra mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono ini.

Lebih lanjut AHY menambahkan, saat ini sebanyak 98 persen semua layanan kantor pertanahan di Indonesia sudah menerapkan pelayanan digital arau sertifikat elektronik. Sehingga dengan begitu, pembuatan sertifikat bisa menjadi akuntabel, efisien, transparan dan mudah membuatnya bagi masyarakat.

"98 persen kantor pertanahan di Indonesia mampu melayani pelayanan digital atau sertifikat elektronik. Mudah-mudahan bisa kita sempurnakan, sehingga pembuatan sertifikat bisa akuntable, efisien, transparan dan mudah buat masyarakat," tutup AHY.

Baca Juga: Wali Kota Eri dan Wakil DPR RI Adies Kadir Perjuangkan Warga Surabaya Buka Blokir Tanah Eigendom

Editor : Ading
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.